Terjerat Cinta Di Sekolah

Terjerat Cinta Di Sekolah
Episode 38. Kegiatan Amal


__ADS_3

Hari Jumat ini setelah pulang sekolah semua anggota Osis berkumpul, mereka akan pergi ke panti asuhan untuk memberikan beberapa bantuan dan rezeki untuk mereka.


Sebelum berangkat mereka mengecek semua perlengkapan yang akan dibawah, begitu juga dengan masalah kendaraan yang akan mereka pakai untuk pergi kesana.


"Apa semuanya sudah siap, kita akan bawah kendaraan secukupnya saja. Tidak usah bawah kenderaan masing-masing karena parkiran disana terbatas" jelas Kenzo.


"Iya kami mengerti Kak" jawab mereka semua.


"Sekarang untuk cowok boleh bantu masukan barang kedalam mobil dan cewek-cewek nya boleh langsung masuk kedalam mobil dan ingat harus membawa kendaraan seperlunya saja" ucap Kenzo lagi.


"Baik kak" jawab para ceweknya.


Monika tentu saja langsung masuk kedalam mobil Kenzo dan dia tidak pernah mau kehilangan kesempatan untuk mendekati Kenzo.


Sedangkan Salsa dan Veny memutuskan untuk naik mobil Aldo saja karena mereka hanya berempat dengan Vino dimobil itu.


"Habis dari panti loh mau kemana sa?" tanya Veny yang duduk disampingnya.


"Nggak kemana-mana kok Ven, paling aku pulang kerumah" jawab Salsa.


"Kita jalan yuk, malam nya nginap kerumah aku aja. Mama dan Papa aku nggak ada mereka pergi keluar kota, sekalian ajak Tiara dan Sintia juga pasti seru kan" ucap Veny.


"Boleh juga Ven, aku izin sama Papa dulu" jawab Salsa jujur dan dia tidak bisa langsung menajwab iya tanpa minta izin pada Papa nya.


Salsa pun mengirimkan pesan pada Papanya jika dia akan menginap dirumah Veny dengan alasan jika acara amal mereka sampai sore, mendengar kegiatan Salsa yang bermanfaat akhirnya Papa mengizinkanya.


Setelah semua barang sudah masuk kedalam mobil mereka pun pergi menuju panti, di perjalanan Vino tak berhenti bernyanyi dan memainkan gitar Aldo yang ada didalam mobil.


"Wah ternyata kakak Vino pandai bermain gitar juga" ucap Salsa kagum.


"Tentu saja Sa, aku ingin membuat Dewi ku terpesona dengan penampilan ku nanti saat aku menembak dia dengan romantis sambil memainkan gitar" jawabnya.


"Memangnya siapa Dewi kakak?" tanya Veny.


"Tentu saja Dewi sekolah kita Loly, dia bagikan bunga yang indah dipandang dan harum dicium" jawabnya.


Salsa yang kebetulan minum pun langsung tersedak dan dia terkejut dengan apa yang dikatan oleh Vino.


"Kamu nggak papa?" tanya Vino karena Salsa tersedak.


"Aku nggak papa, maaf aku tadi sedikit terkejut" jawab Salsa.


"Kak Vino suka sama kak Loly?" tanya Veny lagi untuk memastikan.


"Iya lagi usaha Ven, siapa tau jodoh" jawab Vino lagi.


"Pantasan Salsa terkejut, karena loh tu nggak cocok sama Loly. Sadar lah Vino lagian mana mau dia sama kamu, udah buaya lagi. Modal gombal doang" sambung Aldo sambil tertawa.


"Jahat banget loh, masa sama teman gitu" kesal Vino.

__ADS_1


"Aku setuju saja, kak Vino ganteng dan Kak Loly cantik. Kalian bisa jadi pasangan yang serasi kan, tetap semangat kak" Veny memberikan semangat pada Vino.


"Nag gini dong, pacar kamu aja mendukung" jawab Vino senang.


"Semoga berhasil Kak Vino" sambung Salsa.


"Terima kasih atas dukunganya teman-teman" jawabnya sambil tersenyum puas.


Beberapa menit kemudian mereka sudah sampai di panti asuhan dan mereka sudah disambut oleh ibu panti serta anak-anak disana.


Kegiatan amal ini sukses dan semua anak panti sangat senang mendaptkan baju yang layak, serta banyak mainan yang mereka bawakan. Ibu panti sangat berterima kasih kepada kami semua dan semuanya juga sangat senang dapat bermaian dengan anak-anak disana.


