
Hari minggu ini bertepatan dengan acara pertunangan Kakak nya Kenzo yaitu Angga dan Putri, pertunangan di adakan di salah satu hotel bintang lima dan hanya dihadiri oleh keluarga serta sahabat dekat saja.
Keluarga Sindi juga datang kesana karena Papanya Kenzo sendiri yang mengundang mereka, Loly dan Mama sangat senang bisa datang kesan.
"Apa aku sudah cantik Ma?" tanya Loly berdiri didepan cermin meja riasnya.
"Kamu memang cantik sayang, jadi pakai baju apa aku kamu cocok" jawab Mama.
"Benarkah aku harap Kenzo akan melihat aku nanti" ucap Loly sambil tersenyum.
"Tentu saja sayang, Kenzo pasti akan terpesona melihat putri Mama yang cantik ini. Kamu harus cepat dekatin Kenzo sebelum dia mempunyai pacar dan nanti Mama juga minta bantuan Papa agar kalian bisa semakin dekat" jawab Mama.
Mama menasehati Loly untuk mendekati Kenzo, karena menurutnya Kenzo adalah jodoh yang tepat untuk Loly. Kekayaan mereka juga banyak dan tidak akan membuat hidup Loly susah nantinya.
Sedangkan Salsa masih dikurung oleh Papanya dikamar, dia tidak boleh keluar dari kemarin karena Papa memberinya hukuman.
"Kalian mau kemana lagi?" tanya Salsa saat Papa dan Mama Maria masuk kedalam kamarnya.
"Kami akan pergi ke acara pertunangan anak teman Papa, kamu nggak boleh keluar dari rumah sampai kamu bisa merenungi kesalahan kamu" jawab Papa.
"Tapi Pa, Salsa sudah tau kesalahan Salsa. Salsa minta maaf tapi izinkan Salsa pergi keluar hari ini" mohon Salsa tapi Papa sama sekali tidak memberikan izin padanya.
"Nggak ada tapi-tapian, sudah bagus Papa buka kamar kamu. Apa mau papa kurung lagi seperti kemarin?" tanya pada Salsa.
"Tidak Pa, Salsa akan tetap dirumah" jawabnya pasrah karena tidak ada cara untuk membela dirinya.
Papa pun pergi duluan dan Mama Maria masih disana, dia sengaja ingin berbicara dengan Salsa.
"Mama tau kamu pasti sedih, Mama harap kamu bisa berubah dan jangan bandel lagi agar Papa tidak marah. Sana turun kebawah Mama sudah membuatkan sarapan untuk kamu" ucap Mama Maria sebelum pergi dari kamar Salsa.
"Iya terima kasih tante" jawab Salsa karena dia masih enggan memanggilnya Mama.
"Kalau begitu Mama pergi dulu" ucapnya lagi sambil mengelus kepala Salsa.
Apa wanita ini sengaja cara muka, kamu harus tetap waspada Salsa bisa saja dia menjadi singa betina nantinya. Dia akan menerkam kamu saat kamu lengah ucap Salsa dalam hatinya.
Mereka bertiga pun pergi dari sana, sedangkan Salsa masih kesal karena dia sudah berencana untuk datang pesta pertunangan kakak Kenzo.
Salsa sama sekali tidak curiga jika yang dihadiri oleh Papanya itu adalah acara yang sama. Salsa harus membatalkan janjinya untuk datang, padahal dari pagi tadi Kenzo mengirimkan alamat hotelnya.
"Aku tidak bisa kabur, kalau kabur Mbok Jum dan Mang Darto pasti dapat masalah" ucap Salsa.
__ADS_1
"Nasip-nasip..." kesalnya.
"Ada apa dengan nasip Non?" tanya Mbok Jum yang baru datang kekamarnya.
"Astaga Mbok bikin kaget aja tau" jawab Salsa yang kaget dengan kedatangan Mbok Jum.
"Mbok cuma mau nyuruh Non sarapan ke bawah, Mbok sangat khawatir kemarin karena Tuan sampai mengunci kamar Non dari luar. Apa Non tidak apa-apa?" tanya Mbok Jum menghampiri Salsa yang duduk diatas kasur.
"Aku tidak apa-apa Mbok cuma dimarahi dikit" jawabnya sambil tersenyum.
Setelah itu mereka berdua pergi ke dapur dan Mbok Jum menemani Salsa sarapan, karena Salsa memaksa jadi Mbok Jum ikutan makan juga.
