
Setelah pertemuan kemarin mereka memutuskan untuk pergi berlibur ke puncak Bogor, disana ada Vila Papa nya Veny. Mereka akan menginap disana selama berlibur, awalnya mereka pergi berempat saja.
Tapi malam hari nya, Aldo dan Kenzo menyusul mereka kesan. Tapi mereka tidak datang berdua saja, mereka mengajak Loly dan juga Cici teman nya.
Mereka sudah sampai di Vila tersebut sore hari nya dan mereka disambut oleh Mang Didin dan Mbok Yani, mereka yang mengurus Vila ini jaka kosong dan rumah mereka juga nggak jauh dari sana.
"Wah besar juga Vila ini, kamu sering kesini ya Ven?" tanya Salsa pada Veny.
"Iya aku pernah kesini, tapi tidak sering juga. Kadang kalau ada teman Mama dan Papa ada kerjaan disini, mereka sering menyewa Vila ini" jelas Veny.
"Oh begitu ya, memang harus dimanfaatkan biar dapat duit kan" sambung Tiara.
"Duit mulu yang ada di pikiran Ra" jawab Sintia.
"Iya ni Tiara, sana kamu duluan aja yang mandi biar kita gantian aja mandi nya" ucap Veny karena dari perjalanan jauh badan mereka kan lengket.
"Iya aku mandi duluan aja deh" jawab Tiara dan berlalu pergi dari sana.
Salsa dan Sintia berbaring sambil memainkan ponselnya, karena rasanya sangat lelah sekali. Sebelumnya Salsa juga sudah minta cuti kerja dengan bosnya beruntung lah ada anak baru yang mau mengantikan Salsa.
"Apa kamu udah izin kerja Sa?" tanya Sinta sambil memainkan ponselnya.
"Udah Sin, untung lah ada anak baru yang gantikan aku selama liburan ini" jawab Salsa dan Veny hanya diam saja karena sibuk menyusun barangnya kedalam lemari.
"Bagus lah kalau begitu, Oh iya Ven disini banyak ngak yang jual makanan laper soalnya?" tanya Sintia.
"Ada Sin didepan sana, nanti kita cari makan sekalian jalan-jalan dekat sini. Tunggu kita udah mandi aja kan, soalnya badan aku udah lengket banget" jawab Veny yang masih sibuk membuka kopernya.
"Iya Ven, apa nggak ada kamar mandi lain? Biar aku mandi disana aja agar cepat" tanya Sintia.
"Ada dikamar sebelah, ayo aku antar" mereka berdua pun pergi dari kamar itu dan menuju kamar sebelah.
Tidak lama kemudian ponsel Salsa berbunyi dan ternyata telpon dari Kenzo, Salsa pun agak terkejut sudah lama sekali Kenzo tidak menelponya.
"Hallo, Sa loh dengar gue kan?" tanya Kenzo saat Salsa sudah mengangkat panggilanya.
"Iya ada apa ya?" Salsa balik bertanya.
"Kami sudah di Bogor ini, tapi kami nggak tau alamat kalian dimana? Veny nggak bisa dihubungi dari kemarin karena ngambek sama Aldo" ucap Kenzo pada Salsa.
__ADS_1
"Bentar aku tanya Veny dulu, jangan dimatikan panggilnya" jawab Salsa.
Salsa pergi kekamar sebelah menyusul Sintia dan Veny, Veny terlihat duduk disana sambil memandangi pemandangan di luar sana.
"Veny.." panggil Salsa saat masuk kedalam kamar.
"Iya ada apa Sa?" tanya nya menoleh pada Salsa yang baru saja masuk.
"Ini Kak Kenzo menelpon, katanya mereka juga sudah di Bogor sekarang ini. Sebaiknya kamu bicara sama mereka ni" Salsa memberikan ponselnya.
"Iya ada apa?" tanya Veny dan ternyata ponselnya sudah diberikan pada Aldo.
"Sayang ini aku, jangan marah lagi dong. Aku janji nggak akan selingkuh lagi, dia juga udah sku putusin. Sekarang kasih tau dimana kamu sekarang, kami sudah masuk kota Bogor?" Aldo balik bertanya pada Veny.
"Malas banget udah aku bilang jangan menyusul, aku lagi nggak mau ketemu sama kamu" ucap Veny yang terlihat sangat kesal.