***


Sedangkan ditempat lain Loly sedang beradi ditokoh kue, dia sengaja membeli beberapa buah tangan karena mau berkunjung kerumah Kenzo.


"Sepertinya tante Ayu suka dengan kue ini" ucap Loly sambil mengambil beberapa kue.


Tak hanya itu dia juga membeli beberapa buah-buahan, Loly tau jika tante Ayu menyukai makanan yang sehat.


"Aku pikir ini sudah cukup" ucapnya lagi.


Setelah membayar belanjaanya Loly pergi dari sana dan langsung menuju rumah Kenzo, Loly sangat berharap Kenzo ada dirumahnya.


Beberapa menit kemudian Loly sudah sampai dirumah Kenzo dan tante Ayu menyambutnya dengan ramah.


"Sore juga sayang, akhirnya kamu datang juga. Tante sudah menunggu kedatangan kamu dari tadi loh" jawab tante Ayu.


"Benarkah tante, ini ada kue sedikit untuk tante" Loly memberikan makanan yang dia beli tadi.


"Wah terima kasih banyak sayang, jadi merepotkan" jawab tante Ayu merasa tidak enak.


"Tidak sama sekali kok tante, Loly senang tante mengundang Loly untuk main kerumah tante" ucap Loly sambil tersenyum lebar.


"Kamu memang anak yang baik, duduk dulu yuk" ajak tante Ayu.


Mereka pun duduk diruang tamu dan tante Ayu memanggil Bu Inem.


"Bu Inem..." panggilnya.


"Iya Nyonya" jawabnya saat sudah berada didekat mereka.


"Tolong bawak ini kedapur, jangan lupa buat minuman dan ambil beberapa cemilan ya" suruhnya.


"Baik Nyonya" jawab Bu Inem.


Bu Inem pun pergi dari sana untuk membuat minum dan mengambil beberapa cemilan untuk tamu nyonya itu.


"Apa Kenzo nya belum pulang tante?" Loly memberanikan diri untuk bertanya.

__ADS_1


"Kenzo ada kegiatan Osis Loly, mungkin dia akan pulang sore katanya. Tadi dia memberitahu tante" jawab Tante Ayu.


"Bagitu ya tante" jawab Loly merasa tidak semangat.


"Jangan sedih seperti itu, sebentar lagi dia juga pulang. Jujur sama tante apa kamu menyukai Kenzo?" tanya tante Ayu penasaran.


"Bolah Loly jujur tante?" dia balik bertanya.


"Tentu saja boleh sayang" jawabnya sambil tersenyum.


"Iya Loly sangat menyukai Kenzo tante, dia sangat tampa dan berkarisma. Kenzo juga cowok paling populer disekolah tante" jawab Loly dengan penuh semangat.


"Benarkah Kenzo sekeren itu?" tanya tante Ayu.


"Iya benar tante, kadang Loly juga cemburu karena melihat banyak cewek yang mendekati Kenzo tante" jawab Loly.


"Kamu tenang saja, tante akan membantu kamu untuk dekat dengan Kenzo" ucap tante Ayu.


"Terima kasih banyak tante" jawab Salsa.


Tidak lama kemudian Bu Inem membawakan minuman dan cemilan untuk mereka, mereka mengobrol sambil memakan cemilan dan minum santai.


"Oh iya apa pekerjaan Mama kamu, kenapa dia tidak ikut kamu?" tanya tante Ayu.


"Mama lagi membuka beberapa cabang restoran tante, jadi dia agak sibuk akhir-akhir ini" jelas Loly.


"Wah hebat ya Mama kamu, ingin jadi pembisnis banget. Tante hanya dirumah saja dan tidak boleh bekerja oleh Papanya Kenzo" jawab tante Ayu.


Untuk apa lagi tente bekerja, suami tante sudah sangat kaya ucap Loly dalam hatinya.


"Tidak apa-apa tante, lebih enak jadi ibu rumah tangga. Lihat rumah tante sangat indah, jika tante sibuk bekerja siapa yang akan menata semua ini" bela Loly.


"Kamu sangat pintar sekali" jawab tante Ayu sambil tertawa.


"Kapan-kapan tante juga harus main kerumah Loly ya" ajak Loly pada tante Ayu.


"Tentu saja sayang, jika ada waktu luang tante akan kerumah kamu dan mengajak Kenzo juga" jawabnya.


Percakapan mereka masih terus berlanjut dan tante Ayu benar-benar menyukai Loly karena Loly anak yang baik dan menyenangkan.


.


.


.


.


TBC

__ADS_1


__ADS_2