"Sebenarnya Mbok Salsa ada janji sama teman hari ini untuk menghadiri acara pertunangan kakak nya, apa Salsa pergi aja ya?" tanya Salsa bingung.
"Sebaiknya Non jangan pergi deh, Mbok takut Tuan tau dan Non dapat masalah lagi" jawab Mbok Jum.
"Mbok benar juga, lebih baik aku dirumah saja" ucapnya pasrah.
Setelah sarapan Salsa kembali kekamarnya dan dia mengirimkan pesan kepada Kenzo, bahwa dia tidak bisa datang karena ada urusan tapi Kenzo tidak membalas mungkin Kenzo sibuk pikir Salsa.
"Apa dia sibuk ya, udah di baca tapi nggak dibalas. Apa dia marah?" tanya Salsa sambil berbaring di atas kasur.
"Ini gara-gara Nadia, semuanya kacau dan aku kena marah Papa. Awas saja besok aku akan balas kamu" kesal Salsa lagi.
Sedangkan ditempat lain Kenzo dan orang tuanya sibuk menyambut tamu, saat keluarga Sindi datang Mama Kenzo menyuruh Kenzo untuk menemani Loly. Sepertinya Mama Kenzo suka pada Loly dan dia juga berpikir Loly cocok dengan putra bungsunya.
"Terima kasih sudah datang Sin" ucap Ferdi lalu memeluk sahabatnya itu.
"Sama-sama Fer" jawab Sindi.
"Silahkan masuk dan nikmati hidanganya" ucapnya lagi.
Setelah mengucapkan selamat, mereka pun masuk kedalam dan mencari tempat duduk karena sebentar lagi acara akan dimulai.
"Sana Ken, temani Loly kedalam" suruh Mama.
"Kenapa Kenzo harus menemaninya, orang tuanya ada" kesal Kenzo.
"Jangan gitu sayang, bukan kah Loly cantik. Apa kamu tidak menyukainya?" tanya Mama.
"Apa si Ma, Kenzo nggak suka ya Mama jodoh-jodohin Kenzo sama Loly" jawab Kenzo.
__ADS_1
"Sudah lah Ma, biarkan dia. Nanti juga dia jatuh cinta sendiri sama Loly, Papa jamin itu" sambung Papa sambil tersenyum kecil.
Kenzo yang sebenarnya menunggu kedatangan Salsa pun membuka ponselnya, padahal dia sudah mengirim pesan akan datang. Sedangkan teman-teman yang lainya termasuk Aldo sudah datang dari tadi.
"Oh ternyata dia nggak jadi datang" ucap Kenzo saat melihat pesan yang dikirim oleh Salsa.
"Padahal dia sudah berjanji" sambung Kenzo.
Dia sengaja berdiri menjauh sedikit didepan pintu masuk karena niatnya ingin menghubungi Salsa.
"Kenapa kamu masih berdiri disana, ayo masuk" ajak Papa.
"Iya Pa, Kenzo datang" jawab Kenzo lalu berlari kearah Papanya.
Kenzo yang mendengar itu pun langsung masuk ke dalam mengikuti Papanya, dia tidak sempat membalas pesan dari Salsa.
"Ken boleh aku duduk disini?" tanya Loly yang menghampiri Kenzo yang duduk bersama teman-temanya.
Mama Maria yang menyuruh Loly untuk mendekati Kenzo, karena menurutnya Loly harus lebih agresif jangan menunggu sampai Kenzo datang kepadanya. Tentu saja Loly menyetujui apa yang Mama katakan, Loly juga berusaha mencari tahu tentang Kenzo.
"Iya duduk saja" jawab Kenzo dingin.
Kenzo duduk di kursi yang sama dengan Aldo dan Vino
"Dewi kamu disini juga, sungguh kebetulan sekali" ucap Vino mendekati Loly dan menyuruh Aldo menyingkir dari sana.
"Apaan si Vin" Aldo kesal karena Vino mendorong tubuhnya agar pergi dari sana.
"Iya Hay juga Vino, senang bertemu dengan kamu juga" jawab Loly sambil tersenyum.
Dia harus bersikap baik karena ada Kenzo disana, sebenarnya dia sangat risih karena Vino yang selalu mendekatinya.
Acara pun dimulai dan semua acara berjalan dengan lancar sampai selesai. Kenzo sebenarnya dangat malasa kerana bukan Loly yang dia harapkan hadir disini tapi Salsa, sayang sekali saat ini dia sedang ada urusan.
.
.
.
.
__ADS_1
TBC