Terjerat Cinta Di Sekolah

Terjerat Cinta Di Sekolah
Episode 23. Kebohongan Papa Terungkap


__ADS_3

Beberapa minggu kemudian Papa sudah pulang dari luar kota, kebetulan saat ini masih sore. Salsa baru pulang sekolah dan Papa ingin berbicara serius denganya. Salsa yang tidak tau apa-apa pun hanya mengiyakanya saja dan mengikuti Papa nya duduk diruang tamu.


Mereka duduk berdua dan Papa sepertinya ingin membicarakan sesuatu yang sangat serius pada Salsa, Salsa pun juga tidak tau apa yang ingin Papa nya bicarakan.


"Papa mau bicara apa?" tanya Salsa penasaran.


"Papa sudah lama ingin membicarakan ini, tapi Papa kira saat ini adalah waktu yang tepat untuk memberitahu kamu tantang kebenaran hidup Papa" ucapnya kepada Salsa.


"Maksud Papa apa Salsa nggak ngerti?" tanya Salsa lagi.


"Papa mempunyai istri lain selain Mama kamu, dengarkan cerita Papa dulu. Kamu pasti akan memahami semua ini, Papa dan Mama dijodohkan oleh kakek kamu. Awalnya Papa tidak setuju untuk menikah dengan Mama kamu karena Papa sudah mempunyai pacar, tapi kakek terus memaksa untuk menikahkan kami" jelas Papa.


"Maksud Papa gimana aku tambah nggak ngerti?" tanya Salsa yang matanya sudah mulai berkaca-kaca.


"Setelah Papa menikah dengan Mama, Papa juga menikah sirih dengan pacar Papa namanya tante Maria. Tante Maria juga mempunyai anak dan dia lebih tua dari kamu, kita akan menjadi keluarga yang utuh sayang. Tolong terima tante Maria jadi Ibu kamu dan Loly kakak tiri kamu, mereka juga berjanji akan menyayangi kamu seperti keluarga mereka" sambung Papa.


"Jadi maksud Papa aku akan punya Mama baru dan kakak?" tanya Salsa.


"Iya sayang kita akan menjadi keluarga yang rukun dan damai, kamu tidak akan kesepian lagi ada Loy yang akan menemani kamu bermain. Kamu bilang kamu selalu kesepian, Papa mohon terima mereka ya" jawab Papa sambil memegang kedua tangan Salsa.


"Apa Mama tau, jika Papa punya istri lain?" tanya Salsa lagi memastikan.


"Iya Mama kamu tau waktu kamu masih SMP, tapi dia relah dimadu dan Mama kamu tidak mempermasalahkan semua itu" jawab Papa lagi membela dirinya.


"Papa tega lakuin ini sama Mama, kenapa nggak dari dulu saja Mama berpisah dari Papa. Papa laki-laki pengecut dan serakah, jangan harap aku akan menerima mereka" jawab Salsa lulu pergi kekamarnya.


"Sa Papa belum selesai bicara.." teriak Papa saat Salsa sudah pergi meninggalaknya.


Salsa langsung masuk kedalam kamarnya dan menangis disana, apa lagi ini. Cobaan yang diberikan kepadanya, Papa sangat mudah bialng jika dia punya Mama baru dan juga Kakak. Hati Salsa tersayat-sayat mendengar penjelasan Papa tentang semuanya, Mamanya berarti sangat menderita hidup bersama dengan laki-laki yang sama sekali tidak mencintainya.


"Tega banget Papa punya istri lain, Mama pasti sangat menderita selama ini. Maaf kan Salsa yang tidak tau apa-apa Ma" ucap Salsa sambil menangis.


***


Sedangkan ditempat lain Kenzo dan teman-temanya sedang berkumpul disebuh kafe untuk merayakan kemenangan mereka kemarin, Kenzo yang mentraktir mereka berdua.


"Bagaimana hubungan loh sama Veny Do, kayaknya main lengket saja loh?" tanya Vino.

__ADS_1


"Iya gitu lah, tapi kadang-kadang aku bosan juga sama dia" jawab Aldo santai sambil meminum kopinya.


"Jangan bilang gitu loh, Btw udah sampai mana hubungan kalian?" tanya Vino lagi sambil tertawa.


"Mau tau aja loh, gue lagi ngincer cewek cantik kelas 11 IPA 1 namanya Karina. Gila men dia cantik banget, kenapa selama ini nggak kelihatan ya" jawab Aldo.


