Terjerat Cinta Di Sekolah

Terjerat Cinta Di Sekolah
Episode 91. Menantu Kesayangan


__ADS_3

Satu bulan berlalu Salsa terlihat sangat dekat dengan Mama Ayu, bahkan dia sudah tidak cangguh lagi. Begitu juga dengan Papa mertunya yang mulai melunak dan dia membantu Salsa untuk memperbaiki hubungan nya dengan Papa Sindi, Papa juga bilang akan mencari tau dimana mereka tinggal. Salsa sangat bahagia karena dibalik semua nya dia dipertemukan dengan orang yang baik, mereka juga sangat menyayangi Salsa.


Hari ini adalah hari minggu Mama Ayu mengajak Salsa jalan-jalan ke luar dan tentu saja dia juga mengajak Kenzo sebagai ajudan mereka beruda. Mama sengaja tidak mengajak Mbak Putri karena dia tidak boleh terlalu capek, apa lagi umur kehamilannya belum genap empat bulan.


"Ayo kita pergi sayang" ajak nya mengandeng tangan Salsa.


Kenzo bejalan dibelakang dan terus saja mengomel, Mama nya sama sekali tidak melirik kepada nya.


"Mentang-mentang udah punya menantu kesayangan, anak kandung sendiri dulupakan" ucapnya sambil membuka pintu mobil, sedangkan Mama nya dan Salsa duduk di belakang.


"Jangan cemburu sayang" jawab Salsa sambil tersenyum.


"Entah lah sama istri aja cemburu, Oh iya besok Papa akan pergi keluar kota untuk mengerjakan proyek nya. Apa boleh Salsa tidur dengan Mama minggu ini?" tanya nya dengan semangat karena dia suka Salsa, mereka mengobrol banyak hal dan tidak pernah membosankan.


"Nggak akan, Salsa akan tetap tidur sama Kenzo. Mama curang sekali, memanfaatkan keadaan" jawab Kenzo yang tidak terima tapi dia masih melajukan mobilnya pergi dari rumah.


"Dasar posesif, lagian Mama cuma pinjam Salsa beberapa hari aja kok" ucapnya yang juga kesal dengan Kenzo.


"Sudah lah Ma, jangan berdebat lagi. Bagaimana kalau tidur betiga saja itu adil kan" jawab Salsa memberi saran.


"Baiklah itu ide yang bagus sayang" ucap Mama sambil tertawa.


"Tapi Kenzo nggak mau" jawabnya.


"Kenapa? bukan kah kamu kelas satu saja masih tidur sama Mama. Apa perlu Mama ceritakan semuanya dengan Salsa" ucap Mama membuat Kenzo mati kutu tidak bisa menjawab lagi.


"Baiklah aku setuju, Mama benar-benar menyebalkan" jawabnya kesal dengan muka yang terus cemberut.


"Nah gitu dong, Kita ke Mall C ya. Katanya disana lagi banyak diskon, Mama mau belanja baju baru. Kamu juga harus membeli banyak ya sayang, jangan sungkan Kenzo yang akan mentraktir kita" ucap nya sambil mengelus bahu Salsa dan Salsa hanya menganggukan kepalanya.


"Kenzo lagi yang kena" jawab Kenzo yang tidak terima dengan ucapan Mama nya.


"Ya harus gitu dong, sesekali menyenangkan Mama dan Istri kamu" jawab Mama sambil tersenyum lebar.


"Iya terserah Mama saja" ucap Kenzo pasrah.


Beberapa menit kemduian mereka sudah sampai di Mall, Mama mengandeng Salsa berjalan kedalam sedangkan Kenzo berjalan di belakang mereka. Mama sangat bersemangat untuk melihat bebrapa pakian disana dan lagi diskon juga, Mama menarik Salsa untuk mencoba beberapa baju pilihanya.


"Ini bagus sayang, ayo coba yang ini juga" ucapnya sambil mengambil beberapa pakaian dan memberikanya pada Kenzo.


