Terjerat Cinta Di Sekolah

Terjerat Cinta Di Sekolah
Episode 21. Nonton Balap Liar


__ADS_3

Veny menghubungi Salsa dan berkata jika mereka sebentar lagi akan sampai dirumah Salsa, bahkan Tiara dan Sintia juga sudah ada disana. Setelah ini mereka tinggal pergi saja, Veny sangat bersemangat karena pacarnya akan ikut balap nantinya.


"Sa bentar lagi kami sampai dirumah kamu, langsung tunggu didepan aja ya" ucap Veny setelah Salsa mengangkat panggilnya.


"Oke Venoyyy" jawab Salsa dan panggilan pun berakhir.


Malam ini adalah malam minggu Veny dan yang lainya mengajak Salsa untuk nonton balap liar, Salsa berbohong pada Mbok Jum jika dia akan nonton Bioskop bersama dengan teman-temanya.


"Mbok Salsa mau pergi nonton bioskop bersama dengan teman-teman, janji nggak akan pulang larut malam" ucap Salsa kepada Mbok Jum yang duduk bersama dia didepan sambil menunggu teman-temanya datang.


"Iya hati-hati Non, ingat jangan pulang terlalu malam" jawab Mbok.


Tidak lama kemudian mobil Veny berhenti didepan rumah Salsa dan Salsa pun pergi menghampiri mereka.


"Mereka udah datang, Salsa pergi dulu Mbok" ucapnya pergi mengahampiri mobil Veny dan masuk kedalam mobilnya.


Benar saja sudah ada Sintia dan Tiara juga disana, mereka duduk dikursi belakang dan Salsa duduk disamping Veny yang sedang mengemudi.


"Wow kok kalian pada cantik banget, liat aku nggak dandan sama sekali" ucap Salsa saat melihat kearah teman-temanya.


Salsa hanya menggunakan dres bunga-bunga selutut dan bando dikepalanya tak lupa juga tas selempang kecil, sedangkan mukanya hanya memakai bedak dan lip sedikit.


Beda sekali dengan mereka bertiga pakaianya seksi sekali apa lagi Veny menggoda banget, memakai tang top sejari dan celana pendek diatas lutut.


"Biarin kamu kayak gitu juga udah cantik kok Sa" sambung Sintia.


"Benar tu kata Sintia, kalau ibu yang satu ini emang harus bohay kerena lakinya mau ikutan balap nanti" Kata Tiara sambil melirik Veny yang sedang menyetir.


"Iya dong, biar laki gue nggak tergoda sama cewek lain" jawabnya percaya diri.


"Ihh bahasa kalian ngeri banget, iya nggak sin?" tanya Salsa.


"Iya Sa, loh aja yang baru tau kalau emang sikap mereka dari dulu kayak gini" jawab Sintia.


"Dan lebih parah nya lagi loh nggak tau kan Sa kalau mereka suka nonton...." belum selesai Sintia bicara Tiara langsung memotongnya.


"Sintia sayang loh bicara apaan sih nggak jelas banget" Tiara melotot pada Sintia.


"Nonton vedio mesum" ucapnya.


"Sintia!" bentak Tiara.


"Santai aja Ra, nggak papa kok. Tapi lain kali ajak aku ya karena aku belum pernah" sambung Salsa sambil tersenyum.


"Ternyata loh sama aja Sa" kesal Sintia dan mereka pun tertawa bersama.


Beberapa menit kemudian mereka sudah sampai dan ternyata babak pertama sudah dimulai, mereka disambut oleh Aldo karena dia mainya babak kedua.


"Sayang kamu udah sampai" ucap Aldo menghampiri mereka berempat.

__ADS_1


"Aku kira kakak udah main, kami datangnya telat" jawab Veny.


"Nggak kok sayang, aku mainnya babak kedua nanti. Bentar lagi putaran terakhir dan aku mau siap-siap dulu, kamu nonton dari sini saja sayang jangan terlalu dekat" kata Aldo.


"Oke sayang semangat ya" jawab Veny memberi semangat pada Aldo dan mereka bertiga hanya memperhatikan dari tadi.


Aldo pun pergi dari sana karena dia mau bersiap dan memakai baju serta pengamanya.


"Kita nonton dari sini saja ya" ucap Veny.


"Iya disini nggak terlalu dekat dari jalan dan kelihatan jelas juga" jawab Salsa.


"Wah loh liat yang motor merah itu keren banget, kayaknya dia deh yang menang" tunjuk Tiara pada salah satu peserta.


"Iya dia jago juga ya" sambung Salsa yang ikut memperhatikannya.


"Kayaknya dia dari SMA kita juga deh, karena Aldo pernah bilang kalau anak SMA kita juga banyak yang ikut balapan" sambung Veny.


"Memangnya hadianya apa kalau menang balapan?" tanya Salsa penasaran.


