Terjerat Cinta Di Sekolah

Terjerat Cinta Di Sekolah
Episode 33. Berkunjung kerumah Salsa


__ADS_3

Tiara, Veny dan Sintia baru mengetahui cerita Salsa dan Nadia bertengkar dari Refan, Salsa sudah pulang saat mereka kembali ke kelas.


Mereka bertiga memutuskan untuk datang kerumah Salsa, mereka juga mau tau apa alsan Salsa bertengkar dengan Nadia.


Mereka bertiga pergi kerumah Salsa dengan menggunakan mobil Veny, benar saja Salsa ada dirumah. Setelah sampai disana mereka langsunh bertanya pada Mang Darto yang ada di pos satpam, Mang Darto yang dipanggil pun langsung menghampiri mereka.


"Permisi pak" ucap Veny berteriak kepada Mang Darto.


Mang Darto pun membuka pintu sedikit dan keluar. Dia bertanya ada apa mereka datang kesini, karena Salsa jarang membawa temanya kr rumah.


"Ada apa ya Neng?" tanya Mang Darto.


"Kami teman-temanya Salsa, kami mau main. Apa Salsa nya ada Pak" tanya Veny.


"Oh teman-temanya Non Salsa, silahkan dimasukan mobilnya Neng"jawab Mang Darto sambil membuka gerbang rumah.


Veny pun memasukan mobilnya dan masuk kedalam rumah Salsa, kebetulan Mbok Jum yang membuka pintu. Mereka disuruh duduk diruang tamu dan Mbok Jum memanggilkan Salsa yang berada dikamarnya.


"Kami teman-temanya Salsa Bu, apa Salsa ada?" tanya Tiara.


"Non Salsa ada, silahkan masuk dan duduk dulu. Saya panggil Non Salsa dulun sepertinya dia masih dikamar" jawab Mbok Jum menyuruh mereka masuk dan duduk diruang tamu.


"Iya Bu terima kasih" jawab mereka.


Mereka pun duduk dirumah Salsa dan Sintia tak henti-hentinya memuji kemewahan rumah Salsa, maklum dia berasal dari keluarga yang biasa saja berbeda dengan Tiara dan Veny.


"Rumah Salsa mewah sekali, tak kalah mewah dengan rumah Veny" ucap Sintia.


"Iya aku pikir begitu, sepertinya orang tuanya bukan orang sembarangan. Lihat kita masuk saja ribet sekali, sepertinya tidak boleh orang sebarangan masuk rumah" jawab Tiara.


"Iya aku juga sependapat dengan kalian, rumah ku saja tidak seketat ini" ucap Veny.


Beberapa menit kemudian Salsa menghampiri mereka dan dia tidak menyangka teman-temanya datang kerumahnya.


"Hay kalian, aku senag sekali kalian datang kesini" ucap Salsa terharu.


"Kamu sih main pulang aja tadi" jawab Tiara.


Salsa pun langsung menggelangkan kepalanya tanda dia tidak menyuruh Tiara berbicara, Tiara yang mengerti pun langsung mengalihkan pembicaraan.


"Ya udah kita main kesini aja yuk, nggak enak duduk disini formal banget" ajak Salsa pada teman-temanya.


Mereka pun pergi ke gazebo samping rumah dan Salsa menyuruh Mbok Jum untuk membawah beberapa cemilan, Salsa pikir akan lebih santai jika berbicara diluar agar tidak ada yang mendengar pembicaraan mereka.


"Kenapa kamu pulang duluan tadi, kami khawatir tau" kesal Tiara.

__ADS_1


"Aku bertengkar dengan Nadia tadi, kalia tau apa alasanya" Salsa kesal membayangkan kejadian tadi.


"Apa?" tanya Veny penasaran.


"Dia sepertinya cemburu karena aku terlalu dekat dengan Refan dan tak hanya itu dia menuduh ku wanita kegatelan, dia juga mendorong bahu ku ya tentu saja aku dorong balik dan akhirnya kami bertengkar" cerita Salsa.


"Wah ngeri juga jadi orang cantik, banyak benget sainganya" canda Tiara.


"Itu lah kemarin kakak Monika sekarang sih Nadia, padahal aku tidak pernah mendekati Refan dan Kak Kenzo" jawab Salsa sambil menghembuskan nafas dalam.


"Sabar aja sa, besok kita balas tu Nadia. Kali ini gue nggak takut dia kan satu angkatan sama kita" ucap Veny.


"Emm Ven makasih udah bela aku" jawab Salsa terharu.


