Terjerat Cinta Di Sekolah

Terjerat Cinta Di Sekolah
Episode 66. Ada Apa Dengan Kamu Salsa?


__ADS_3

Sudah satu bulan ini Salsa melakukan kegiatan seperti bisanya, setelah pulang kerja dari mini market malamnya juga lanjut kerja di Klub malam. Sejauh ini masih aman-aman saja, tidak ada yang berbuat macam-macam pada nya dan dia sudah mulai terbiasa dengan pekejaanya.


Hari ini Salsa bekerja sendirian karena Mbak Ririn menemani Rido dirumah, dia sedikir rewel akhir-akhir ini dan besok juga harus kontrol kerumah sakit.


"Sa kerja kamu sangat bagus, Madam suka sama kamu" ucap Mbak Sera pada Salsa.


Mbak Sera adalah salah satu teman nya Mbak Ririn yang bekerja disana, dia juga sangat baik dengan Salsa. Dia bekerja disana karena terpaksa, suaminya hanya mabuk-mabukan dan uang mereka habis untuk judi. Mbak Sera terpaksa bekerja disini untuk menghidupi anak nya dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.


"Benarkah Mbak, Salsa senang mendengarnya. Apa Salsa akan di gaji Full jika Madam sudah menerima sebagai pagawai tetap?" Tanya Salsa pada Mbak Sera.


"Sepertinya begitu Sa, semoga saja kamu mendapat gaji full bulan ini" jawab Mbak Sera sambil menepuk pundak Salsa.


"Sekarang kamu antar minuman ini ke meja nomor 10 ya" ucap Mbak Sera memberikan nampan berisi minuman.


Salsa pun bejalan dengan santai seperti biasanya dan saat dia menghampiri meja tamu tersebut, dia sangat terkejut karena di meja sebelahnya ada Kenzo dan teman-temanya disana. Bukan hanya ada Aldo dan Vino tapi ado juga beberapa orang yang asing baginya, mungkin teman tongkrongan mereka pikir Salsa.


"Apa yang harus aku lakukan, apa aku harus menghindari mereka?" Tanya Salsa yang masih diam ditempatnya.


"Kenapa kamu masih disana Salsa, cepat antar minumanya jangan sampai tamu menunggu" bentak Madam yang melihat Salsa masih disana.


"Baik lah Madam" jawabnya sambil berjalan mendekat kearah meja 10, penampilannya cukup terbuka dengan dres hitam diatas lutut dengan tangan baju sejari.


Dia berjalan dan menyajikan minumanya, dia sangat risih karena Kenzo terus saja melihat pada dirinya. Tapi Salsa masih tetap menyajikan minumanya pad tamunya itu, ada 2 orang laki-laki dewasa mungkin umur sekita 28 tahunan.


"Apa kamu lihat Ken itu Salsa, apa dia bekerja disini?" Bisik Aldo pada Kenzo yang duduk disebelahnya.


"Entah aku tidak tau" jawabnya dengan nada kesal dan mukanya sudah mulai memerah.


"Kalian lihat peramusaji minumanya cantik banget, masih mudah lagi kayak semuran kita iya nggak si?" Tanya salah satu teman Kenzo yang juga mengamati Salsa disana, Aldo dan Vino yang tau itu Salsa hanya diam saja.


Hari ini adalah hari yang sial untuk nya, kedua laki-laki itu terus menggoda Salsa dan meminta Salsa untuk menemaninya.


"Ini Tuan silakan dinikmati" ucap Salsa saat sudah menyajikan minumanya.


"Terima kasih, apa boleh kamu duduk disini. Kami ingin kamu yang menuangkanya" jawab salah satu dari mereka.


Salsa pun duduk disamping salah satu laki-laki itu dan menuangkannya minumanya, tidak lama kemudian datang salah satu teman Salsa yang bekerja disana untuk menemani laki-laki satu nya lagi.

__ADS_1


"Siapa nama kamu?" Tanya nya saat Salsa masih menyiapkan gelas untuk mereka.


"Nama saya Salsa Tuan" jawabnya.


Santai saja Sa, kamu juga ngga punya hubungan apa-apa sama kak Kenzo. Anggap saja dia tidak ada ucapnya didalam hati, padahal dia sangat takut dan gugup.


