Terjerat Cinta Di Sekolah

Terjerat Cinta Di Sekolah
Episode 58. Apa Kamu Cemburu?


__ADS_3

Saat malam harinya Salsa terbangun dan tidak melihat Veny disampingnya. Veny dan Salsa tidur diatas ranjang sedangkan Tiara dan Sintia tidur dibawah karena kasurnya dua tingkat bisa ditarik dari bawah.


"Kemana Veny, malam-malam begini. Apa dia di kamar mandi?" tanya Salsa dan Salsa pun pergi kekamar mandi karena dia juga ingin buang air kecil.


"Ven apa kamu didalam?" tanya Salsa tapi tidak ada sautan sama sekali.


Salsa pun masuk dan benar saja tidak ada orang disana dan dia langsung buang air kecil. Setelah keluar dari kamar mandi dia berencana mencari Veny kedapur atau ketaman belakang.


Salsa berjalan sendirian dan melihat kesemua ruangan, tapi Veny juga tidak ada disana. Dia memutuskan untuk mencari Veny keluar dan bejalan menuju taman depan, masih tidak ada.


"Kemana dia ya, apa ditaman belakang?" tanya nya.


Salsa pun berjalan ketaman belakang dan dia mendengar suara seseorang menangis, dia menebak itu pasti Veny. Dia terus berjalan dan suara tangisanya pun berhenti dan Salsa melihat Aldo dan Veny sedang berciuman disana.


"Astaga mata aku ternodai, benar-benar mereka bisa-bisanya berciuman disana" ucap Salsa terkejut dan langsung berbalik.


Saat dia berbalik dia dikejutkan dengan kedatangan Kenzo tiba-tiba, Salsa hampir saja berteriak tapi Kenzo menutup mulutnya.


"Diam jangan berteriak" ucap Kenzo sambil menutup mulut Salsa dengan tanganya.


Salsa berusaha melepaskan tangan Kenzo dan Kenzo pun melepaskanya. Dia kesal kenapa harus bertemu Kenzo, padahal dia sudah menghindari Kenzo dari kemarin.


"Minggir aku mau lewat" ucap Salsa menyuruh Kenzo untuk bergeser karena samping rumah itu terasnya kecil dan banyak tanaman bunga juga.


"Tunggu dulu, aku mau bicara sama kamu" jawab Kenzo sambil memegang tangan Salsa.


"Lepas, apaan si kak?" kesal Salsa ingin melepaskan tangan Kenzo.


"Ikut aku" ucapnya sambil menarik Salsa untuk mengikutinya.


Salsa sangat takut karena Kenzo mengajak dia kekamar depan tepat dimana kamar Aldo dan Kenzo, pikiranya sudah kemana-mana.


"ngapain Kakak aja aku kesini, Kakak pasti mau macam-macam kan?" tanya Salsa karena Kenzo mengunci pintu nya.


"Dasar otak mesum, apa kamu pikir aku akan berbuat seperti Aldo tadi. Tapi kalau kamu amu coba ayo kita lakukan dengan senang hati" jawabnya sambil tersenyum sinis.


Salsa yang merasa terpojok pun terus mundur hingga kedinding samping ranjang dan Kenzo melihat itu pus langsung tertawa.


"Jangan mendekat, kalau kakak mendekat aku akan teriak" ancam Salsa.


"Kalau kamu teriak, kamu pasti akan menyelesal. Ayo cepat duduk disini, aku nggak akan ngapa-ngapain kamu" jawab Kenzo dan Salsa pun duduk diranjang itu.


Saat Salsa sudah duduk dan Kenzo pun duduk dibawah ada karpet juga disana, Salsa sangat takut sampai nggak bisa bicara apa-apa dan dia hanya diam saja.


"Hey nggak perlu takut gitu, aku nggak akan ngapa-ngapain kamu. Aku cuma mau tanya apa kabar kamu?" tanya Kenzo pada Salsa.

__ADS_1


Salsa yang mendengar itu pun terkejut, untuk apa dia bertanya kabar nya. Bukanya dia sendiri yang bilang jangan pernah ganggu dia lagi dan anggap mereka tidak saling kenal.


"Untuk apa kakak bertanya kabar aku, bukan kah kakak sendiri yang bilang. Jangan saling ganggu lagi, kalau tidak ada yang penting aku mau balik kekamar" jawabnya.


"Tunggu, jangan pergi" ucapnya sambil memegang tangan Salsa.


Salsa pun masih duduk seperti tadi dan Kenzo memegang tanganya, sebenarnya jantungnya udah mau copot dan mukanya sudah mulai memerah.


"Aku minta maaf karena mungkin perkataan aku kemarin sangat keterlaluan sama kamu" ucapnya tulus pada Salsa.