"Duit lah Sa, bulan kemarin Aldo menang. Duitnya lumayan loh" jawab Veny.


"Lumayan tu berapa Ven?" tanya Tiara yang ikut penasaran.


"puluhan juta gaiss, kalau Aldo kemarin cuma 10 jt karena yang main dikit. Kalau pemainya banyak kayak gini bisa sampai 50 atau 100 jt" jawab Veny.


"Wahh besar juga ya, itu mah bukan lumayan lagi" sambung Salsa.


Balapan pun semakin seru dan banyak yang bersorak senang saat orang yang mengendari motor merah itu duluan mencapai finis.


"Tu apa aku bilang yang motor merah menang" ucap Tiara bangga.


"Iya dia emang keren Ra" sambung Salsa.


Setelah itu mereka berbaris dan yang motor merah itu membuka helemnya, semua orang bersorak histeris.


"Kakak Kenzo !!" ucap Veny tak percaya setelah laki-laki itu membuka hlem nya.


"Iya itu kakak Kenzo, apa gue nggak salah liat?" sambung Tiara.


Sedangkan Salsa yang tak kalah terkejut hanya bisa diam dan melihat kearah Kenzo, banyak orang yang memberinya selamat termasuk wanita-wanita cantik dan seksi yang berada disana.


"Wow gila gue nggak nyangka kak Kenzo seperti itu gaiss, tapi dia memang keren si" ucap Tiara sambil tertawa.


Karena dia juga melihat Kenzo berpelukan dengan banyak wanita seksi yang ada disana. Ada rasa kesel dihati Salsa, bisa dibilang dia sangat cemburu.


"Kenapa loh diam aja Sa?" tanya Tiara yang melihat Salsa diam dari tadi.


"Nggak papa kok, aku juga terkejut makanya aku diam" jawab Salsa.

__ADS_1


"Aku juga berpikir begitu Ra, di sekolah dia terlihat seperti anak baik-baik yang penurut dan imut tapi kelakuannya di luar seperti ini" ucap Veny sambil menggelengkan kepalanya.


"Makanya jangan menilai orang dari luarnya saja" sambung Sintia.


"Wahh loh benar banget sayang" jawab Tiara sambil mencubit pipi Sintia.


Jadi ini yang dibilang kak Kenzo bisa mencari uang sendiri, aku benar-benar kecewa ternyata dia nggak sebaik yang aku kira ucap Salsa dalam hatinya.


Salsa terus memperhatikan Kenzo walau pun Kenzo sudah pergi dan duduk dipinggir sana karena sebantar lagi babak kedua akan dimulai.


semuanya sudah berbaris dengan motornya masing-masing dan termasuk juga Aldo.


"Semangat sayang..!!" teriak Veny yang suaranya paling kencang.


semuanya pun melihat kearah Veny termasuk Kenzo dan dia melihat Salsa yang juga melihatnya, setelah itu Kenzo pura-pura tidak melihat kearah Salsa.


Kenzo yang merokok pun langsung mematikan rokoknya karena melihat Salsa ada disana, dia seperti kedapatan oleh pacarnya.


"Loh gila ya" bisik Tiara sambil tersenyum paksa.


Aldo yang mendengar itu langsung membentuk tangannya sarangheo dan semua pun bersorak histeris melihatnya.


Pertandingan pun dimulai, semua menikmati pertandingan tapi tidak dengan Salsa. Dia memutuskan untuk pulang duluan, moodnya benar-benar berantakan saat melihat Kenzo malam ini.


"Gaiss aku duluan pulang ya, sepertinya aku nggak enak badan" ucap Salsa pada mereka.


"Ihh nggak seru banget sih Salsa" jawab Veny.


"Iya Nih, bentar lagi aja Sa. Nanggung masih seru ni" sambung Tiara.


"Nggak papa kalain lanjutin aja nontonya, aku pulang naik taksi aja" ucap Salsa.


"Ya udah deh, mau aku antar cari taksi?" tawar Tiara karena dia juga tidak enak membiarkan Salsa pulang sendirian.


"Nggak usah Ra, banyak juga taksi di daerah sini. Sana lanjutkan nontonya" ucap Salsa lagi.


"Beneran Sa, kalau gitu hati-hati ya" sambung Veny.


"Gue duluan ya, duluan Sin" ucap Salsa lalu pergi.


"Iya Sa hati-hati, kabarin kalau udah sampe" jawab Tiara dan Salsa menganggukan kepalanya.


Terpaksa mereka mengiyakanya karena dia juga masih asik menonton dan Veny juga sangat fokus pada Aldo. Salsa pun menjauh dari sana dan dia rencananya akan naik taksi untuk pulang kerumah, Salsa memang tidak terlalu menyukai jalan-jalan di luar. Dia lebih sering menghabiskan waktu nya dirumah, bermain game.


.


.


.

__ADS_1


.


TBC


__ADS_2