Terjerat Cinta Di Sekolah

Terjerat Cinta Di Sekolah
Episode 109. Resepsi Pernikahan


__ADS_3

Tamu-tamu mulai berdatangan, semua kerabat dekat juga datang kesana. Tidak hanya itu sahabat dan para teman-teman Kenzo atau pun Salsa, para geng mereka juga datang kesana. Papa Sindi, Mama Karla dan Daddy Jhon sertan kedua orang tua Kenzo ada didepan untuk menyambut para tamu.


Papa Sindi awalnya canggung dan malu dengan Mama Karla, tapi Mama Karla sudah berdamai dengan keadaan jadi dia menyapa Papa Sindi duluan. Tidak hanya itu Daddy Jhon juga bersikap ramah pada nya, menurut nya yang lalu biarlah berlalu.


Sedangkan Salsa dan Kenzo masih di ruang make up sebelum acara dimulai, keempat teman Salsa termasuk Refan juga ada disana.


"Selamat ya, akhirnya jadi Nyonya Kenzo Barawijaya yang sah ni" goda Veny pada Salsa.


"Iya aku nggak nyangka kalian cepat banget nikahnya, sat set aja udah sebar undangan" sahut Tiara yang cukup terkejut mendapatkan undangan dari Salsa kemarin.


"Ya mau gimana lagi, nama nya jodoh udah datang. biarin cepat-cepat agar nggak ada yang rebut Kak Kenzo lagi" jawab Salsa sedikit berbisik.


"Kalian lagi ngomongin aku ya, kuping aku udah panas ni" sahut Kenzo yang baru datang, mungkin dia menyambut teman-teman nya yang baru datang.


"Nggak lah siapa yang ngomongin kakak, oh iya kakak dari mana?" tanya Salsa.


"Dari depan, nyapa rombongan Aldo dan Kenzo. Kamu dicari tu sama Aldo Ven" jawab Kenzo dan memberitahu Veny jika pacarnya sedang mencarinya, bisa-bisa nya kedua sejoli itu tidak datang bersamaan.


"Benarkah? tapi biarkan saja dia nanti juga akan ketemu" ucap Veny dengan nada santai.


"Sebentar lagi acara akan dimulai, tadi aku sudah memanggil Papa kesini. Kamu siap-siap sayang" sambung Kenzo lagi menyuruh Salsa untuk siap-siap.


"Udah mau dimulai ya, sebaiknya kita duduk didepan aja yuk" ajak Refan pada mereka semua.


"Benar juga, ayo duduk disana. Kami keluar dulu ya cantik" sahut Tiara dan Salsa menganggukan kepala nya.


Benar saja tidak lama setelah mereka keluar, Papa Sindi masuk kedalam dan berkata acaranya akan segera dimulai. Kenzo pun keluar dari sana dan langsung menuju altar, Papa menggandeng Salsa keluar dan dia tak bisa menahan rasa haru nya saat akan menikahkan putrinya. Ada rasa penyesalan yang teramat dalam yang Papa rasakan saat ini, bahkan dengan semua perngorbananya dia tidak termaafkan.


"Maaf kan Papa karena sudah banyak menyakiti kamu" ucap Papa pelan sambil terus menggandeng Salsa berjalan kearah Kenzo.


"Salsa sudah memaafkan Papa, ayo mulai hidup bahagia dari sekarang" jawab Salsa sambil tersenyum dan Papa menganggukan kepala nya.

__ADS_1


Mereka berjalan bersama dengan perasaan bahagia, Kenzo juga tidak berhenti tersenyum melihat Salsa berjalan bersama Papa nya. Sedangkan Mama Ayu dan Papa Ferdu duduk dimeja paling depan bersama dengan Abang Angga dan Mbak Putri sertan putri kecil mereka, Mama Karla dan Daddy Jhon serta Rey juga duduk berdekatan dengan mereka.


Acara berlangsung dengan hikmat dan penuh haru, setelah acara inti nya mereka melakukan acara foto bersama.


"Ayo kita foto dulu semuanya" Ajak Mama Ayu pada besan dan anak nya.


"Iya ayo kita naik Dad" sambung Mama mengajak Suaminya.