"Tapi Ma ini terlalu banyak, apa kita akan membeli semuanya?" Tanya Salsa yang melihat Mama mertuanya sedang mengambil beberapa baju disana.


"Tidak apa-apa sayang, baju kamu juga sedikit. Biarkan Mama yang pilihkan" jawabnyasambil tersenyum.


"Tapi memang ini sudah banyak sekali Ma, besok-besok kita juga bisa berbelanja lagi" sahut Kenzo yang kelelahan mengikuti Mama nya kesana kemari.


"Dasar kamu malas aja bawak semua nya kan?" Tanya Mama pada Kenzo.

__ADS_1


"Baiklah Ma, silahkan pilih sesuka Mama" jawab Kenzo yang akhirnya membuat Mama nya tertawa.


Setelah itu mereka membayar belanjaan mereka, Kenzo tidak terkejut lagi dengan jumlah yang harus dia bayar, Mama nya memang suka berbelanja sesuka hatinya.


"Sudah kan, ayo kita lihat-lihat tokoh perhiasan sayang. Mama lihat cincin kamu cuma satu, pelit sekali suami kamu" ucapnya dengan tatapan tajam pada Kenzo.


"Tidak usah Ma, ini udah cukup banyak. Bukan nya Mama yang mau berbelanja kenapa punya Salsa lebih banyak?" Tanya nya nggak enak dengan Mama mertuanya itu.


"Nggak papa sayang, kita habis kan uang suami kamu" bisik nya dengan Salsa.


"Jangan berbisik hal tidak baik pada istri ku Ma, aku tau pasti Mama mau menghasut nya kan" marah Kenzo yang melihat Mama berbisik pada menantunya itu.


"Dasa suami bucin..!" Jawab Mama menatap Kenzo sinis.


Saat mereka sedang asik memilih beberapa perhiasan, ada seorang wanita paru baya yang menyapa mereka. Dilihat dari gaya nya dia juga ibu-ibu sosialita, belum lagi perhiasan yang melekat di tubuhnya.


"Hay Jeng Ayu, kamu disini juga?" Sapa nya dengan Mama.


"Eh Jeng Fika, iya ni kami lagi melihat beberapa perhiasaan" jawab Mama Ayu.


"Kebetulan juga kami juga ingin membeli kalung untuk putri ku, Kamu datang bersama dengan siapa?" Tanya nya sambil melihat Kenzo dan Salsa yang berada didekat Ayu.


"Aku bersama dengan anak dan me..." belum selesai Mama Ayu berbicara, seorang gadis cantik datang dan berteriak memanggil Mama nya.


"Mama..!!" Teriaknya dan berjalan kearah Mama nya.


Dia cukup terkejut karena melihat Kenzo dan Salsa disana, dia langsung bergegas menghampiri mereka.


"Oh jadi ini putra bungsu kamu ya Yu, ganteng banget. Itu putri saya nama nya Monika, katanya mereka satu sekolah dan aktif organisasi juga" jawabnya.


Monika pun datang dan tidak lupa dia menyapa Mama nya Kenzo dan Kenzo, dia tidak menghiraukan Salsa sama sekali.


"Selamat siang tante, selamat siang juga Ken" sapa Monika yang baru saja datang.


"Iya selamat siang juga, kamu kenal dengan Monika sayang?" Tanya nya dengan Kenzo.


"Iya Kenzo kenal Ma, Kami juga satu kelas" jawab Kenzo.


"Wah kebetulan sekali ya, kalau kamu belum punya pacar pasti tante akan jodohin kamu dengan Monika" jawabnya sambil melihat sinis pada Salsa.


"Maaf jeng, sayang nya Kenzo sudah punya pacar cantik" sahut nya sambil menggandeng tangan Salsa.


"Iya sayang nya begitu, kami masuk dulu ya" jawabnya sambil menarik tangan Monika.


"Kami duluan.." ucap Monika sebelum pergi dari sana dan Mama Ayu hanya menganggukan kepalanga sambil tersenyum.


