Terjerat Cinta Di Sekolah

Terjerat Cinta Di Sekolah
Episode 84. Belanja Bulanan


__ADS_3

Saat ini Salsa dan Kenzo berbelanja di sebuh super market, mereka memang telihat seperti kakak dan adik. Tidak ada yang menyangkan jika mereka sudah menikah, selama satu bulan ini Salsa tidak tau jika Kenzo bekerja sebagai pelayan disebuah kafe.


Dia bilang uang nya masih cukup untuk biaya mereka dan Salsa tidak perlu khawatir, tapi Salsa berpikir dia juga harus bekerja karena uang mereka tidak akan cukup untuk membayar biaya sekolah.


"Kita mau beli apa sayang?" tanya Kenzo pada Salsa sambil mendorong troli belanjaan mereka.


"Kita beli sayuran dan peralatan mandi, kakak suka makan apa?" tanya Salsa sambil mengambil beberapa sayuran.


"Makan kamu" jawabnya spontan dan Salsa langsung memukul pundak Kenzo.


"Jangan bicara aneh deh kakak, ayo bantu ambil buah nya" suruh Salsa.


Setelah itu Kenzo pun mengambil buah yang disuruh oleh Salsa, tidak banyak yang mereka beli dan Salsa memustuskan untuk pergi ke tempat makanan ringan.


“Apa kamu yakin ini cukup sayang?’ tanya Kenzo saat Salsa sudah mengambil sayuran nya.


“Sudah tidak perlu banyak-banyak, kita cuma berdua nanti beli lagi jika masih ada yang kurang.  Ayo pergi ketempat lain” Salsa menarik tangan Kenzo untuk pergi dari sana.


“Jangan bilang kamu takut suami kamu ini tidak punya uang?” tanya Kenzo pada Salsa dan Salsa hanya tersenyum saja.


Mereka pun pergi dari sana menuju tempat makanan ringan dan bahan belanjaan lainya, tanpa mereka sadari ada Mama nya Kenzo dan Mbak Putri disana. Kenapa bisa kebetulan seperti ini, ucap Kenzo dalam hatinya. Mbak Putri yang melihat Salsa duluan pun langsung menghampiri mereka, Salsa sangat takut karena Mama mertuanya tidak menyukai.


“Sa kamu belanja bulanan juga?” tanya Mbak putri yang melihat Kenzo mendorng troli belanjaan mereka.


“Ayo kita pulang sayang, sepertinya Mama tidak mau belanja lagi” sahut Mama ayu yang pergi dari sana.


“Tapi Ma, bukan kah kita belum membeli sayur?” teriak Mbak Putri karena Mama Ayu sudah jalan duluan.


Mama Ayu pergi begitu saja tanpa bicara satu kata pun dengan Kenzo, ini pertama kali nya Mama bersikap begitu pada nya. Salsa melihat Kenzo terlihat sangat sedih karena Mama nya seperti menghindarinya, dia akan berjanji jika setelah ini dia akan mendekati Mama mertuanya agar Kenzo tidak merasa sedih lagi.


“Ayo kita pergi sayang” Ajak Kenzo dan Salsa pun bertanya pada nya.


“Apa kakak baik-baik saja, maaf gara-gara aku Mama kamu membenci kakak” ucap Salsa merasa bersalah.

__ADS_1


“Ini bukan salah kamu, aku juga nggak papa. Ayo…” jawabnya dan mereka pun pergi dari sana.


Setelah belanja disana mereka memutuskan untuk pulang, Salsa mulai memasak dan menyiapkan makan siang, Kenzo juga membantunya. Mereka juga terlihat seperti teman serumah dan menyenangkan, ada juga rasa yang tidak enaknya karena keluarga mereka tidak memberikan restu. Saat ini yang memberi dukungan pada mereka adalah Mbak Putri dan Bang Angga, tanpa Kenzo sadari Salsa juga sering menangis tengah malam karena dia juga rindu Mama nya.


Mereka berdua sibuk menyiapkan makanan dan Kenzo sesekali bercanda agar Salsa mau tertawa, mereka menyimpan kesedihan mereka masing-masing untuk saling menguatkan. Jika Salsa mengadu pada Kenzo itu akan menambah beban Kenzo, mereka hanya bisa berjuang bersama dan mengikuti bagaimana alurnya saja.


“Apa ada lagi yang mau aku bantu sayang?”tanya Kenzo saat sudah memotong sayuranya.


“Tidak ada, sebaiknya kakak duduk saja disana” jawab Salsa sambil mendorong tubuh Kenzo duduk di kursi meja makan.


