Terjerat Cinta Di Sekolah

Terjerat Cinta Di Sekolah
Episode 27. Murid Baru Di Sekolah


__ADS_3

Beberapa hari kemudian saat dikantin sekolah semua orang heboh membicarakan jika ada anak baru yang cantik dan salah satu anak pengusaha paling kaya dikota ini, Salsa pun penasaran siapa yang mereka maksud apa kah Loly itu lah yang ada dalam pikiranya.


"Kalian tau katanya ada murid cantik yang baru pindah disekolah kita, tidak hanya itu banyak cowok populer yang mendekatinya" cerita Veny pada mereka berempat karena ada Refan juga sana.


"Alah... emang secantik apa sih?" Tanya Refan meremehkan.


"Kata orang sih emang betul Fan, tak hanya dikelas mereka tapi dikelas kita juga banyak yang membicarakanya. Penampilannya memang oke karena aku udah liat tadi pagi" jawab Tiara sambil menganggukan kepalanya.


"Memangnya siapa namanya?" Salsa bertanya kepada mereka.


"Kami juga kurang tau sa, nanti kita pergi kekelas nya biar ajak temenan sekalian" jawab Veny sambil tertawa.


"Emm aku pikir dia mirip Salsa" sahut Sintia sambil senyum-senyum.


Tiara dan Veny pun mengamati wajah Salsa untuk beberapa saat sambil mengangguk-anggukan kepalah mereka.


"Benar juga, tapi penampilan Salsa biasa saja sedangkan dia pakai barang mewah" Tiara tertawa seperti mengejek.


"Dasar loh k*mpr*t" jawab Salsa kasar.


"Bagi aku kamu cantik walaupun bisa saja" sambung Refan sambil mengelus pundak Salsa.


"Makasih Fan, kamu paling the best" ucap Salsa sambil tersenyum senang.


Saat mereka masih asik mengobrol datang lah Loly dan kedua temanya kekantin, sepertinya dia sudah menemukan teman baru.


Banyak orang yang melihat dia dengan kagum, tak hanya cantik dia juga ramah karena tersenyum pada semua orang.


"Nah itu dia Sa, biar loh liat tu anak baru kayaknya dia kakak tingkat kita aku dengar sih dia kelas 11 IPA 2" ucap Tiara menyuruh Salsa untuk melihat kearah mereka yang baru datang.


"Mana si sampai loh heboh banget" Salsa pun menoleh kearah mereka.


Benar saja yang dia tebak, ternyata itu Loly. Dia udah nggak penasaran karena dia bertemu dengan Loly tiap hari dirumah mereka.


"Oh itu orang nya, biasa aja tu" jawabnya santai.


"Yang dikatan oleh Salsa benar, biasa aja tu kalain berlebihan sekali" sambung Refan membela Salsa.


Loly duduk dimeja yang tak jauh dari mereka, dia sempat tersenyum pada Salsa tapi Salsa tidak membalasnya.


"Memang mata kalian berdua tu yang bermasalah, wah apa lagi pertunjukan kali ini Kak Kenzo juga kekantin gaiss" tunjuk Tiara pada Kenzo dan teman-temanya yang baru masuk.

__ADS_1


"Wah ternyata ada ayang aku juga" ucap Veny melambaikan tanganya pada Aldo.


Aldo dan Kenzo serta Vino dan ada satu lagi teman kelas mereka yang bernana Dani, mereka berjalan kearah Salsa dan kawan-kawanya. Tentu saja Aldo yang mengajak mereka untuk gabung bersama Veny dan kawan-kawannya.


"Hallo semuanya apa kabar?" Tanya Aldo.


"Baik kakak Aldo, silahkan duduk" jawab Tiara.


Seperti biasa Salsa duduk agak ujung barisan kedua karena Refan duduk disebelahnya, lalu saat itu juga Kenzo duduk disamping Salsa. Salsa pun terhimpit ditengah-tengah Refan dan Kenzo, terlihat Refan sangat tidak menyukai Kenzo karena berusaha dekat dengan Salsa.


Mereka pun duduk dan memesan makanan dan rombongan Salsa sudah memesan dan tinggal menunggu makananya diantar saja.


"Hay, kenapa kamu nggak balas pesan aku?" Tanya Kenzo menyapa Salsa.


Refan yang juga mendengar itu hanya bisa diam dan pandanganya lurus, dia tidak berani menoleh kearah Kenzo.


