
Satu bulan ini Salsa selalu saja berusaha untuk menjauh dari Kenzo dan saat disekolah pun dia juga menghindar, Kenzo sangat frustasi karena Salsa sama sekali tidak mau bertemu denganya.
Saat ini Salsa sedang pergi bersama dengan Mama Maria dan juga Loly ke butik, untuk mencari baju yang akan mereka pakai untuk acara pertunangan Loly besok. Salsa berdamai dengan keadaan dan dia mencoba untuk menerima Mama Maria dan Loly sebagai keluarga nya sekarang.
"Bagimana menurut kamu sa, apa ini bagus?" Tanya Mama Maria saat memperlihatkan baju pilihannya.
"Iya itu bagus sekali Nyonya, ada juga baju yang modelnya sama dan sangat cocok untuk putri bungsu Nyonya" sahut salah satu dari pegawai butik itu pada Mama Maria.
"Benarkah? kalau begitu saya mau lihat baju nya" jawab Mama dan pegawai itu pun mengambil baju yang dia maksud.
Setelah itu dia memperlihatkannya pada Salsa dan Mama Maria, Salsa yang tidak bersemangat hanya mengikuti kemauan Mama Maria saja.
"Ternyata bagus juga, kita ambil yang ini saja sa" ajak Mama Maria.
"Iya Ma, Salsa ikut saja" jawab Salsa pasrah sambil melihat baju yang di bawakan tadi.
"Sana coba dulu, muat nggak. Kalau muat dan cocok kami ambil yang ini ya Mbak" sambung Mama pada pegawai itu.
"Baik Nyonya, ayo saya bantu mencoba nya Nona" ucap pegawai itu pada Salsa dan Salsa pun mengikuti nya.
Salsa pun mencobanya dan baju dres itu terliaht sangat cocok denganya, warnanya juga pink muda sangat cocok dengan warna kulit Salsa yang putih bersih.
"Andai yang bertunangan ini adalah aku, aku pasti sangat bahagia" ucap Salsa dalam hatinya.
Setelah Salsa selesai mencobanya dan ternyata cocok, mereka langsung membungkus baju itu dan yang Mama Maria juga sama.
Sedangkan Loly mencoba bermacam-macam gaun dan dres mewah yang ada disana, dia sudah hampirĀ mencoba semuanya dan pilihannya jatuh pada gaun panjang yang berwarna abu-abu yang sangat indah.
"Bagaimana kalau yang ini Ma, apa gaun nya bagus?" Tanya Loly yang sudah membuka tirai ruangan itu.
"Iya sayang pilih ini saja, bagaimana menurut kamu sa bagus nggak?" Mama Maria bertanya pada Salsa.
"Iya itu bagus, pilih yang itu saja karena kelihatan cocok juga sama Loly" jawab Salsa sambil menganggukan kelapa nya.
__ADS_1
Beberapa menit kemudian mereka sudah selesai dan memutuskan untuk pulang kerumah, masih banyak persiapan yang harus mereka lakukan. Acara nya akan diadakan dirumah dan siang ini pendekor ruangan akan datang, Mama Maria harus mengecek semuanya.
***
Keesokan harinya rumah sudah di hiasi banyak bunga dan meja para tamu juga sudah tersusun rapi, saat Salsa baru bangun ternyata Loly sudah di make up oleh MUA. Mama juga menyuruh Salsa untuk sarapan dan setelah itu pergi kekamar Loly untuk di make up juga.
Setelah mandi dan sarapan, Salsa pergi ke kamar Loly. Mama menyuruh asisten MUA untuk mendandani Salsa, Salsa hanya bisa pasrah.
Pada pagi ini Papa terlihat sangat bahagia, ini adalah pemandangan yang belum pernah Salsa lihat. Papa sangat ceria, dia terus tersenyum saat sudah ada kerabat dan para tamu yang datang.
"Tolong make up nya yang cantik ya" suruh Mama Maria pada asisten MUA itu.
"Iya tenang saja Nyonya, serahkan pada saya" jawabnya percaya diri lalu mulai mendandani Salsa.
Begitu juga Mama Maria dan Loly yang sudah dandan duluan, Loly memang terlihat sangat cantik. Salsa memandang iri denganya, hari ini dia akan benar-benar melepaskan Kenzo.