Mereka pun foto bersama, setelah acara foto kelurga selesai dilanjutkan dengan foto bareng teman-teman lainya.


"Selamat ya Sa, semoga langgeng sampe kakek nenek" ucap Veny setelah mereka berfoto bersama.


"Makasih Ven, semoga kalian berdua juga cepat nyusul ya" jawab Salsa sambil tersenyum kepada Veny.


"Doa kan saja Sa, ini udah mau nyusul tinggal teman kamu ni yang suka ngambekan" sahut Aldo sambil melihat kearah Veny.


"Sudah jangan berdebat, lebih baik kalian baikan jangan berantem terus" sambung Kenzo sambil menasehati mereka berdua.


"Udah lah, jangan berdebat kita mau ngucapin selamat disini" ucap Sintia pada mereka.


"Benar kata Sinta, selamat ya Sa. Akhirnya perjuangan loh bisa berhasil untuk dapetin Kak Kenzo, semoga langgeng selama ya. Doa kan aku semoga lancar dan aku juga mau pamit kuliah diluar ikut dengan Abang ku" sambung Refan berbicara pada Salsa.


"Terima kasih atas doa nya Fan, iya tentu saja aku akan mendoakan kamu semoga lancar disana. Jangan lupa kabari jika libur, kita sempatin waktu buat ketemu ya" jawab Salsa sambil tersenyum.


"Boleh peluk nggak sebagai tanda perpisahan?" tanya nya sambil melihat kearah Kenzo.


"Iya boleh tapi jangan lama" kesal Kenzo sambil cemberut dan semua orang disana tertawa mengejek Kenzo.


"Ini baru namanya bucin parah" ejek Vino sambil menggelengkan kepala nya melihat Kenzo.


"Sudah ayo kalau udah selesai kita turun, banyak yang mau antri ngucap juga" sambung Veny mengajak mereka semua.

__ADS_1


"Iya ayo kita turun, kita pamit dulu ya Sa Ken" sambung Aldo bicara pada mereka berdua.


"Iya terima kasih semuanya, jangan lupa makan dulu sebelum pulang" jawab Kenzo pada mereka semua.


Mereka pun turun, setelah itu banyak juga para tamu yang mengucapkan selamat kepada mereka termasuk teman kantor Kenzo. Serta karyawan perusahan Papa Ferdi juga, Milya dan Pak Marko sangat terkejut karena dia tidak tau sama sekali jika Kenzo anak dari CEO mereka dan Salsa adalah calon istrinya. Mereka pikir Salsa adalah adik Kenzo, termasuk yang lain juga cukup terkejut.


"Selamat ya Tuan, semoga langeng dan cepat diberi momongan" ucap Milya pada mereka berdua.


"Terima kasih Mbak sudah mau datang, panggil Kenzo seperti biasa saja. Bukan kah kita teman kantor" jawab Kenzo sambil tersenyum dan Mbak Milya hanya menganggukan kepala nya.


"Selamat juga ya Tuan, istri anda masih mudah dan sangat cantik" sahut Pak Marko yang berada di belakang Milya.


"Terima kasih Pak Marko" jawab Kenzo lagi.


Setelah itu mereka turun bersama sambil berbincang tentang Kenzo dan Salsa, mereka juga sangat mengagumi sikap Kenzo yang rendah hati dan tidak sombong.


"Saya nggak menyangka ternyata Kenzo adalah anak Pak Ferdi, terkadang kita tidak sopan pada nya" bisik Milya pada Pak Marko.


"Benar juga, tapi untung lah Tuan Kenzo baik hati. Saya juga terkejut saat tau dia menikah dengan gadis berseragan SMA yang kita lihat waktu itu, mereka menikah muda sekali ya" sambungnya.


"Iya Pak, orang kaya ya bisa saja karena dia punya banyak uang" jawab Milya sambil tersenyum.


Beberapa menit kemudian para tamu mulai pulang, Salsa juga dapat beristirahat sejenak karena dia sangat lelah sedari tadi. Setelah para tamu pulang semua, Mama Ayu menyuruh Kenzo untuk mengajak Salsa istirahat dikamar hotel tersebut.


.


.


.


.

__ADS_1


TBC


__ADS_2