"Nama yang bagus, sesuai dengan orangnya cantik" jawabnya sambil memegang dagu Salsa.


Melihat itu Kenzo sudah mau berdiri tapi Aldo menahan tanganya, bisa jadi Kenzo akan membuat masalah nantinya.


"Aku Marfel Bermata, kamu bisa memanggil ku Marfel" ucapnya dan Salsa hanya bisa menganggukan kepalanya.


"Iya senang berkenalan dengan anda Tuan" jawab Salsa sambil tersenyum.


"senang juga berkenalan dengan kamu Salsa" jawabnya.


"Berapa tarip kamu satu malam, aku ingin menghabiskan malam ku bersama kamu?" Bisiknya pada Salsa dan mengelus pahanya lembut.


"Maaf Tuan saya hanya menyajikan minuman saja, jika ingin layanan malam saya akan memanggil teman saya" jawab Salsa.


"Tapi saya ingin kamu bagaimana?" tanya nya sambil tersenyum kecil.


"Kalian lanjutkan aja, aku masih ada urusan" ucap Kenzo lalu pergi mengahmpiri Salsa.


"Mau kemana Ken?" Tanya mereka dan melihat Kenzo berjalan kearah Salsa.


Salsa sangat terkejut karena Kenzo tiba-tiba menarik tanganya dan menyeretnya pergi dari sana, banyak orang yang memperhatikan mereka.


"Ayo ikut aku" ucap Kenzo menarik tangan Salsa.


"Hey Bro ada apa? Kalau mau ambil yang lain saja" jawab Marfel ingin melepaskan Salsa dari genggaman Kenzo.


"Seharusnya aku yang bilang begitu, jika kamu mau cari wanita lain saja dia milik gue" ucap Kenzo dengan nada sinis nya.


Kejadian itu menjadi tontonan teman-teman Kenzo dan mereka sangat heran sejak kapan Kenzo tertarik dengan wanita malam, mereka akui jika dia cantik. Tapi bukan kah dia bilang sudah punya pacar, bahkan Aldo juga sudah pernah memperlihatkan poto pacar Kenzo.


"Kalian bisa jelaskan apa yang terjadi?" Tanya mereka pada Aldo dan Vino.

__ADS_1


"Kami juga nggak tau apa-apa" jawab Aldo sambil mengangkat kedua bahunya.


"Iya aku juga ngga tau, jadi jangan tanya aku" sambung Vino pada mereka semua.


Kenzo pun membawa Salsa pergi dari sana, walaupun Salsa terus saja memberontak dan tidak mau. Sampai di parkiran Kenzo menyuruh Salsa masuk kedalam mobilnya tapi Salsa masih tidak mau.


"Ayo cepat masuk kedalam mobil" bentak Kenzo.


"Aku tidak mau" jawabnya masih berdiri disamping pintu mobil Kenzo.


"cepat masuk atau aku yang masukin kamu?" tanya marah dan Salsa hanya diam, Kenzo kembali bertanya pada Salsa.


"Ada apa dengan kamu Salsa?" Tanya nya dengan nada kesal.


"Seharusnya aku yang bertanya pada Kakak, ada apa dengan Kak Kenzo?" Ucap nya.


"Seharunya kakak tidak perlu ikut campur dengan urusan ku, aku bisa mengurus hidup ku sendiri" sambungan nya dan ingin pergi dari sana tapi Kenzo menarik tanganya.


Kenzo mendorong Salsa sampai kepinggir mobil, lalu mencium bibir nya secara paksa. Salsa terus memberontak dan melepaskan diri dari Kenzo, Salsa tidak menyangka jika Kenzo akan merendahkan dirinya seperti ini.


"Plakk...." Salsa langung menampar pipi Kenzo.


"Aku tidak seperti wanita malam yang ada dalam pikirkan kamu" sambung Salsa dengan amarah.


"Baiklah ayo kita buktikan" jawab Kenzo.


"Aku tidak mau, lepas kan aku" teriak Salsa tapi Kenzo tidak menghiraukanya.


Kenzo membawa tubuh Salsa kedalam mobilnya, setelah Salsa masuk dia melajukan mobilnya kencang. Salsa sangat takut karena Kenzo hanya diam dan dia tidak berbicara apa-apa, tatapan marah dan kecewa terlihat di matanya.


.


.


.


.

__ADS_1


TBC


__ADS_2