"Gila loh, urus dulu pacar kamu baru cari cewek lain. Lagian udah sampe mana loh sama Veny, penasaran ni?" tanya Vino lagi.


"Loh mau tau, sini" ucap Aldo menyuruh Vino mendekat kearahnya.


Aldo pun membisikan sesuatu pada Vino dan Kenzo pun tidak bisa mendengar apa yang sedang mereka berdua bicarakan.


"Wahh keren loh Do, gimana dia M*nt*k nggak?" tanya Vino lagi sambil senyum-senyum.


"Bukan lagi Vin, apa lagi goyangan nya. Wah bikin gue tagang ni" jawab Aldo lagi.


"Kalian ngomong apa sih?" tanya Kenzo.


"Udah lah anak kecil nggak boleh dengar, ini pembahasan orang dewasa" jawab Vino.


"Alah sok dewasa banget loh Vin" Kesal Kenzo.


"Suka nggak juga sih tapi dia menyenangkan jadi nggak bosan kalau diajak jalan, aku belum nemu yang pas untuk dijadikan pacar" jawab Kenzo sambil menghisap rokoknya.


"Gue juga heran selera Kenzo kayak gimana, sama Monika nggak mau sama Salsa juga nggak mau. Keburu kiamat dunia ini baru loh dapat tu wanita yang loh suka" ucap Vino.


"Sok bijak sekali kamu bapak Vino, tapi menurut aku Salsa itu baik dan imut juga" jawab Aldo sambil melamunkan wajah Salsa.


"Yang terpenting kini masih bersegel coy, percuma cantik tapi bekas orang" ucap Vino lagi.


"Tapi aku lihat Salsa anaknya baik, kata Veny ada juga laki-laki dikelas mereka yang menyukai Salsa" sambung Aldo.


"Maksud kamu suka sama Salsa?" tanya Kenzo.


"Iya Ken, tapi aku lupa siapa namanya Fan...Ree. Akh pokonya itu lah aku lupa siapa namanya" jawab Aldol.


"Kalau udah jadian mana mau lagi dia diajak jalan sama kamu Ken" ucap Vino sambil tertawa.

__ADS_1


"Bisakah kamu diam" bentak Kenzo tiba-tiba saja moodnya berantakan.


"Lah jangan marah-marah Ken, biasa aja" Vino yang tak kalah kesal.


"Sudah lah kenapa kalian jadi berdebat gini, ayo pesan makan lagi" sambung Aldo menyuruh mereka memilih menu makanan lainya.


Tiba-tiba ponsel Kenzo berbunyi dan dia aggak menjauh dari mereka mengangkat panggilanya, ternyata itu telpon dari Mamanya.


"Hallo ada apa Ma, Kenzo lagi diluar? tanya Kenzo kepada Mamanya.


"Mama lagi dirumah teman Mama, tolong jemput Mama disini" jawabnya.


"Mana Papa? kenapa Mama nggak bawak mobil sendiri saja?" tanya Kenzo kesal.


"Kan tadi Papa yang antar Mama terus dia ada kerjaan Mama ditinggal disini, cepetan ya nggak pake lama. Mama kirim lokasinya" jawabnya dan panggilan pun berakhir.


"Tapi Ma..." belum selesai Kenzo bicara, Mamanya sudah menutup panggilnya.


Tidak lama kemudian pesan Mamanya masuk dan memberikan sebuah alamat, terpaksalah dia pergi kesana.


Kenzo pun kembali kemeja mereka dan berpamitan kepada keduanya, Mamanya benar-benar merepotkan. Kenapa nggak naik taksi saja pikir Kenzo, ini alsan agar dia pulang kerumah.


"Kalian lanjut aja makanya Mama gue nelpon ni, disuruh jemput dia" ucap Kenzo setelah menerima telpon dari Mamanya.


"nggak seru banget anak Mama, masih siang udah dicariin aja" jawab Vino.


"Iya duluan aja Ken, hati-hati" sambung Aldo dan Kenzo pun pergi dari sana.


Kenzo pun buru-buru pergi kalau tidak Mamanya yang super bawel itu akan marah dan ngambek denganya, Mama suka sekali menyusahkan dia. Sedangkan Abangnya selalu dimanja dan tidak pernah disuruh-suruh seperti ini.


.


.


.


.

__ADS_1


TBC


__ADS_2