Terjerat Cinta Di Sekolah

Terjerat Cinta Di Sekolah
Episode 80. Aku Sangat Mencintai Kakak


__ADS_3

Warning 18 + šŸ”„


Salsa sedang duduk di sopa ruang tamu apartemenĀ  Kenzo dan saat ini Kenzo sedang duduk dilantai sambil megobati luka di kaki Salsa, Salsa bingung karena Kenzo terus saja membujuknya untuk mengungkapkan isi hati nya.


Ada keraguan yang dia rasakan dan membuat Salsa goyah dengan pertahanan nya, dia sudah berusaha untuk merelakan Kenzo tapi dia tidak bisa karena Kenzo lah yang dia sukai.


"Ini sudah selesai, lain kali jika bertindak itu dipikir-pikir dulu. Jangan ceroboh seperti ini" marah Kenzo pada Salsa.


"Iya lain kali aku tidak akan ceroboh seperti ini, terima kasih sudah mengobati luka nya. Bagaimana kamu tau aku ada disana tadi?" Tanya Salsa pada Kenzo yang masih duduk ditempatnya.


"Tentu saja aku menelusuri jalanan, kebetulan aku melihat kamu duduk disana. Kenapa kamu pergi ?" Kenzo balik bertanya pada Salsa.


"Tidak ada hanya ingin mencari angin segar saja" jawab Salsa bohong pada Kenzo.


"Sudah lah jangan berbohong dengan ku, bilang saja kamu cemburu" Kenzo yang tak mau kala menyindir Salsa.


"Aku tidak cemburu, untuk apa juga aku cemburu" jawab Salsa dengan nada santai agar Kenzo tidak curiga.


"Bukan kah kamu bilang sangat menyukai aku, apa perasaan kamu sudah berubah secepat itu sekarang?" Tanya Kenzo pada Salsa, sontak saja Salsa terdiam sejenak.


"Itu dulu tapi sekarang tidak lagi karena aku sudah punya laki-laki lain yang aku suka" jawab Salsa meyakinkan Kenzo.


"Benarkah? Berarti aku salah karena sangat yakin jika kamu juga mencinta aku. Maaf karena terlalu berharap dan aku harapa kamu bisa menerima jika aku menikah dengan Loly " ucap Kenzo dengan nada lesu.


"Ayo sekarang aku antar kamu pulang" sambungnya lagi lalu berdiri dan ingin berjalan kearah pintu.


Kenzo sangat terkejut saat Salsa memeluknya dari belakang, dia menangis dan memohon agar Kenzo tidak menikah dengan Loly.


"Jangan menikah dengan Loly, aku mohon" ucapnya dengan suara bergetar.


"Terus kamu mau aku bagaimana?" Tanya Kenzo yang berusaha melepaskan pelukan Salsa.


"Aku minta maaf karena tidak mau jujur, aku sangat bahagia saat kakak menyatakan cinta kemarin. Bahkan aku juga susah tidur setelah kejadian itu karena kakak selalu ada dipikiran ku, aku juga tidak pernah menyesal melakukan nya dengan kakak" ungkap Salsa dengan perasaan menggebun-gebu.


"Aku sangat mencintai kakak" sambung nya lagi sambil menangis dan memeluk Kenzo erat.


Kenzo yang mendengar ucapan Salsa pun langsung membalikan tubuh nya dan memeluk Salsa erat, akhirnya Salsa jujur dengan perasaanya. Berarti dia memang harus dipancing agar mau mengungkapkan perasaanya, Kenzo sangat bahagia karena rencananya berhasil.

__ADS_1


"Aku tau itu, terima kasih sudah mau jujur" ucap Kenzo diselah pelukan mereka.


Salsa hanya diam dan saat Kenzo melepaskan pelukanya, dia menghapus air mata Salsa. Dia berjanji setelah ini tidak akan membiarkan Salsa menangsi lagi, tidak akan ada juga yang memisahkan mereka.


"Jangan menangis lagi" ucap Kenzo lagi menghapus air mata Salsa.


Setelah itu Kenzo mencium bibir Salsa, Salsa yang tidak menolak pun membuat Kenzo semakin semangat. Dia memperdalam ciuman nya dan Salsa pun membalasnya, cukup lama mereka melakukan nya.


"Aku mau kamu" bisik Kenzo dengan nada mengodaĀ  dan Salsa pun hanya menganggukan kepalanya.


Kenzo menggendong Salsa dan membawanya ke kamar, saat sampai disana Kenzo langsung menindih tubuh Salsa. Dia mencium seluruh wajah Salsa mulai dari kening sampai ke bibir nya, tapi saat Kenzo ingin membuka pakaian Salas. Salsa langsung menghentikan nya dan bertanya tentang kejelasan hubungan mereka, bahkan dia tidak tau apa Kenzo akan bertanggung jawab setelah ini.


"Tunggu dulu..." ucap Salsa memegang tangan Kenzo.


"Ada apa lagi?" Tanya Kenzo kesal karena Salsa menghentikan nya.


