Terjerat Cinta Di Sekolah

Terjerat Cinta Di Sekolah
Episode 43. Mencari Salsa


__ADS_3

Pagi-pagi semuanya sudah berkumpul dimeja makan, tapi Salsa sama sekali belum kelihatan. Papa menyuruh Mbok Jum untuk memanggil Salsa dikamarnya.


Papa juga sudah menceritakan masalah ini pada Mama Maria dan dia juga setuju jika Salsa berbuat salah mereka harus segera di nikahkan, Loly juga sudah mengetahuinya karena gosip ini sudah menyebar di sekolah.


"Apa Salsa belum keluar dari tadi?" tanya pada pada mereka semua.


"Belum Pa, saat Loly mau turun pintu kamar Salsa juga masih tertutup dan tidak bersuara" jawab Loly.


"Mbok Jum, panggil Salsa dikamarnya. Bilang suruh dia sarapan karena semua sudah menunggu di bawah" ucap Papa pada Mbok Jum yang masih membereskan dapur.


"Baik Tuan" jawabnya.


Mbok Jum pergi kekamar Salsa dan saat dia memanggil tidak ada jawaban, akhirnya Mbok Jum membuka kamar tersebut dan melihat tidak ada siapa-siapa disana.


Mbok Jum cepat turun dan memberitahu Tuan nya jika, Non Salsa tidak ada di kamarnya. Memang bajunya masih tergantung di lemari dan tidak ada yang mencurigakan disana.


"Maaf Tuan, Non Salsa tidak ada dikamarnya. Saya sudah melihat dan terus memanggilnya tapi masih tidak ada, sepertinya Salsa pergi dari rumah Tuan" jelas Mbok Jum.


"Apa kenapa bisa, tidak ada orang lain yang menyadarinya jika dia pergi" kesal Papa lalu pergi keruang kerja untuk mengecek Cctv.


Mama dan Loly pun mengikuti Papa dari belakang, mereka juga penasaran kemana Salsa pergi. Walaupun Loly tidak menyukai Salsa karena dia sombong dan angkuh tapi baginya Salsa masih saudaranya.


"Kenapa Cctv mati dari semalam, apa Salsa yang mematikanya. Cerdik sekali anak itu, awas saja jika aku menemukanya" kesal Papa saat membuka rekaman Cctv tapi tidak ada apa-apa.


"Kenapa Papa nggak suruh Pak Darto yang mencari Salsa, takutnya terjadi apa-apa pada Salsa" jawab Loly.


"Kamu benar sayang, bikin tambah masalah saja dia. Apa sebaiknya dia aku kirim ke Amerika juga untuk ikut bersama Mamanya?" tanya Papa sambil bejalan turun ke bawah untuk memanggil Mang Darto.


"Itu ide yang bagus Pa, mungkin Salsa akan menurut jika tinggal bersama Mama nya. Maaf Mama belum bisa dekat dengan Salsa" sahut Mama Maria dengan nada sedih.


"Ini bukan salah kamu sayang, kamu tidak perlu minta maaf. Mudah-mudahan Salsa cepat ketemu, aku yakin dia tidak akan pergi jauh" jawab Papa.


"Semoga saja yang Papa ucapkan benar" Mama Maria menenangkan Papa.


Mang Darto pun datang saat Tuan nya memanggil, dia juga terkejut saat mereka memberitahu jika Salsa tidak ada dirumah. Padahal dia berjaga sepanjang malam di pos satpam.


"Apa kamu tidak menyadari jika Salsa pergi dari rumah?" tanya Papa.


"Tidak Tuan, pada jam 1 malam saya masih begadang dengan satpam tetangga. Saya baru tidur sekitar jam setengah 2 pagi, tapi saya sama sekali tidak mendengar orang membuka gerbang rumah Tuan" jawab Mang Darto merasa bersalah.

__ADS_1


"Sebaiknya kamu cari Salsa sekarang, kamu yang paling tau dia sering pergi kemana saja" suruh Papa dan Mang Darto langsung pergi mencari Salsa.


Mereka bertiga duduk diruang tamu, terlihat Papa sangat pusing. Dia menyuruh Loly untuk menghubungi teman-teman Salsa, siapa tau dia menginap di rumah temanya.


Salsa juga bingung pasalnya dia tidak memiliki nomor teman Salsa, tapi dia ingat kalau Kenzo juga dekat dengan Salsa dan teman-temanya.


"Cubo kamu cari tau dari teman-temanya Salsa, siapa tau dia menginap di rumah temanya" ucap Papa.