“Aku tau kamu pasti capek kan, bukan nya kamu habis pelajaran tambahan kemarin. Aku juga nggak keberatan membantu kamu” ucap Kenzo yang akhirnya duduk di kursi.


“Boleh aku minta hadia ku sekarang?” tanya Salsa yang berdiri didepan Kenzo yang masih duduk.


“Hadia apa? Apa kamu ulang tahun tapi bukanya Veny bilang dua bulan lagi?” tanya Kenzo bingung karena tidak tau hadia apa yang diinginkan oleh Salsa.


“Hadia yang kakak janjikan saat memenangkan game waktu itu”jawab Salsa kesal karena Kenzo tidak mengingatnya lagi.


“Kamu masih ingat itu? Aku bahkan sudah lupa” jawab Kenzo jujur karena dia benar-benar lupa.


“Jangan marah sayang, kamu mau apa?” ucap Kenzo agar istrinya itu tidak marah lagi.


“ Aku cuma mau kita saling jujur dan tidak ada yang disembunyikan satu sama lain, apa kakak bisa melakukanya karena aku hanya punya kakak disini” jawab Salsa sambil menundukan kepalanya.


“Tentu saja sayang aku bisa melakukanya, kita akan selalu bersama dan aku tidak akan menunggalkan kamu” jawab Kenzo karena dia mulai curiga jika ada sesuatu yang disembunyikan oleh Kenzo.


Salsa hanya menganggukan kepalanya dan dia buru-buru memasak takut Kenzo sudah lapar, tapi ada perasaan tidak enak yang dia rasakan.


Setelah selesai Salsa langsung menyuruh Kenzo untuk makan, mereka akhirnya makan bersama. Salsa juga bertanya apa Kenzo masih mau merahasiakan tentang Riyan, Salsa mati penasaran apa yang dilakukan Kenzo pada Riyan.


"Ini makan yang banyak, biar kakak gemukan" ucap Salsa sambil menambah nasi Kenzo.


"aku sudah kenyang yang, kamu makan aja semua ni. Biar pipi ini tambah tembem" jawab Kenzo sambil menunjuk pipi Salsa dengan jarinya.

__ADS_1


"Kalau aku gemuk nanti kakak akan cari wanita lain, aku nggak mau" ucapnya cemberut.


"Sok tau kamu, mana ada aku ninggalin kamu. Jangan membanyangkan hal yang nggak akan pernah terjadi, cepat makan lah" suruh Kenzo pada Salsa.


"Aku hanya takut saja kak, oh iya kamu belum cerita tentang Riyan kemarin?" tanya Salsa pada Kenzo.


"Kamu juga belum cerita dengan ku kenapa kamu bisa bekerja di klub malam dan meninggalkan rumah" jawab Kenzo yang tidak mau kala.


"Kakak duluan aja yang cerita baru setelah ini aku akan ceritakan semuanya" ucap Salsa menyakinkan Kenzo.


"Aku udah kasih pelajaran sama dia, aku jamin dia nggak akan berani mendekati kamu. Kamu tau jika yang di vedio itu adalah Jihan, dia satu kelas dengan kamu. Aku juga punya banyak foto mereka jika kamu ingin balas dendam dengan Jihan, bisa-bisanya dia hanya diam saja setelah kamu dipermalukan semua murid di sekolah" Kenzo menceritakan semuanya.


"Jadi kamu punya foto mereka juga, tega banget mereka sama aku. Padahal aku tidak pernah mengganggu mereka"jawab Salsa tidak terima.


"Mau aku sebarkan foto mereka juga, dia akan merasakan apa yang kamu rasakan" ucap Kenzo lagi.


"Tidak kak biarkan dia, tapi jika satu kali lagi dia masih berulah aku tidak akan tinggal diam. Kasihan juga jika dia buli banyak orang, cukup aku saja yang merasakannya" jawab Salsa.


"Hati kamu terbuat dari apa si sayang, kenapa kamu baik sekali" ucap Kenzo memegang tangan Salsa.


"Iya begitu lah seharusnya, cepat makan biar nanti bisa dicuci sekalian dengan barang kotor tadi" jawab Salsa menyuruh Kenzo cepat makan.


"Kok kamu curang, ini giliran kamu cerita" ucap Kenzo kesal.


Salsa hanya diam saja dan melanjutkan makan nya, saat Kenzo ingin berbicara lagi. Salsa langsung memasukan sesuap nasi dan lauk kedalam mulutnya, Salsa sangat lucu saat melihat ekspresi nya yang kesal itu.


.


.


.


.

__ADS_1


TBC


  


__ADS_2