Mbok Jum pun datang membawakan cemilan dan minuman untuk mereka tapi dia tidak sendiri ada Loly yang mengikutinya dari belakang.


"Silahkan dinikmati Neng" ucap Mbok Jum yang meletakan minuman dan cemilanya.


Mereka bertiga hanya diam karena masih syok melihat idola sekolah berada dirumah Salsa dan menghampiri mereka.


"Aku juga membawa beberapa cemilan untuk kalian, kebetulan tadi aku belanja sama Mama" sambung Loly memberikan makanan nya.


"Terima kasih banyak Kak Loly" ucap Sintia.


"Sama-sama, senang bertemu dengan kalian. Kenalin aku kakaknya Salsa, sepertinya aku tidak usah menyebutkan nama aku kalian udah tau" jawabnya.


"Wah benarkah, apa aku terkenal itu" ucapnya sambil tersenyum.


Tiara masih terdiam tak percaya jika Loly adalah kakaknya Salsa dan Salsa tidak pernah cerita pada mereka, mereka berdua juga tidak akrab jika disekolah.


"Selamat menikmati, kakak tinggal dulu ya" ucapnya ramah lalu pergi dari sana.


"Ayo Mbok kita kedalam" ajak Loly.


"Saya permisi dulu ya Neng" ucap Mbok Jum kepada mereka bertiga.


"Iya Mbok terima kasih banyak ya atas cemilanya" ucap Veny dan Mbok Jum hanya menganggukan kepalanya sambil tersenyum.


Mbok Jum dan Loly pun pergi dari sana, setelah itu Salsa di interogasi oleh mereka bertiga.


"Tolong cubit gue, apa gue nggak mimpi" ucap Tiara dan Sintia benar-benar mencubitnya.


"Awwww sakit" ucapnya lagi.


"Ini nggak mimpi, jadi gimana ceritanya kak Loly jadi kakak loh Sa?" tanya Tiara sambil menggoyangkan tubuh Salsa.

__ADS_1


"Berlebihan sekali, iya Loly kakak ku. Selama ini dia sekolah di luar kota dan baru pindah kemarin, kalian juga tidak bertanya aku malas bercerita" jawab Salsa santai.


"Wah parah loh, dewi kecantikan ada dirumah loh tapi loh sama sekali nggak cerita sama kita" kesal Tiara.


"Coba aku berpoto dengan Kak Loly, tidak kepikiran lagi" sambung Tiara.


"Sepertinya kamu sangat mengidolakan dia ya?" tanya Salsa.


"Tantu saja Sa, gaya nya dan semua yang ada pada diri kakak loh itu bikin orang mau seperti dia. Satu kata untuk mendefinisikan dia yaitu apa Ra?" tanya Veny.


"Sempurna" jawab Tiara sambil tersenyum.


"Udah aku bilang kak Loly sama Salsa itu mirip tapi kalain nggak percaya" sambung Sintia.


"Iya ya kok kita nggak berpikir kearah situ ya" jawab Tiara.


"Sudahlah membahas Loly terus, ayo makan cemilanya" suruh Salsa.


"Baik lah sensi banget, wah makanan ini seperti nya enak sekali. Loh beruntung banget punya kak Idola sekolah, mana perhatian lagi aku jadi iri" jawab Tiara.


"Ini makan biar nggak bicara terus" ucap Salsa memasukan buah anggur ke mulut Tiara.


Veny dan Sintia pun tertawa melihatnya, kadang-kadang mereka jadi kocak kalau lagi berkumpul seperti ini.


"Aku tidak melihat Mama kamu Sa?" tanya Tiara.


"Dia lagi bekerja, mungkin pulang sore" jawab Salsa singkat.


"Entah lah kamu ini kepo sekali Ra, ni makan aja jangan banyak omong" Veny yang mengetahui masalah Salsa.


Mereka pun makan cemilanya dan masih melanjutkan obrolan mereka, tapi Veny menyimpan pertanyaannya untuk Salsa. Dia ingin bertanya apa Loly anak dari istri simpanan Papanya, Veny tau Salsa tidak mau orang lain tau.


"Apa sih Veny, aku cuma bertanya aja" kesal Tiara karena Veny sangat menyebalkan.


"Iya nggak papa kok Ven, ayo cepat makan lagi. Jangan dengerin Veny" sambung Salsa sambil mengelus pundak Tiara.


Veny juga tidak mau menceritakanya pada teman-temanya yang lain, menurutnya itu masalah Salsa biarkan Salsa sendiri yang menceritakannya pada mereka.


.


.


.


.

__ADS_1


TBC


__ADS_2