
Warning 18+ 🔥
Salsa sama sekali tidak tau kemana Kenzo akan membawa nya, dengan keberanian nya Salsa meminta turun dari mobil. Tapi Kenzo balik mengancamnya dan membuat nyali Salsa menciut.
"Aku mau turun, tolong turun kan aku disini" ucap Salsa sambil menatap wajah Kenzo.
"Turun aja kalau berani, paling kamu akan patah tulung atau meninggal langsung" jawab Kenzo dingin.
Salsa yang mendengar itu pun langsung terkejut dan pikiranya kemana-mana, benar juga dia tidak mau mati konyol karena ini.
Beberapa menit kemudian mereka sudah sampai disebuah hotel dan Kenzo langsung menyertnya untuk masuk kedalam, Salsa hanya bisa membrontak tapi percuma Kenzo lebih kuat dari nya.
"Kita mau ngapain kesini?" tanya Salsa saat Kenzo membuka pintu kamar hotel tersebut.
Tanpa banyak bicara dia langsung menarik Salsa masuk kedalam dan mengunci pintu nya, Salsa pun semakin takut dan terus mundur menjauh dari Kenzo.
"Aku mohon lepaskan aku Kak, biarkan aku pulang" mohon Salsa yang sudah sangat pasrah.
"Bukan kah kamu mau uang? Aku akan bayar kamu. Kamu tenang saja dan tidak perlu takut, cukup layani aku seperti tamu bisanya" jawab Kenzo sambil mendekat kearah Salsa.
"Kakak salah paham aku bukan wanita seperti itu, aku mohon lepaskan aku. Aku mau pulang" ucapnya.
"Benarkah tapi aku tidak percaya sebelum membuktikanya" jawabnya lalu mendekat dan memeluk pinggang Salsa, tidak ada jarak lagi di antara mereka.
Salsa memang sangat menyukai Kenzo, tapi tidak begini ini salah dan Kenzo juga sudah punya pacar. Seharunya dia tidak bersikap seperti ini, Salsa sangat sakit karena Kenzo menganggap dia seperti wanita rendahan yang rela melakukan apa saja demi uang.
"Tolong lepas Kak, jangan seperti ini. Kalau Kak Loly tau dia pasti marah" ucap Salsa sambil berusaha melepaskan tangan Kenzo yang memeluknya.
"Tapi sayang nya aku tidak perduli" jawabnya.
Kenzo mencium bibir Salsa secara paksa, Salsa terus saja memberontak dan memukul dada Kenzo. Tapi Kenzo tidak memperdulikanya, dia sangat cemburu saat ada laki-laki lain yang mendekati Salsa. Kini dia tau bahwa bukan perasaan nyaman sekedar teman dengan Salsa tapi dia menyukai Salsa.
Kenzo mendorong Salsa sampai ke atas kasur dan menindihnya, Salsa terus menangis karena Kenzo sangat tidak sopan pada nya.
__ADS_1
"Kamu cantik" ucapnya sambil membelai wajah Salsa dan Salsa langsung menepisnya.
"Aku benci kamu" jawab Salsa dengan tatapan benci dan kesal pada Kenzo.
"Kenapa kamu menolak? Bukan kah kamu bilang sangat menyukai aku?" Tanya Kenzo yang masih berada di atas tubuh Salsa.
"Aku tidak mau Kakak berbuat seperti ini dan Kakak harus tau jika rasa cinta ku sudah menghilang sejak kakak bilang tidak menyukai wanita bekas orang lain, jadi lepaskan aku. Aku akan pergi dari kehidupan Kakak dan aku janji tidak akan muncul di hadapan Kakak lagi, anggap saja aku tidak pernah menyatakan perasaan ku" jawab Salsa yang masih menangis, Salsa berharap Kenzo dapat melepaskan nya.
Kenzo semakin kesal mendengar ucapan Salsa dan dia kembali mencium Salsa, dia tidak perduli apa yang akan terjadi setelah ini.
Kenzo membuka pakaianya dan juga pakaian Salsa secara pakasa, kini mereka sama-sama tidak memakai apa-apa. Tidak ada penghalang bagi mereka dan Kenzo malakukan penyatuan dan Kenzo mencium seluruh tubuh Salsa, tidak ada bagian yang terlewatkan.
