Terjerat Cinta Di Sekolah

Terjerat Cinta Di Sekolah
Episode 83. Kemana Aja Kamu?


__ADS_3

Tiga hari kemudian Kenzo sudah diperbolehkan untuk pulang, mereka memutuskan untuk pulang ke apartemenya Kenzo. Atm dan motor kesayangan nya juga sudah diambil oleh anak buah Papa, yang tersisah saat ini adalah aparteman dan mobilnya Kenzo. Beruntung dia masih punya tabungan dari tahun lalu dan Papa tidak mengetahui itu, uang itu masih cukup untuk membiayai kebutuhan rumah tangga mereka.


"Sayang ayo nanti kita telat ini udah jam 7 lewat" teriak Kenzo pada Salsa yang masih berada didepan cermin.


"Iya tunggu sebentar aku belum mengikat rambut ku" jawab Salsa dan Kenzo masih setia menunggu diruang tamu.


Beberapa menit kemudian, Salsa keluar menggunakan seragam nya dan membawa tas nya juga. Dia terlihat sangat kerepotan karena bangun hampir setengah tujuh, Kenzo juga tidak membangunkannya.


"Ini gara-gara kakak, kenapa tidak membangunkan aku" kesal Salsa sambil memakai sepatunya.


"Kamu terlihat sangat kelelahan saat berada dirumah sakit kemarin, jadi aku kasihan" jawab Kenzo yang berdiri didepan pintu sambil menunggu Salsa memakai sepatu.


"Ayo berangkat" ajaknya sambil menggandeng tangan Kenzo dan Kenzo hanya bisa tersenyum.


Setelah itu mereka pergi menggunakan mobil Kenzo dan tadi Kenzo sudah menyiapkan bekal untuk mereka makan dijalan, Salsa menyuapi Kenzo roti selai saat dia masih menyetir.


"Kapan kamu buat sarapan? aku janji besok nggak bangun siang lagi" ucap Salsa sambil memberikan roti nya kemulut Kenzo.


"Aku tau kamu suka tidak sarapan karena datang telat, mana bangun siang lagi" jawab Kenzo sambil mentap Salsa.


"Maaf masih kebiasaan, apa kakak kumpul Osis hari ini?" tanya Salsa lagi.


"Iya tentu saja, kita sudah berapa hari nggak masuk sekolah. Kamu juga harus kumpul nanti, ingat jangan lupa pinjam buku teman kamu agar tidak ketinggalan pelajaran" jawab Kenzo memperingatkan istrinya itu.


"Siapp boss...!!" jawab Salsa sambil hormat.


"Imut nya" ucap Kenzo sambil mencubit pipi Salsa.


"Ahwww...sakittt" kesal Salsa melepaskan tangan Kenzo dari pipi nya.


"Apa kita bisa pacaran sekarang?" tanya Salsa yang membuat Kenzo tertawa geli mendengarnya.


"Kita bahkan sudah menikah, untuk apa pacaran?" Kenzo balik bertanya pada Salsa.


"Ya aku ingin aja, mulai hari ini kita pacaran" ucapanya.


"Iya baiklah kita akan pacaran mulai hari ini, Salsabellaa Lorenza adalah pacar Kenzo Barawijaya" teriaknya dengan kencang didalam mobil.


"Apa kamu puas sayang?" ucap Kenzo setelah itu dan Salsa pun menganggukan kepalanya.


Setelah itu mereka sampai disekolah, Salsa turun dengan cepat agar tidak ada yang melihat dia. Salsa buru-buru kekelasnya dan di kelas ternyata sudah ada Veny, Sintia dan Tiara belum datang.

__ADS_1


"Dari mana aja loh sa? kebiasaan banget ngilang gitu aja nggak ada kabar" tanya Veny saat Salsa baru masuk.


"Maaf Venoyy, aku ada urusan keluarga kemarin" jawab Salsa lalu meletakan tas nya di meja mereka.


"Apa Refan belum datang?" tanya Salsa pada Veny.


"Belum, dia udah kayak orang gila nyariin kamu kemana-mana. Oh iya baru semua ni, tas baru semua nya baru lalu seragam juga baru" Veny memperhatikan Salsa dari atas sampai ke bawah.


"Iya soalnya yang lama udah kusam" jawab Salsa bohong, padahal dia diusir dari rumah dan tidak membawa apa-apa, baju ini juga Kenzo yang membelikannya.


"Kirain lagi cair, kamu sama kak Kenzo agak mencurigakan karena kata kak Aldo kemarin Kenzo juga nggak datang. Loh hutang penjelasaan sama gue dan lebih parah nya lagi kak Kenzo kabur dari pertunangannya, loh tau apa alasanya kan?" tanya Veny mengintogasi Salsa.


"Aku nggak tau, cari tahu saja sama kak Kenzo sendiri. Udah lah jangan bahas ini, aku mau pinjam dong catatan kemarin" jawab Salsa ingin meminjam buku Veny.