"Bagaimana jika aku hamil nanti, apa kamu bertanggung jawab? Bahkan aku bukan pacar kamu" Salsa balik bertanya dengan Kenzo.


"Tentu saja aku akan bertanggung jawab jika kamu hamil, jangan halangi aku lagi. Aku udah nggak kuat" jawab Kenzo dengan nada memohon dan Salsa menganggukan kepala nya sambil tersenyum.


Dengan cepat Kenzo membuka pakaian Salas dan juga pakaian nya, tidak ada yang menutupi tubuh mereka lagi. Salsa sangat malu sampai dia menutupi muka nya dengan kedua tangan nya, Kenzo yang melihat Salsa malu pun bicara pada nya.


"Aku malu, jangan menatap aku begitu" jawab Salsa mengalihkan pandangan karena Kenzo terus saja menatap nya.


"Kamu sangat imut jika sedang malu seperti ini" ucap Kenzo menggoda Salsa.


"Aku baru tau jika kakak sangat mesum" jawab Salsa.


"jika kamu ngomong terus kapan aku akan memulai nya" ucapnya kesal dan Salsa pun hanya tertawa kecil.


Setelah itu Kenzo benar-benar melahap Salsa dan Salsa tidak bisa berkutik lagi, Kenzo bahkan lebih ahli dari Sebelum nya. Salsa juga cukup terkejut karena dia tidak menyangka jika Kenzo akan sekuat itu, bahkan dia sudah tidak bertenaga lagi.


***


Salsa juga sudah tidak tau berapa kali mereka melakukanya karena dia sangat lelah, satelah itu dia tertidur dan baru bangun malam hari nya. Saat dia bangun, dia melihat Kenzo yang masih tertidur pulas. Salsa terus saja memandangi wajah tampan nya dan rasanya seperti mimpi, walaupun dia tau setelah ini akan ada cobaan yang lebih berat lagi untuk hubungan mereka.


"Aku memang tampan, apa kamu belum bosan melihat wajah ku?" tanya Kenzo yang membuka matanya.

__ADS_1


"Kakak sudah bangun, aku nggak lihatin kakak kok" jawabnya malu karena katahuan jika dia memperhatikan Kenzo dari tadi.


"Benarkah? tapi aku tidak percaya" ucapnya lagi sambil menarik Salsa dalam pelukanya.


"Begini baru benar" sambung Kenzo sambil sesekali mengelus rambut Salsa.


"Apa kakak bahagia?" tanya Salsa yang juga balik memeluk Kenzo.


"Tentu saja aku bahagia, aku ingin setiap hari seperti ini sama kamu. Ayo kita menikah" ajak Kenzo dan Salsa yang mendengar itu pun senang sekali tapi dia ingin mengerjai Kenzo terlebih dahulu.


"Tapi kita masih sekolah, apa kita bisa menikah?" tanya Salsa pada Kenzo.


"Kita bisa sekolah setelah menikah, kamu tanang saja. Serahkan semua nya pada ku, kamu hanya perlu jadi istri yang penurut dengan suami" ucap Kenzo menyakinkan Salsa jika dia bisa menjadi suami yang baik.


"Tapi kamu sangat tidak romantis, menyatakan perasaan saat terdesak. Bahkan kita tidak berpacaran dan kamu melamar aku dalam keadaan seperti ini, aku tambah terlihat menyedihkan" jawab Salsa dengan sedih lalu melepaskan pelukanya dan berbalik badan memunggungi Kenzo.


"Hey jangan ngambek dong, ini nama nya situasi darurat. Besok aku akan mengajak kamu pacaran dan kita juga akan menikah besok, kita bisa melakukan nya sekali gus" ucap Kenzo yang memeluk Salsa dari belakang dan membujuknya.


"Ayo lah sayang jangan ngambek dong.." kata Kenzo dengan nada manja sambil meletakan kepala nya dileher Salsa.


"Iya aku hanya bercanda" jawab Salsa membalikan badan nya sambil tertawa kecil.


"Kamu nakal ya, aku sudah sangat khawatir kamu akan marah" ucap Kenzo mempererat pelukanya.


"Lepas kak aku mau mandi" sambung Salsa lagi yang ingin bangun.


"Baiklah ayo kita mandi bersama" jawab Kenzo dengan semangat.


"Tidak aku akan mandi sendirian" ucap Salsa yang berusaha berdiri tapi kaki nya sangat lemas dan dengan sigap Kenzo mengangkat tubuh Salsa dan membawanya ke kamar mandi.


Disana dia membantu Salsa membersihkan dirinya dan ini pertama kali Salsa melihat Kenzo penuh dengan kasih sayang, selama ini dia melihat Kenzo adalah laki-laki yang bersikap dingin dan cuek. Bahkan dia tidak segan berkata kasar jika dia tidak menyukai sesuatu, tapi ada sisi lain dari dirinya.


.


.


.

__ADS_1


.


TBC


__ADS_2