"Iya aku sudah memaafkan Kak Kenzo, tidak usah merasa bersalah lagi" jawab Salsa karena ingin mengakhiri pembicaraan mereka.


"Cepat buka pintunya, nanti Kak Aldo akan salah paham kalau dia kembali aku masih ada disini" sahut Salsa.


"Nggak akan dia juga masih lama disana" jawab Kenzo santai.


"Bisa lepaskan tangan Kakak, Kakak sangat tidak sopan memegang tangan wanita seperti ini. Jika Loly tau, dia akan marah besar" Ancam Salsa tapi Kenzo mala tertawa.


"Kenapa Kakak tertawa, apa ada yang lucu?" tanya Salsa.


"Apa kamu cemburu?" goda Kenzo pada Salsa.


"Untuk apa aku cemburu, kita bukan siapa-siapa dan Loly memang pacar Kakak jadi bisa saja" jelas Salsa agar Kenzo percaya padanya.


"Itu dulu, sekarang tidak lagi" jawab Salsa ketus.


"Benarkah, ayo kita buktikan" ucapnya pada Salsa.


Kenzo terus mendekat kepada Salsa dan Salsa pun terus menjauh, beruntung nya Aldo mengetuk pintu dan memanggil Kenzo.


"Selamat" ucapnya sambil mengelus dada dan mengikuti Kenzo dari belakang karena dia mau membuka pintu nya.


Kenzo sengaja menyembunyikan kunci disaku celananya, agar Salsa tidak berani mengambilnya. Saat pintu dibuka Salsa langsung berlari pergi dan Aldo melihat Salsa yang baru keluar pun langsung terkejut.


"Wow gila, ngapain loh kurung Salsa disini?" tanya Aldo saat Kenzo sudah menutup pintunya.


"Nggak ada cuma ngobrol biasa aja" jawab Kenzo santai.


"Beneran ngobrol apa? berduan dikamar gue kiri loh cupu ehh ternyata suhu" ejek Aldo sambil terus menggoda Kenzo.


"Keren loh Bro, udah dewasa sekarang ya" goda Aldo sambil menepuk pundak Kenzo.


"Apa si, udah aku bilang kami cuma ngobrol aja. Usah ah aku mau tidur" sambungnya.


Kenzo pun merebahkan tubuhnya dan Aldo pun juga ikut tidur karena udah hampir tengah malam.

__ADS_1


***


Pagi harinya mereka sarapan bersama, hari ini Mbok Yani yang memasak. Mereka duduk bersama dimeja makan dan Aldo terus memperhatikan Kenzo dan Salsa bergantian lalu tersenyum.


"Sayang kamu kenapa si, liat kanan kiri lalu tersenyum?" tanya Veny pada Aldo.


"Nggak ada aku cuma liat-liat aja sayang" jawabnya.


"Ada yang udah baikan ni, romantis banget pagi-pagi udah rangkul-rangkul aja" sambung Tiara yang melihat Veny terus memegang tangan Aldo dari tadi.


"Iya dong, kita udah baikan. Iya kan sayang?" tanya Veny pada Aldo.


"Tentu aja kita udah baikan, aku janji nggak akan nyakitin kamu lagi" jawab Aldo sambil memegang tangan Veny.


Semua orang bucin disini termasuk Loly juga, Salsa memperhatikan Loly dari tadi karena dia melihat kalung yang di pakai Loly sangat mirip dengan kalung yang ingin dia beli saat jalan bareng Kenzo waktu itu.


"Apa kamu mau tambah lauknya?" tanya Loly pada Kenzo.


"Nggak aku udah mau selesai" jawab Kenzo.


"Aduh kenapa semuanya sangat romantis sekali, jiwa jomloh ku merontah-rontah ni" sambung Tiara.


"Udah lah kebiasaan, makanya cari pacar sana" sahut Veny.


"Besok juga Refan kesini bawak temanya iya kan Sa?" tanya Tiara pada Salsa.


"Iya Ven, apa boleh Refan ikut kesini juga. Dia udah pulang dari rumah Kakek nya jadi dia mua nyusul kesini, kalau kamu nyuruh aku balas nanti kalau nggak juga nggak papa" sambung Salsa.


"Wah benarkah, nggak papa Sa suruh aja datang. Rame-rame kan enak juga, besok kita bisa kemping dan bangun tenda jika cowok nya banyak" Veny langsung menyetujuinya.


"Maksud kamu si gemulai mau datang kesini?" sambung Aldo.


"Dia bukan gemulai namanya Refan, Refan cuma pembersih dan putih saja iya kan Sa?" tanya Veny.


Salsa pu hanya bisa menganggukan kepalanya dan tersenyum pada Veny, setelah itu mereka melanjutkan makan nya.


.


.


.


.


TBC

__ADS_1


__ADS_2