Salsa yang mendengar itu terkejut, apa benar kak Aldo selingkuh perasaan hubungan mereka baik-baik saja pikir Salsa.
"Aku mohon sayang, maaf kan aku. Ayo lah kirim alamatnya sekarang" mohon Aldo lagi.
"Udah kasih tau aja Ven kasihan juga, udah mau malam ni" sambung Salsa merasa tidak enak juga karena udah mau malam juga.
"Merepotkan saja, nanti aku akan kirim lewat chat" ucapnya belum sempat Aldo menjawab Veny sudah mematikan panggilanya.
"Kak Aldo selingkuh ya Ven, kok kamu nggak cerita sama aku? Kamu pendam sendiri aja" tanya Salsa dan duduk disamping Veny.
"Hemm, aku udah tau dari pertama kita Uts. Aku nggak sengaja liat isi chat mereka, aku nggak cerita takut kalian terganggu karena masalah aku" jawab Veny menundukan kepalanya.
"Kamu yang sabar ya, kamu tau siapa ceweknya?" tanya Salsa lagi.
"Iya tahu Sa, namanya Karina dia satu sekolah juga sama kita. Benar-benar bikin kesal deh, udah di bilang nggak usah cari aku masih aja nyusul" jelas Veny mengungkapkan kekesalanya.
"Wah parah tu cewek, nanti kita labrak aja Ven nunggu pulang dari sini tapi" jawab Salsa.
"Iya kamu benar Sa, tunggu aja kalau aku udah lulang liburan habis dia sama aku" ucap Veny dengan nada marah.
"Tapi aku pikir kak Aldo sayang banget sama kamu sampai rela nyusul kamu kesini" jawab Salsa lagi.
"Entah lah aku sudah kehilangan kepercayaan, kita lihat saja nanti apa yang akan dia lakukan Sa" ucap Veny.
__ADS_1
Setelah semuanya mandi dan bersih-bersih, akhirnya Veny memutuskan untuk meminta Mang Didin yang membeli makanan untuk mereka. Takut jika mereka pergi nanti, Aldo dan Kenzo sampai disini.
"Kita pesan makanan aja ya tadi udah aku suruh Mang Didin pergi, takut rombongan kak Aldo sampai disini kita nggak ada" ucap Veny saat mereka duduk diruang tamu.
"Apa aku bilang, si ayang pasti menyusul kesini kan" sambung Tiara.
"Dasar bucin memang, jadi lihat pemandangan orang kasmaran terus nanti" jawab Sintia.
"Udah jangan bahas itu, kak Aldo khawatir kita jalan-jalan kesini cewek semua makanya dia menyusul" ungkap Salsa membela Veny.
"Benar juga, kalau mau pergi ada sopirnya kita" jawab Tiara senang.
***
Malam harinya Aldo sudah datang bersama dengan Kenzo, tapi yang membuat mereka terkejut Loly juga ikut bersama dengan temanya. Liburan kali ini benar-benar kacau, terlihat juga Tiara dan Sintia juga tidak menyukainya.
"Akhirnya sampai juga, Sayang aku sangat merindukan kamu" ucap Aldo menghampiri Veny yang sudah ada didepan pintu.
"Mau apa Kak sekarang, sudah aku bilang jangan hubungi aku lagi" kesal Veny.
"Aku sudah minta maaf sayang, aku janji tidak akan mengulanginya lagi" mohon Aldo.
Sesaat kemudian Kenzo turun bersama dengan Loly dan Cici, mereka membawa beberapa barang seperti koper dan tas. Veny tambah emosi dan benar-benar kesal dengan Aldo.
"Terus kenapa Kak Loly juga dia ajak kesini, benar-benar kamu ngerusak liburan kami aja" kesal Veny.
"Sudah lah Ven, mereka juga sudah datang. Besikap baik lah" bisik Salsa yang berada disebelahnya.
"Mereka yang memaksa sayang, kalau kamu tidak menyuruh aku akan suruh mereka tidur di penginapan saja" jawab Aldo merasa tidak enak.
"Sudah lah tidak apa, Ayo semuanya masuk kalian pasti capek kan dari perjalanan jauh" ajak Veny.
Mereka semua pun masuk kedalam dan Veny sudah membagi kamarnya, meraka masih tetap satu kamar dan Loly serta Cici tidur disamping kamar mereka. Aldo dan Kenzo tidur di kamar paling depan.
.
.
.
__ADS_1
.
TBC