
Benar saja tidak lama kemudian Salsa keluar dari sana dan Kenzo langsung menariknya kearah taman, disana tidak terlalu banyak orang dan Kenzo menyuruh Salsa untuk duduk dikursi taman itu.
"Kak Kenzo ngapain disini?" tanya Salsa.
"Aku nungguin kamu, Ayo ikut aku" tarik Kenzo.
"Lepasin, Kakak apa-apaan sih" jawab Salsa tapi dalam hatinya Salsa sangat senang karena Kenzo mengandengnya.
Saat sampai ditaman, Kenzo menyuruh Salsa duduk dan dia duduk disamping Salsa. Tampa mereka sadari Refan mengikuti mereka dari tadi, dia semakin cemburu saat melihat Salsa yang sangat dekat dengan Kenzo.
"Duduk disini, aku nggak akan ngapa-ngapain kamu" ucap Kenzo dan Salsa pun duduk disampingnya.
"Aku mau bicara sama kamu" sambungnya.
"Ada apa, sepertinya pentingan banget?" tanya Salsa.
"Karena aku sudah sering membantu kamu, jadi giliran kamu bantu aku. Besok Mama ku ulang tahun dan aku tidak tau harus memberinya hadia apa" jelas Kenzo.
"Terus apa hubungannya dengan ku?" tanya Salsa.
" Bantu aku untuk cari hadianya besok setelah pulang sekolah karena acara ulang tahunya malam nanti" ucap Kenzo pada Salsa, padaha itu hanya alasan saja agar bisa dekat dengan Salsa.
"Kita ngga sedekat itu, aku ngga mau nanti aku dapat masalah lagi. Kenapa kakak tidak minta tolong pada Kak Monika saja, aku bisa dapat masalah lagi nanti" kesal Salsa jika memikirkan kejadian kemarin.
"Apa kata kamu tidak sedekat itu, kamu udah pernah tidur di aparteman aku. Apa kita tidak sedekat itu" goda Kenzo sambil tertawa kecil.
"Stop, nanti ada yang dengar aku malu" jawab Salsa sambil menutup mulut Kenzo.
"Baiklah lah lepaskan kan" Kenzo melepaskan tangan Salsa.
"Habisnya kakak itu ngeselin tau, Emm...baiklah aku akan temani kakak tapi tidak besok bagaimana kalau malam nanti saja. Besok aku ada acara dan sore nanti aku harus belajar menyetir" Salsa menjelaskan agendanya hari ini.
"Aku malas jalan sama Monika, kami juga tidak pacara dia saja yang terlalu berlebihan" jawab Kenzo.
"Sore ini ada pertemuan Osis, apa kamu tidak ikut?" tanya Kenzo marah dan tersadar jika ada pertemuan sore ini.
"Kenapa kakak harus berteriak pada ku, bikin kesal saja mentang-mentang kakak ketuanya. Aku izin hari ini kak, tidak apa-apa kan?" Salsa balik bertanya.
"Ya udah gini aja, aku akan kumpul organisasi sebentar setelah itu aku jemput kamu. Biar aku aja yang ngajarin kamu menyetir aku jamin kamu langsung bisa" ucap Kenzo menyakinkan Salsa.
"Baiklah deal, aku tidak jadi merepotkan Mang Darto" jawab Salsa dan mengajak Kenzo untuk berjabat tangan.
"Tapi cuma hari ini kamu izin ya, besok-besok tidak ada pengecualian" ucap Kenzo dan membalas jabatan tangan Salsa.
"Ya udah aku pergi dulu kalau begitu" Salsa pun ingin berdiri tapi Kenzo menahan tanganya.
"Tunggu, aku belum punya nomor kamu. Bagaimana aku menghubungi kamu nanti" Alasanya untuk meminta nomor Salsa.
"Mana.." jawabnya dan Kenzo pun memberikan ponselnya.
Salsa pun memberika nomornya kepada Kenzo dan setelah itu dia mengembalikan ponselnya. Kenzo pun langsung memeskol nomor Salsa.
__ADS_1
"Save nomor aku, awas kalau ngga" ucap Kenzo.
"Iya dasar bawel" jawab Salsa lalu pergi dari sana dan Kenzo pun pergi kekelasnya.
Refan terlihat kesal, sejak kapan Salsa dan Kenzo dekat seperti sekarang. Tidak lama setelah itu Refan juga kembali kekelasnya, dia takut mereka akan melihat dia sana.
***
Jam pulang sekolah tiba Kenzo langsung pergi keruang Osis dan bergabung dengan anggota lainya, tapi belum selesai pertemuan itu Kenzo sudah pulang. Tentu saja hal itu membuat Monika curiga, tidak seperti biasanya Kenzo seperti ini.
Dimemasuki ruang Osis dan menyuruh Monika untuk membuka pertemuan mereka, terlihat semuanya sudah berkumpul dan duduk melingkar.
"Maaf aku mau pulang duluan ada urusan, kamu lajutin pertemuanya ya Ka. Kalau perlu tanya chat aku aja" ucap Kenzo.
"Kamu ada urusan apa? tumben banget mau pulang cepat?" tanya Monika penasaran.
"Pokonya adalah, kalau kamu kesulitan tanya Aldo aja oke" jawabnya buru-buru.
"Gue duluan" ucapnya pada Aldo dan Aldo hanya bisa menganggukan kepalanya.
Kenzo pun pergi dengan menggunakan mobilnya menuju rumah Salsa, dia sangat bersemangat dan entah lah apa yang mambuat dia sesemangat itu. Ingin membeli hadia untuk Mamanya atau mau bertemu Salsa, mungkin dua-duanya membuat dia senang.
