Terjerat Cinta Di Sekolah

Terjerat Cinta Di Sekolah
Episode 16. Kantin Sekolah


__ADS_3

Salsa hari ini masuk sekolah walaupun badannya masih kurang sehat tapi dia masih tetap memaksakan untuk masuk hari ini, saat dia masuk kedalam kelas Tiara langsung bertanya kepada Salsa.


"Loh kemana si Sa, kami khawatir tau?" Tanya Tiara saat Salsa masuk kedalam kelas dan duduk dikursinya.


"Aku nggak papa Ra, kemarin aku cuma sakit jadi ngga masuk sekolah" jawabnya bohong.


"Kami kemarin kerumah kamu, tapi Ibu yang bekerja dirumah kamu bilang kamu ngga ada dirumah" ucap Tiara lagi.


" Kemarin aku pergi keluar sebentar, maaf membuat kalian khawatir" jawabnya sambil tersenyum.


"Beneran kamu nggak papa Sa, muka kamu pucat sekali. Kalau kamu sakit seharusnya tidak usah masuk hari ini" sambung Veny.


"Aku nggak papa kok, santai saja. Katanya hari ini ada pertemuan organisasi Osis ya Ven? Tanya Salsa.


"Iya Sa, tapi kalau kamu nggak kumpul hari ini juga nggak papa. Nanti aku izinin sama kak Aldo, kamu tenang aja" jawab Veny.


"Iya tolong izinin aku ya Ven, aku kayaknya nggak bisa hadir hari ini. Nggak tau aja lagi malas" ucap Salsa sambil mengangkat bahunya.


"Tumben loh nggak ada semangat kayak gini Sa, biasanya loh yang paling semangat kalau ada pertemuan organisasi" sambung Tiara.


"Aku mau belajar nyetir sama Mang Darto, aku juga harus mandiri nggak mungkin ngandelin Mang Darto terus kan. Apa lagi sekarang Mang Darto sibuk ikut Papa dan sering telat menjemput" keluh Salsa.


"Benar juga sih, oh iya kamu mau nggak ikut nonton Balap Liar malam minggu nanti?" Tanya Veny.


"Aku mau ikut dong, pasti seru banget" sambung Sintia.


"Iya tentu aja loh boleh ikut Sin, gimana Sa loh ikut kan?" Tanya Veny lagi.


"Jangan bilang kamu nggak mau ikut Sa, tiap diajak nongkrong kamu nggak mau juga. Malam minggu nggak papa juga kali kan besoknya libur" selah Tiara karena memang Salsa jarang mau diajak jika jalan-jalan ataupun nongkrong.


"Iya-iya aku ikut kalian, tapi jemput aku malam besok ya" jawabnya.


"Oke aman aja Sa, nanti kita jemput" ucap Veny.


Tidak lama setelah itu Refan datang dan langsung menghampiri Salsa, dia keliahtan sangat khawatir sekali dengan keadaan Salsa.


"Sa kamu udah masuk? Kemana aja nomor kamu juga nggak aktif?" Tanya Refan bertubi-tubi.


"Pelan naya nya Fan, aku nggak papa kok. Kemarin ponselku mati, jadi aku nggak tau jika kamu hubungi aku" jawab Salsa.


Belum selesai Salsa dan Refan berbicara tiba-tiba guru masuk untuk memulai pelajaran, akhirnya Refan kembali kekursinya.


***


Jam istirahat seperti biasanya Salsa ikut bersama dengan teman-temanya kekanti sekolah, mereka juga makan siang bersama dengan Refan.


"Kalian mau pesan apa?" Tanya Refan kepada mereka semua.

__ADS_1


"Aku mau bakso" jawab Sintia dengan cepat.


"Aku sama Tiara mie ayam aja" jawab Veny.


"Kamu mau apa Sa?" Tanya Refan sambil melihat kearah Salsa yang duduk disampingnya.


"Aku mau bakso aja Fan" jawab Salsa.


"Oke aku pesan dulu ya" Refan pun pergi untuk memesan makanan mereka.


Saat Refan pergi Aldo menghampiri mereka diikuti oleh kedua temanya yaitu Kenzo dan Vino, mereka bergabung bersama mereka.


"Hay sayang, kamu makan dikantin juga. Apa boleh kami bergabung?" Tanya Aldo yang menghampiri Veny.


"Sayang kamu disini, boleh gabung aja. Nggak papa kan?" Tanya Veny kepada semuanya dan mereka hanya menganggukan kepalanya.