Satu jam kemudian acara akan segera dimulai, keluarga Kenzo juga sudah datang.
Papa, Mama Maria dan Salsa berdiri didepan pintu masuk untuk menyambut para tamu undangan dan mereka hanya mengundang kerabat dekat serta rekan kerja Papa dan Papa nya Kenzo, mereka juga terlihat senang karena disain rumah nya bagus dan mereka juga disambut dengan ramah.
"Terima kasih kami sudah disebut sangat baik disini" jawab Ayu sambil menjabat tangan calon besanya.
"Iya sama-sama, ayo kita masuk sebentar lagi acaranya akan dimulai" Mama Maria mengajak semuanya masuk.
Sedangkan Kenzo sudah bergabung dengan Loly, mereka berdua sudah berdiri didepan. Salsa hanya bisa melihat dari bawah, dia duduk bersama dengan Papa dan Mama Maria.
Sebelum acara dimulai Salsa melihat teman Kenzo yang datang hanya Aldo dan Vino, sedangkan teman Loly yang datang cuma Cici. Salsa belum sempat menyapa mereka karena dari tadi dia selalu pergi bersama Mama Maria dan Salsa juga tidak mengundang temanya, dia pikir bukan dia juga yang bertuangan nanti Loly akan marah.
"Baiklah para hadirin sekalian kita akan memulai acara pertunangan Loly dan Kenzo, tepuk tangan dulu untuk mereka berdua" ucap pembawa acara.
Semua tamu yang hadir pun memberikan tepuk tangan untuk mereka, Loly terlihat sangat bahagia.
"Untuk acara yang pertama, bagimana kalau kita suruh mereka menyanyi terlebih dahulu. Setuju nggak?" tanya nya pada mereka semua.
__ADS_1
"Setuju!!" jawab beberapa tamu yang hadir.
Salsa tidak menyadari jika Kenzo dari tadi terus memperhatikan nya, Salsa sengaja tidak ingin melihat Kenzo karena hati nya semakin sakit. Dia hanya bisa duduk dan diam disamping Papa nya, dia berusaha tegar dan menguatkan hati nya.
"Papa sangat senang Loly bisa menjadi calon istrinya Kenzo, dia sangat membanggakan. Kamu harus mencontoh kakak kamu Sa, cari laki-laki yang dari keluarga terpandang dan sederajat dengan kita" ucap Papa pada Mama Maria dan Salsa.
"Salsa juga masih kecil Pa, biarkan dia bermain dengan teman-temanya. Jangan memaksakan diri sayang, Mama tau kamu pasti akan dapat laki-laki yang baik juga nanti" sahut Mama Maria sambil memegang tangan Salsa yang berada di atas meja.
"Terima kasih kamu sudah sangat baik pada Salsa" ucap Papa mengagumi kebaikan istrinya.
"Tentu saja, bukan kah kamu bilang Salsa juga anak ku sekarang. Jangan sungkan sayang, kamu bisa menganggap aku sama dengan Mama kamu dan mari kita hidup damai mulai sekarang" bujuknya lembut pada Salsa dan Salsa hanya menganggukan kepalanya.
"Iya tentu saja Ma, Salsa akan berusaha memperbaiki semua nya" jawab Salsa sambil tersenyum kecil.
Salsa sama sekali tidak menikmati acaranya dan saat pertengahan acara dia sudah tidak kuat lagi, bahkan air matanya sudah mau jatuh. Salsa berencana pergi dari sana dan menggunakan alasan jika dia ingin pergi ke toilet, beruntung lah mereka percaya dan membiarkan Salsa pergi.
"Salsa pergi ke toilet dulu Ma" ucap Salsa karena seperi nya dia tidak akan sanggup melihat acara ini sampai selesai.
"Iya sayang jangan lama-lama ya, acara intinya sebantar lagi akan dimulai" jawab Mama Maria.
"Iya Ma, Salsa hanya buang air kecil saja nggak lama kok" ucapnya lalu pergi dari sana.
Saat dia berbalik air matanya tidak bisa dia bendung lagi, Salsa meneteskan air matanya. Salsa keluar dari rumah dan dia akan pergi dari sana untuk menenagkan dirinya, dia berjalan keluar gerbang rumah dan berjalan menelusuri jalan.
.
.
.
.
TBC
__ADS_1