"Kamu pasti tahu sesuatu?" tanya Monika pada Aldo.
"Aku ngga tau apa-apa sumpah!!" jawabnya sambil mengangkat tanganya.
"Kamu yang paling dekat denganya, tidak mungkin kamu tidak tau apa-apa. Bikin kesal saja" ucapnya sambil menghentakan kakinya.
"Kenapa jadi aku yang salah" tunjuk Aldo sambil mengelengkan kepalanya.
"Maaf Den mau cari siapa ya?" tanya Mang Darto karena memang Kezo sudah melepas baju seragamnya dan memakai kaos biasa.
"Saya mau cara Salsa, apa Salsa nya ada Pak?" Kenzo balik bertanya.
"Ada Den, masukin aja mobilnya" jawabnya lalu membuka gerbang rumah.
Kenzo pun memmasukin mobilnya halaman rumah Salsa dan setelah itu Kenzo dipersilahkan masuk oleh Mang Darto.
Kenzo menunggu Salsa diruang tamu, dia melihat banyak foto-foto Salsa dari dia masih kecil dan foto keluarganya.
"Ternyata dia lucu juga" ucap Kenzo saat melihat foto Salsa dan dia yakin jika itu adalah Salsa karena poto keluarga mereka cuma bertiga.
"Hey Kak Kenzo lagi ngapai?" tanya Salsa saat melihat Kenzo berdiri didekat lemari.
"Nggak ada cuma lihat foto kamu aja, kamu nggak punya saudara? maksud aku kamu anak tunggal?" Kenzo penasaran.
"Iya aku anak tunggal, ayo kita berangkat kak. Takut kesorean nanti, oh iya kita mau cari hadianya dimana?" tanya Salsa.
"Oke ayo pergi, kayaknya kita pergi ke Mall aja deh. Kamu mau belajar dimana?" tanya Kenzo.
"Kayaknya ditaman B aja kak, disana tamanya luas dan ngga terlalu ramai buat belajar. Kalau kakak nggak mau mobil kakak bonyok bawak mobil aku aja" saran Salsa.
__ADS_1
"Ngga papa pakai mobil aku aja santai aja, loh kan kaya gue lihat mobil loh banyak juga" canda Kenzo.
"Itu punya Papa aku, aku nggak punya mobil. Bentar aku pamit dulu sama Mbok, tunggu disini" ucap Salsa lalu pergi kebelakang untuk menemui Mbok Jum.
Setelah Salsa berpamitan dengan Mbok Jum dan mereka pun pergi, Salsa sangat bahagia. Tidak pernah terbayangkan olehnya akan betemu dengan Kenzo dan sedekat ini dengan nya.
Saaat didalam perjalanan Kenzo banyak bertanya kepada Salsa dan sepertinya dia ingin kenal Salsa lebih dekat.
"Pantasan kamu ini manja, nyetir mobil aja ngga bisa ternyata anak tunggal " ucap Kenzo mengejek Salsa.
"Pasti menyenagkan dan semua yang kamu mau dipenuhi, kalau kami harus hidup mandiri karena Papa ku tidak pernah memberikan uang lagi semenjak masuk SMA" cerita Kenzo.
Salsa hanya diam kemudian menangis karena dia teringat Mamanya dan keluargan hancur, tidak seperti apa yang orang lain lihat.
"Hey kenapa kamu nangis?" tanya Kenzo.
"Aku nggak Papa cuma teringat Mama aja" jawab Salsa sambil menghapus air matanya.
"Memangnya Mama kamu kenapa?" tanya Kenzo dan Salsa masih diam.
"Aku bisa jadi pendengar yang baik, kamu tidak perlu malu dan aku ini bukan tipe orang yang suka cerita kemana-mana" sambung Kenzo lagi.
"Papa dan Mama ku bercerai, Mama sudah pergi dari rumah sekarang" jelas Salsa.
"Maaf aku nggak bermaksud" jawab Kenzo merasa tidak enak karena menyuruh Salsa untuk bercerita kepada dia tentang keluarganya.
"Tidak apa-apa santai saja, Kakak hebat sekali sudah mandiri dari kecil. Pasti orang tua kakak sangat bangga mempunyai anak seperti kakak, sudah pintar dan bisa mencari uang sendiri" sambung Salsa.
"Iya begitu lah, kalau anak laki-laki memang harus begitu" jawab Kenzo sambil tersenyum.
"Apa bisnis kakak, sepertinya tidak meyakinkan anak SMA bisa bekerja?" tanya Salsa penasaran.
"Kata siapa anak sekolah tidak bisa bekerja, kamu saja yang tidak tau" jawab Kenzo sambil tersenyum kecil.
"Terus apa?" tanya Salsa lagi.
"Rahasia" jawab Kenzo lagi sambil tertawa dan Salsa mencubit perut Kenzo karena kesal.
"Awww sakit" ucapnya memegang perutnya yang habis dicubit oleh Salsa.
"Rasakan" jawab Salsa singkat sambil tersenyum puas.
"Ternyata kamu ganas juga ya" ucap Kenzo dengan muka datarnya dan Salsa hanya diam.
Mereka pun menjalankan lagi perjalanan menuju taman dan Salsa cukup terhibur dengan adanya Kenzo. Dia bisa menjadi teman yang menyenangkan dan juga bisa membuat Salsa sedikit tersenyum.
.
.
.
__ADS_1
.
TBC