Terjerat Cinta Di Sekolah

Terjerat Cinta Di Sekolah
Episode 93. Persahabatan Lebih Penting


__ADS_3

Satu minggu kemudian Salsa dan Refan masih seperti biasa nya, Salsa bahkan tidak berani menyapa Refan duluan. Tapi hari ini berbeda karena Refan menyapa nya duluan, tentu saja Salsa sangat senang.


Salsa yang sudah datang dari tadi pun langsung duduk di kursinya dan Refan yang baru masuk langsung duduk disamping Salsa, tidak lupa juga dia menyapa Salsa.


"Selamat pagi Sa, kamu udah lama datang ya?" sapa Refan dan Salsa lun langsung tersenyum senang sambil menjawab sapaan Refan.


"Selamat pagi juga Fa, aku juga baru datang. Apa kamu sudah tidak marah lagi?" tanya Salsa yang langsung menyadap kearah Refan.


"Nggak kok aku udah nggak marah lagi, maaf kemarin aku hanya emosi saja. Apa kita bisa berteman seperti dulu?" Refan balik bertanya pada Salsa.


"Tentu saja kita teman" jawab Salsa sangat semangat sambil mengaitkan jari kelingking mereka berdua.


"Aku berpikir persahabatan kita lebih penting, doa akan aku agar bisa dapat cewek sebaik kamu" ucap Refan jujur.


"Tentu saja, aku sangat yakin kamu bisa mendapat wanita yang lebih baik nantinya" jawab Salsa sambil tersenyum.


Salsa tidak tau kalau kemarin malam Kenzo bertemu dengan Refan, mereka sengaja makan berdua karena Kenzo yang mengajak nya. Awal nya Refan tidak mau tapi Kenzo memaksa, akhirnya dia mau.


Kemarin saat mereka bertemu Kenzo menceritakan semuanya pada Refan, bagaimana dia bisa bertemu dengan Salsa dan perjuangan mereka sampai mereka menikah. Kenzo meminta untuk Refan menjaga rahasia mereka demi Salsa, jika banyak orang yang tau Salsa pasti akan mendapat masalah.


Beruntung nya Refan mengerti dan akan menjaga rahasia mereka, Refan melihat kesungguhan Kenzo. Dia terlihat sangat mencintai Salsa, Refan yakin dia tidak akan menyesal karena Salsa sudah dengan orang yang tepat.


***


Pulang sekolah Salsa menunggu Kenzo di parkiran dan dia ditemani dengan Veny, tabi saat mereka menunggu Monika menghampiri mereka. Salsa sebenarnya sangat malas dan dia tidak mau mencari masalah tapi apa boleh buat, dia tidak ingin Monikah bertingkah seenaknya.


"Ada wanita gatel disini, dasar penggoda" sindir Monika yang mendekat kearah Salsa.


"Loh apa an si, kalau mau cari masalah sini!!" jawab Veny yang emosi dan sudah mau berdiri.


"Tapi aku berkata jujur, dia memang penggoda. Kenzo batal bertunangan dengan Loly karena dia adalah selingkuhan Kenzo, aku juga heran kenapa Kenzo mau dengan kamu" sahut Monika sinis sambil memandang Salsa.


"Aku sedang tidak mau mencari masalah, sebaiknya kalian pergi saja" sambung Salsa yang tidak mau berdebat dengan Monika.


"Udah lah jangan sok kamu, mentang-mentang sekarang sudah jadi pacar Kenzo. Aku kasihan sekali dengan Kenzo karena mendapatkan wanita yang tidak terhormat seperti kamu, mana bekas lagi" jawabnya sambil tertawa dan di ikuti oleh kedua temanya.

__ADS_1


"Itu bukan Salsa, jika tidak tau ceritanya sebaiknya kamu diam!!" sahut Veny.


"Kamu yang diam, jangan ikut campur" tunjuk Monika dengan Veny.


"Dasar nenek lampir...!!" teriak Veny dan Monika tidak menerima itu, dia ingin memukul Veny tapi Aldo menangkis nya.


"Ada apa? kenapa kamu mukul Veny?" tanya Aldo dingin.


"Dia yang nyinyir duluan, padahal aku juga nggak ada masalah sama dia" jawab Monika dan setelah itu dia mengajak kedua teman nya untuk pergi kesana.


"Apa kamu tidak apa-apa sayang?" tanya Kenzo yang baru sampai, karena dia melihat Monika pergi dari sana.


"Aku nggak papa kok, ayo pulang" ajak Salsa dan mereka berempat pun pulang.


"Kami duluan ya" ucap Kenzo dan Veny serta Aldo juga masuk kedalam mobil.