"Kita gabung aja yan nggak papa kan Ken?" Tanya Aldo karena Kenzo lah yang mukanya seperti tidak bersahabat.


"Ya sudah" jawabnya acuh lalu duduk disamping Salsa dan sebenarnya itu adalah tempat Refan.


Semuanya melihat kearah Kenzo dan saling menoleh satu sama lain, tiba-tiba Aldo memecahkan keheningan.


"Kalian mau pesan apa? sekalian aku mau pesan" tanya Aldo.


"Tidak usah kami sudah memesan, itu Refan yang ada disana" tunjuk Veny pada Refan yang masih berdiri disana.


"Aku mau mie rebus, nggak tau kalau Kenzo" jawab Vino.


"Aku mau mie juga dan minumnya jus lemon" sambungnya.


"Oke Boss" jawab Aldo lalu pergi untuk memesan.


Tidak lama setelah itu Refan kembali dan melihat tempat duduknya sudah direbut oleh Kenzo, sebenarnya dia kesal tapi dia tidak bisa apa-apa.


"Duduk aja disamping Kak Vino Fan, santai saja" suruh Veny kepada Refan yang masih berdiri.


"Oh iya" jawabnya lalu duduk disamping Vino, sesekali Refan melihat kearah Salsa. Kenzo juga terus memperhatikan Salsa membuat Refan semakin cemburu.


"Kamu kemana aja, kok aku jarang lihat kamu?" tanya Kenzo pada Salsa, dia berbicara sangat pelan agara yang lain tidak mendengar.


"Kak berbicara sama aku?" tanya Salsa sambil menunjuk dirinya sendiri.


"Iya lah masa aku bicara sendiri" jawabnya lagi.


"Aku nggak kemana-mana, kakak saja yang terlalu berlebihan" ucap Salsa.


"Apa jangan-jangan kakak sering cari aku ya atau jangan bilang kakak kangen sama aku" canda Salsa.

__ADS_1


Semuanya pun melihat kearah Kenzo dan Salsa, termasuk Refan yang sudah menggenggam tanganya erat.


"Hahaha kenapa kita jadi serus sekali seperti ini, tu makananya sudah sampai waktunya makan" ucap Veny.


"Benar ayo kita makan" sambung Tiara.


Mereka pun makan bersama, tapi Salsa sangat cepat sudah menyelesaikan makanya. Mereka semua masih sibuk makan dan berbincang, tiba-tiba dia ingin pergi duluan.


"Aku sudah selesai makan, kalain lanjutkan saja. Aku mau ketoilet dulu" ucap Salsa lalu pergi dari sana setelah membayar makananya.


"Kenapa tu Salsa kok aneh banget?" tanya Tiara.


"Aku juga berpikir begitu, apa dia punya masalah ya tapi dia tidak pernah cerita sama kita" ucap Veny dengan nada lesu.


"Udah lah positif aja, mungkin dia benar-benar lagi mau ke toilet. Jangan berlebihan deh" sambing Aldo yang masih melanjutkan makanya.


"Betul tu kata Aldo, ayo lanjutin makanya. Oh iya boleh nambah nggak Do?" tanya Vino.


"Lah nambah aja, kenapa loh naya sama gue" jawabnya kesal.


"Kan loh yang traktir, iya kan?" tanya nya sengaja.


"Loh bikin malu gue aja, mentang-mentang disini ada cewek gue" bisik Aldo.


"Aku juga udah selesai, aku duluan ya. Makananya biar aku yang traktir, kalia makan pelan-pelan saja" sambung Kenzo.


"Wah beneran Ken, tolong bilang tambah bakso satu ya" jawab Vino semangat.


"Iya" jawab Kenzo singkat lalu pergi dari sana dan tak lupa dia membayar semua belanjaan teman-temanya.


"Terima kasih banyak Kak Kenzo" ucap Tiara.


"Iya terima kasih Kak, jadi nggak enak" sambung Veny.


Setelah itu Kenzo pergi dan membayar semuanya, setelah itu dia berlari menuju toilet wanita dan menunggu didepan pintu. Banyak cewek-cewek histeris melihatnya, mereka terus memandangi Kenzo yang sedang berdiri disana.


"Ngapai dia lama banget ya, apa dia udah keluar?" tanya Kenzo.


Kenzo masih menunggu Salsa keluar dari toilet, walupun dia merasa tidak nyaman karena banyak yang memperhatikan dia.


.


.


.


.

__ADS_1


TBC


__ADS_2