"Ayo sebaiknya lain kali saja Ma kita lihat perhiasan nya, ayo kita makan siang dulu. Salsa sudah lapar" ucapnya tapi sebenarnya dia hanya ingin pergi dari sana karena ingin menghidari Monika.

__ADS_1


"Kamu lapar sayang, ayo kita pergi makan sekarang" jawab Mama sambil terus menggandeng menantunya itu.


Beberapa menit kemudian mereka sudah sampai di Mall, Mama mengandeng Salsa berjalan kedalam sedangkan Kenzo berjalan di belakang mereka. Mama sangat bersemangat untuk melihat bebrapa pakian disana dan lagi diskon juga, Mama menarik Salsa untuk mencoba beberapa baju pilihanya.


"Ini bagus sayang, ayo coba yang ini juga" ucapnya sambil mengambil beberapa pakaian dan memberikanya pada Kenzo.


"Tapi Ma ini terlalu banyak, apa kita akan membeli semuanya?" Tanya Salsa yang melihat Mama mertuanya sedang mengambil beberapa baju disana.


"Tidak apa-apa sayang, baju kamu juga sedikit. Biarkan Mama yang pilihkan" jawabnya sambil tersenyum.


"Tapi memang ini sudah banyak sekali Ma, besok-besok kita juga bisa berbelanja lagi" sahut Kenzo yang kelelahan mengikuti Mama nya kesana kemari.


"Dasar kamu malas aja bawak semua nya kan?" Tanya Mama pada Kenzo.


"Baiklah Ma, silahkan pilih sesuka Mama" jawab Kenzo yang akhirnya membuat Mama nya tertawa.


Setelah itu mereka membayar belanjaan mereka, Kenzo tidak terkejut lagi dengan jumlah yang harus dia bayar, Mama nya memang suka berbelanja sesuka hatinya.


"Sudah kan, ayo kita lihat-lihat tokoh perhiasan sayang. Mama lihat cincin kamu cuma satu, pelit sekali suami kamu" ucapnya dengan tatapan tajam pada Kenzo.


"Tidak usah Ma, ini udah cukup banyak. Bukan nya Mama yang mau berbelanja kenapa punya Salsa lebih banyak?" Tanya nya nggak enak dengan Mama mertuanya itu.


"Nggak papa sayang, kita habis kan uang suami kamu" bisik nya dengan Salsa.


"Jangan berbisik hal tidak baik pada istri ku Ma, aku tau pasti Mama mau menghasut nya kan" marah Kenzo yang melihat Mama berbisik pada menantunya itu.


"Dasa suami bucin..!" Jawab Mama menatap Kenzo sinis.


Saat mereka sedang asik memilih beberapa perhiasan, ada seorang wanita paru baya yang menyapa mereka. Dilihat dari gaya nya dia juga ibu-ibu sosialita, belum lagi perhiasan yang melekat di tubuhnya.


"Hay Jeng Ayu, kamu disini juga?" Sapa nya dengan Mama.


"Eh Jeng Fika, iya ni kami lagi melihat beberapa perhiasaan" jawab Mama Ayu.


"Kebetulan juga kami juga ingin membeli kalung untuk putri ku, Kamu datang bersama dengan siapa?" Tanya nya sambil melihat Kenzo dan Salsa yang berada didekat Ayu.


"Aku bersama dengan anak dan me..." belum selesai Mama Ayu berbicara, seorang gadis cantik datang dan berteriak memanggil Mama nya.


"Mama..!!" Teriaknya dan berjalan kearah Mama nya.


Dia cukup terkejut karena melihat Kenzo dan Salsa disana, dia langsung bergegas menghampiri mereka. Dari dulu dia sangat menyukai Kenzo tapi Kenzo selalu saja menolak, apa kurangnya dia dari Salsa pikiranya dalam hati.


.


.


.

__ADS_1


.


TBC


__ADS_2