Didalam mobil Kenzo terus saja bertanya apa Salsa baik-baik saja, jika Monika mengancamnya bilang saja pada nya. Biar dia yang kasih pelajaran sama Monika, tapi Salsa bilang dia baik-baik saja.


"Kamu beneran baik-baik aja yang?" tanya Kenzo yang melihat Salsa diam dari tadi.


"Iya aku nggak papa, Kakak nggak usah khawatir. Biasa lah Monika memang suka begitu, oh iya tadi Mama kirim pesan katanya disuruh mampir beli kue" jawab Salsa menyampikan pesan Mama mertuanya.


"Nggak tau juga, tapi aku dengar akan ada teman-temanya datang nanti malam. Sepertinya acara arisan gitu" jawab Salsa tidak bersemangat.


"Kenapa ? apa kamu takut mereka bertanya?" tebak Kenzo dan Salsa menganggukan kepalanya, dia belum siapa jika Mama akan mengenalkan nya dengan teman-temanya.


"Baiklah jika tidak mau kita kencan saja nanti malam, bagaimana?" tanya Kenzo memberikan ide nya.


"Ide yang bagus kebetulan udah lama juga nggak jalan-jalan keluar, ayo kita main ke Mall" jawab Salsa yang mulai tersenyum kecil.


"Baiklah ayo kita kencan, ternyata pacara setelah menikah lebih menyenagkan. Kita bahkan hampir seharian selalu bersama" ucap Kenzo sambil memegag tanga Salsa.


"Apa kamu yakin nggak akan bosan nantinya, sana fokus menyetir saja" jawab Salsa melepaskan tangan Kenzo.


"Jahat banget kamu yang, aku nggak akan pernah bosan" ucapnya tak terima.

__ADS_1


"Baiklah suami ku sayang" jawab Salsa pasrah agar Kenzo tidak marah.


"Mana hadia nya dulu?" tanya pada Salsa dan Salsa pun bingung.


"Aku nggak punya hadia" jawab Salsa jujur.


"Ini.." ucap Kenzo menunjuk pipi nya dan Salsa pun langsung mencium pipi kiri Kenzo.


"Sudah jangan minta lagi, fokus saja menyetir" Salsa pun langsung duduk mehadap depan.


"Siap istri ku yang cantik" godanya dan Salsa pun hanya tersenyum geli mendengarnya.


Beberapa menit kemudian mereka sudah sampai di rumah dan Mama sudah menyambut mereka, saat masuk mereka langsung disuruh makan siang dulu. Terpaksa Kenzo dan Salsa menuruti nya, mereka makan bertiga.


Mama mengambilkan banyak sayuran dan yang lainya kepiring Salsa. Kenzo yang melihat itu agak cemburu karena Salsa yang selalu Mama perhatikan, sedangkan dirinya lebih sering diacuhkan.


"Mama curang sekali sama anak sendiri pilih kasih" ucap Kenzo sambil melihat Mama yang duduk didekat Salsa.


"Kamu cowok dan udah besar lagi, jadi harus mandiri dong. Anak Mama yang cantik ini masih kecil dan badan nya juga kecil, ayo makan yang banyak sayang" sambung Mama sambil mengelus kepala Salsa.


"Terima kasih Mama sangat perhatihan, kak Kenzo jadi cemburu tu" jawab Salsa sambil tertawa kecil.


"Biarkan saja dia cemburu, oh iya Mama mau ngasih tau jika Abang kamu Papa suruh memegang perusahan di luar kota. Jadi mereka harus pindah kesana" cerita Mama pada mereka berdua.


"Tapi kenapa Ma, bukan kah disana ada Om Ari yang membantu Papa. Kenapa Abang harus pindah, Mbak Putri juga sedang hamil?" tanya Kenzo yang cukup terkejut mendengar cerita Mama nya.


"Kata Papa Om Ari sudah banyak mengelapkan dana perusahan, jika lama-lama kita bisa rugi sayang. Saat ini Papa akan kembali memimpin perusahan, setelah kamu lulus kuliah nanti kamu bisa membantu Papa" jawab Mama dengan serius.


"Begitu ya Ma, iya tentu saja Kenzo akan bantu Papa nanti" ucapnya sambil menganggukan kepalanya.


Setelah itu mereka melanjutkan makan nya, kepindahan Abang Angga juga sudah dirundingkan dan ini keputusan yang terbaik. Mereka juga masih bisa selalu bertemu dan orang tua Kenzo juga akan sering mengunjungi mereka disana, rencanan mereka akan pindah satu minggu lagi.


.


.

__ADS_1


.


TBC


__ADS_2