Dia belum pernah melakukan ini, tapi dia hanya mengikuti hati nularinya saja dan pernah sekali menonton vedio dewasa itu pun Aldo yang memaksanya. Salsa hanya bisa menangis histeris dan banyak hal yang ada dalam pikiranya saat ini.
"Jangan Kak, aku mohon" ucap Salsa sambil menggelengkan kepalanya.
Saat dia memasuki Salsa, dia masih sempit dan sangat sulit tapi karena sudah tidak bisan menahan nafsunya Kenzo melakukanya. Beberapa kali Kenzo mencoba dan akhirnya bisa, Salsa hanya bisa pasrah. Masa depan nya benar-benar hancur setelah ini, dia hanya bisa menangis.
"Ahkkkk....sakitt" lirih Salsa.
"Apa kamu masih perawan?" Tanya Kenzo lagi pada Salsa dan Salsa hanya bisa menganggukan kepalanya.
"Kamu harus tau ini, aku sangat mencintai kamu. Percaya lah pada ku, apa pun yang terjadi setelah ini aku akan melindungi kamu" sambung Kenzo lalu mencium seluruh muka Salsa agar Salsa tenang dan menerima nya.
Salsa cukup terkejut Kenzo menyatakan perasaanya pada waktu seperti ini dan dia berpikir bahwa Kenzo hanya merayu nya agar Salsa mau melayani Kenzo.
"Tahan ini tidak akan sakit" ucapnya mencium bibir Salsa sekilas lalu memulai penyatuan mereka.
Salsa benar-benar tidak berdaya, tubuhnya sudah benar-benar lemah dan tidak bertenanga. Kenzo melakukanya berkali-kali dan dia sangat membenci Kenzo saat ini, bagimana nasip nya setelah ini pikir Salsa dalam hatinya.
Setelah itu dia tertidur karena tubuhnya benar-benar remuk dan tidak bertenaga, dia masih sadar walaupun memejamkan matanya saat Kenzo memeluknya erat sambil sesekali mencium keningnya.
***
__ADS_1
Keesokan harinya Salsa terbangun dan melihat Kenzo tertidur disamping nya. Wajah nya masih tampan seperti biasanya dan Salsa memandangi nya. Rasanya seperti mimpi, apa benar yang dia kata kan semalam jika dia mencintia Salsa.
Salsa ingin bangun dan pergi dari sana, tapi bajunya robek karena Kenzo semalam. Tidak ada yang bisa dia pakai dan akhrinya dia memutuskan untuk pergi ke kamar mandi, tapi dia kesulitan untuk berdiri apa lagi berjalan.
"Ahkkk..."( rintih Salsa pelan).
"Kamu mau kemana?" Tanya Kenzo saat melihat Salsa yang terduduk disampingnya dan berusaha berdiri.
"Aku mau pulang tapi pakaianya sudah robek dan tidak bisa dipakai lagi, terus aku mau pergi ke kamar mandi tapi tubuh ku sakit" jawabnya sambil meneteskan air matanya.
"Hey jangan menangis" ucap Kenzo dan mendekat pada Salsa yang sudah berdiri, tubuhnya masih terbungkus selimut.
"Jangan mendekat" bentak Salsa.
"Kenapa?" Tanya Kenzo bingun dan dia masih mendekat pada Salsa lalu mengangkat tubuh Salsa.
"Turun kan aku, aku bisa pergi sendiri. Apa kakak tidak malu, telanjang seperti itu" ucap Salsa.
Kenzo melihat kebawah dan benar saja dia belum memakai celanya, dia tidak perduli dan masih mengantar Salsa kekamar mandi.
"Tidak apa-apa, bukan kah kamu sudah melihat nya semalam. Kenapa aku harus malu" jawabnya sambil menduduk Salsa dia atas toilet duduk.
"Dasar mesum, aku tidak pernah menayangkan kakak semesum ini" ucap Salsa sambil cemberut.
"Semua laki-laki juga sama, kamu saja yang tidak tau" jawabnya.
Salsa langsung melemparkan handuk yang ada didekat situ kepada Kenzo dan Kenzo pun tersenyum melihat raut wajah Salsa yang malu-malu.
.
.
.
__ADS_1
.
TBC