"Aku nggak bawak hari ini, besok aja ya" ucap Veny dan Salsa menganggukan kepalanya setuju.


Tidak lama kemudian Refan datang dan dia langsung memeluk Salsa saking senangnya, dia terlihat sangat khawatir bahkan bertanya berkali-kali kemana Salsa nggak masuk kemarin.


"Saa..!!" teriak nya saat melihat Salsa.


"Kemana aja kamu?" sambungnya bertanya pada Salsa dan memeluknya.


"Hemmm..." Veny berdehemm agar Refan melepaskan peluknya.


"Maaf aku terlalu khawatir" ucap Refan pada Salsa.


"Ngga papa Fan, makasih udah khawatir sama aku. Aku ada urusan keluarga kemarin Fan" jelas Salsa agar Refan paham.


"Aku pikir kamu kemana, mana Veny dan lain nya juga nggak tau kamu dimana. Lain kali kasih kabar sa" jawab Refan.


"Baiklah Fan nanti aku akan kasih kabar janji deh, apa ada tugas kemarin. Kalau naya sama Veny dia aja nggak tau" ucap Salsa menyindir temanya itu.


"Sialan loh sa, gini-gini aku juga rajin" jawab Veny yang nggak mau kalah.


"Nggak ada sa, cuma di suruh merangkum aja. Tapi minggu depan katanya ada ulangan harian matematika" jelas Refan.


Tidak lama setelah itu datang lah Tiara dan Sintia yang masuk bersama kedalam kelas, mereka juga nggak kalah heboh saat Salsa masuk kekelas hari ini.


"Oh Salsa sayang, akhirnya kamu masuk sekolah juga" ucap Tiara yang langsung berlari menghampiri Salsa.


"Iya Ra, jangan berlebihan gitu deh. Kayak udah lama nggak ketemu aja ni" jawab Salsa karena Tiara memperhatikan dia dari atas sampai kebawah.

__ADS_1


"Auranya udah mulai beda ni, kamu kayak makin bercahaya. Cerah sekali, secerah matahari" ucap Tiara yang membuat semua mengerutkan kepalanya.


"Udah lah bubar-bubar, ngga seru banget pagi-pagi udah bersyair aja" jawab Veny dan mereka pun kembali ke bangku masing-masing.


***


Jam istirahat tiba, dengan semangat Kenzo mengajak Aldo makan bersama di kantin. Sedangkan Vino berkenalan keliling kelas adik tingkat untuk tebar pesona, itu adalah hal biasanya.


"Tumben loh semangat banget Ken?" tanya Aldo yang sudah dirangkul oleh Kenzo.


"Bukanya nya kamu juga semangat buat ketemu Veny, aku mau ketemu Salsa. Aku baru tau jika kalian pacara kemarin memang alay ya, kini aku merasakanya" jawabnya sambil tersenyum.


"Loh udah jadian sama Salsa?" tabak Aldo yang terkejut.


"Iya dia pacar aku sekarang" jawab Kenzo sambil tersenyum lebar.


"Wah selamat ya Bro, akhirnya Salsa mau juga. Kapan kalian jadian? Oh iya kenapa kamu kabur kemarin?" tanya Aldo lagi.


"Kami jadian kemarin, aku sudah bilang jika sku tidak mencintai Loly. Tapi dia masih aja memaksa, sebelum pertunangan aku juga sudah memutuskan Loly" cerita Kenzo sambil berjalan kearah kantin.


"Iya juga si, cinta memang tidak bisa dipaksa kan. Ayo jalan bareng akhir pekan, jangan lupa ajak Salsa pasti seru" jawab Aldo mengajak Kenzo jalan.


"Ide yang bagus, tapi aku lagi butuh pekerjaan ni. Apa kamu ada rekomen nggak?" tanya Kenzo, siapa tau saja Aldo ada kenalan.


"Loh mau kerja apa? uang kamu juga udah banyak. Kamu bercanda ya?" ucap Aldo sambil tertawa kecil.


"Aku serius Bro, mau cari tambahan aja. Rencananya aku mau buka sebuah kafe yang tak jauh dari sini, jadi aku butuh biaya" jawab Kenzo dan Aldo pun percaya karena memang Kenzo mempunyai jiwa pengusaha banget.


"Baiklah nanti aku tanya dengan Om ku dulu, kerja di kafe aja Ken. Sekalian cari ilmu jika kamu mau buka usaha nanti" jawab Aldo memberikan saran pada Kenzo.


"Iya juga ya, tolong ya kalau ada info kabari aku" ucap Kenzo dan Aldo hanya menganggukan kepalanya.


Mereka pun melanjutkan berjalan menuju parkiran, sebenarnya Aldo masih curiga. Pasti ada yang tidak beres terjadi pada Kenzo, dia akan mencari tahu nanti.


.


.


.


.

__ADS_1


TBC


__ADS_2