"Ponsel aku lagi nggak ada batre emang ada apa kak?" Salsa balik bertanya.


"Oh gitu aku kira kamu sengaja hindarin aku karena kemarin aku nggak balas pesan kamu" ucap Kenzo.


"Hemm-hemm" Tiara sengaja berdehem karena melihat Kenzo dan Salsa berbicara serius sekali.


"Kenapa Ra, keselek ya. Ini cepat minum" Sintia memberkan air putih pada Tiara.


"Tumben hari ini kak Dani ikut" sambung Veny.


"Iya bestinya lagi nggak masuk hari ini, makanya dia ikut kita" sambung Vino.


"Oh iya kalian makan duluan aja ya, ku mau nyamperin anak baru dulu" sambung Vino sambil menunjuk pada arah Loly dan teman-temanya.


"Dasar buaya, dimana ada cewek cantik langsung loh deketin" kesal Aldo.


"Terserah aku dong, ayang aku juga nggak ada disini" jawabnya sambil berdiri dan menghampiri Loly.


Kenzo yang mendengar itu pun langsung menoleh kearah Loly juga dan kebetulan Loly duduk menghadap kearah mereka, saat melihat Kenzo yang menatapnya dia pun tersenyum.


Ternyata ini anak baru itu, emang lumayan manis si ucap Kenzo dalam hatinya.


"Lama banget ya, udah laper ni" ucap Tiara karena pesanan mereka belum sampai-sampai dari tadi.


"Sabar yang mesan juga banyak Ra, bukan kita aja" jawab Salsa sambil menepuk pundak Tiara.

__ADS_1


Salsa melihat kejadian tadi, ada rasa kesal dihati Salsa dan dia juga cemburu.


"Apa kamu mau makan cemilan Ra, biar aku ambilin?" tanya Veny pada Tiara karena dia kasihan belihat bestie nya kelaparan.


"Nggak usah, biar nunggu itu aja" jawabnya merasa nggak enak juga.


Beberapa menit kemudian mereka pun makan bersama kerena pesanan mereka sudah datang, ini biasa terjadi karena mereka kalau ada Salsa dan teman-temanya pasti bergabung dengan mereka.


***


Pulang sekolahnya Salsa dan Loly lagi makan siang bersama, Papa dan Mamanya sedang ada urusan karena Mama Maria ingin membuka usaha sebuah restoran. Saat ini mereka sedang mengurus itu dan saat ini Loly juga sudah mempunyai mobil baru dan banyak sekali barang mewah yang dia beli bersama dengan Mamanya.


"Sa boleh naya nggak?" Tanyanya pada Salsa yang masih asik makan.


"Hemm" jawabnya.


"Aku liat kamu dikantin dekat banget ya sama Kenzo dan kawan-kawanya?" Taya Loly karena dia mulai tertarik pada Kenzo saat teman-teman kelasnya juga bilang kalau Kenzo cowok terkeren disekolah mereka.


Loly mempunyai ambisi untuk disegani dan mempunyai pacar yang populer agar semua menghormatinya, tidak akan ada yang meremehakanya lagi. Dia punya segalanya sekarang ini.


"Bisa dibilang begitu, kenapa kamu tanya dia?" Jawab Salsa sinis.


"Nggak ada cuma naya aja, keren banget kamu bisa dekat dengan mereka. Kata teman-teman aku mereka gang cowok populer disekolah kita" ucap Loly lagi.


" Kami dekat karena teman aku pacara sama temanya kakak Kenzo" jelas Salsa lagi agar Loly mengerti dan berhenti bertanya padanya.


"Oh gitu ya pantesan kalian dekat banget, tadi Vino deketin aku. Menurut kamu Vino itu orangnya gimana?" tanya Loly lagi.


"Sebaiknya kamu hati-hati Kak Vino itu playboy. Apa masih ada lagi yang ingin ditanyakan, aku nggak selesai-selesai gara-gara kamu naya terus" kesal Salsa.


"Iya maaf udah aku nggak akan naya lagi, ayo makan" jawab Loly akhirnya.


Percakapan pun terhenti dan mereka melanjutkan makanya tampa bicara, setelah selesai makan Salsa lebih suka menghabiskan waktunya diluar. Saat ini dia sudah ada janji mau jalan sama Veny dan Aldo serta Kenzo.


.


.


.


.

__ADS_1


TBC


__ADS_2