"Iya Pa, Loly cubo cari tahu dulu" jawab Loly.


Loly pun pergi kekamarnya dan menelpon Kenzo, mungkin saja Kenzo belum pergi kesekolah karena ini baru jam setengah 8 pagi.


"Hallo ada apa?" tanya Kenzo.


"Hallo Ken, apa kamu punya nomor teman-teman Salsa?" tanya Loly.


Mendengar itu pun Kenzo terkejut dan penasaran memangnya kemana Salsa, beberapa hari ini Salsa seolah menjaga jarak denganya karena insiden di restoran dengan Riyan kemarin.


Kenzo sangat kecewa melihat vedio Salsa dan Riyan, dia tidak menyangka Salsa berbuat seperti itu dan Kenzo memganggap Salsa sama dengan wanita di luar sana.


"Salsa pergi dari rumah karena kena marah Papa kemarin, kalu ada nomonya tolong kirim ya" ucap Loly.


Kenzo meminta nomor Veny dari Aldo, awalnya Aldo tidak mau memberikan nya karena dia cemburu dan mengira Kenzo mau mendekati pacarnya. Tapi Kenzo menjelaskan jika ini darurat, Salsa pergi dari rumah dan semua orang sedang mencarinya sekarang.


Saat mendapat nomor Veny Loly langsung menghubunginya tapi nomornya tidak aktif dan dia memutuskan untuk langsung pergi kesekolah. Setidaknya Loly bisa bertanya langsung pada teman-teman kelasnya.


"Pa Ma Loly pergi kesekolah dulu, nanti Loly akan tanya langsung dengan teman-teman Salsa" pamit Loly.


"Iya sayang, kabari Papa jika kamu mendaptkan informasi" jawab Papa.


"Iya Pa, Loly pergi dulu" ucapnya lagi.


"Hati-hati di jalan sayang, jangan ngebut bawak mobilnya" teriak Mama saat Loly sudah berjalan pergi.


Loly mengedarai mobilnya menuju sekolah, dia juga tidak bisa membantu apa-apa untuk mencari Salsa. Awalnya dia juga terkejut, saudaranya itu berbuat hal tak senono seperti itu.


***


Loly memarkirkan mobilnya dan langsung bergegas pergi kekelas Salsa, semua yang beradi di kelas itu terkejut karena cewek paling populer datang kekelas mereka.

__ADS_1


Beruntung lah dia masih mengingat wajah teman-teman Salsa pada saat mereka datang kerumah kemarin dan dia langsung mengahmpiri mereka.


"Maaf menganggu waktunya, Apa kalian sahabatnya Salsa?" tanya Loly lalu duduk di kursi samping Tiara yang kosong.


"Dewi sekolah, emm iya ada apa Kak Loly?" tanya Tiara.


"Aku ingin bertanya apa kalian melihat Salsa atau Salsa menginap dirumah kalian karena dia tidak ada dirumah?" tanya Loly pelan agar semua orang tidak mendengarnya.


"Salsa tidak kerumah kami Kak, kami juga tidak tau jika Salsa pergi dari rumah. Kami kira Salsa tidak datang karena memang dia lagi di sekors" sambung Veny.


"Begitu ya, jika ada kabar dari Salsa tolong hubungi ya" jawabnya.


"Tentu saja kami akan memberi tau kak Loly" jawab Tiara.


Loly pun pergi dari sana dan kembali kekelasnya, tidak ada informasi sedikit pun yang dia dapat kan.


Setelah Loly pergi dari sana, Refan memasuki kelas dan mereka bertiga langsung mengintrogasi Refan.


"Akhirnya kamu datang Fan, ayo duduk disini" tarik Tiara.


"Ada apa ini?" tanya Refan yang terkejut.


"Kamu tau dimana Salsa kan? ayo beritahu kami. Kami mencoba menghubunginya tapi nomornya tidak aktif dan dia sama sekali belum memberi kabar dari kemarin" tanya Tiara sambil menggoyangkan tubuh Refan.


"Kalian teman dekatnya tidak mungkin kalian tidak tau, Salsa sudah jarang menghubungi aku akhir-akhir ini" jawab Refan.


Mereka semua terdiam, tidak ada yang bisa ditanya lagi. Tidak mungkin Refan berbondong, itu lah yang ada di pikiran mereka bertiga.


Refan sangat ingin memberitahu mereka jika Salsa baik-baik saja, tapi Salsa memberitahu Refan jika dia ingin menenagkan diri untuk beberapa hari jadi tolong jangan beritahu siapa-siapa.


.


.


.


.


TBC

__ADS_1


__ADS_2