Terjerat Cinta Di Sekolah

Terjerat Cinta Di Sekolah
Episode 30. Pertemuan Keluarga


__ADS_3

Mereka bertiga sudah sampai dirumah teman Papanya, Mama Maria dan Loly sangat kagum dengan rumah tersebut karena sangat mewah dan megah serta mempunyai halaman yang luas.


Pemilik rumah itu menyambut mereka dengan sangat ramah dan Maria yakin jika teman suaminya ini bukan lah orang biasa.


"Selamat datang Sindi, aku sangat senang kita bertemu lagi" ucap Ferdi.


Sindi dan Ferdi berteman akrab waktu mereka masih sekolah menengah pertama, tapi setelah SMA mereka berpisah karena Sindi harus melanjutkan SMA diluar kota. Hingga beberapa minggu kemarin mereka bertemu dengan urusan pekerjaan, Sindi dan Ferdi tidak menyangka mereka akan bertemu lagi setelah lama kehilangan kontak.


"Terima kasih Fer, aku sangat tersanjung bisa di undang kerumah kamu. Perkenalkan ini istri ku namanya Maria dan itu putri ku nama Loly" Sindi memperkenalkan keluarganya.


Mama Maria dan Loly pun menundukan kepalanya sambil tersenyum untuk menyapa mereka dan tanda menghormati mereka juga.


"Perkenankan juga ini istri saya, namanya Ayu" sambung Ferdi mengenalkan istrinya.


"Saya Ayu, senang bertemu dengan kalian. Masa Ferdi juga sudah banyak bercerita tentang kalian" ucapnya.


"Kami juga tidak menyangka akan bertemu lagi" jawab Sindi.


"Itu namanya kebetulan dan takdir Sin" Ferdi merangkul pundak Sindi.


"Kita lanjut didalam saja ngobrolnya, ayo silahkan masuk dulu" ajak Ayu kepada mereka semua.


"Mama benar, ayo kita masuk" ajak Ferdi kepada mereka bertiga.


Semua pun berkumpul di meja makan, keluarga Ferdi telah menyiapkan banyak hidangan untuk mereka.


"Silahkan di nikmati, ini lah yang bisa kami hidangkan" ucap Ferdi mempersilahkan mereka untuk makanya.


"Terima kasih banyak, kami jadi sangat merepotkan sekali" jawab Sindi.


Tidak lama kemudian Angga datang bersama dengan Putri sepertinya Angga baru pulang bekerja, Mama memang menyuruhnya untuk mengajak Putri karena Papa ada tamu penting dirumah.


"Selamat sore semuanya, maaf telat soalnya banyak pekerjaan tadi" ucap Angga yang menghampiri mereka di ruang makan.


"Selamat sore juga sayang, kamu sudah pulang ayo sapa Om Sindi dan Tante Maria" suruh Mama.


Sebelum duduk Angga memperkenalkan dirinya dan juga Putri kepada sahabat Papanya itu.


"Salam kenal Om dan Tante, nama saya Angga dan ini pacar saya Putri" sapanya.


"Salam kenal Om dan Tente" sambung Putri sambil tersenyum.


"Salam kenal juga, pacarnya sangat cantik dan kalian cocok sekali" jawab Mama Maria memuji Putri.


"Terima kasih tante, banyak orang yang bilang dia memang cantik" ucap Angga sambil bercanda.


"Kamu ini bisa saja Angga, Oh iya itu anaknya Om Sindi namanya Loly" Ferdi memperkenalkan Loly pada mereka.


"Hay adik kecil" sapanya dan Loly hanya tersenyum.


Angga dan Putri pun duduk, mereka memulai percakapan lagi sambil menikmati makanan mereka.

__ADS_1


"Ini anak pertama saya Sin dan itu calon menantu ku, yang aku ceritakan kemarin mereka akan bertunangan minggu depan kamu sekeluarga harus datang ya" ucapnya.


"Tentu saja kami akan datang jika kamu memberikan undangan" jawab Sindi.


"Tenang saja, nanti akan aku berikan undangan yang banyak buat kamu" candanya.


"Oh iya bukan kah kamu bilang putra mu ada dua, kemana dia dari tadi tidak kelihatan?" tanya Sindi karena memang Ferdi pernah bercerita kalau dia mempunyai dua anak laki-laki.


"Putra bungsu ku cukup bandel dan dia sering tidak pulang, tapi aku sudah menghubungi nya mungkin dia masih dijalan" jawabnya.


"Begitu ya, sepertinya lebih mudah mendidik anak laki-laki dari pada perempuan. Kamu belum merasakan bagimana rasanya kan" Keluh Sindi.


"Sama saja, oh iya Loly kelas berapa? sepertinya dia seumuran dengan Kenzo" tanya Ferdi.


Kenzo ucap Loly dalam hati banyak sekali orang yang bernama Kenzo, mungkin hanya kebetulan saja pikirnya. Dia belum tau jika yang di maksud mereka adalah Kenzo yang jadi idola sekolah, Loly hanya berpikiran mungkin Kenzo yang lain.


"Kelas 11 dia sekolah di SMA Nusa Bangsa, kalau anak kamu?" Sindi balik bertanya.


"Wah Kenzo juga sekolah disana, apa kamu mengenal Kenzo Loly?" tanya Ferdi pada Loly.


"Kenzo, iya kami satu kelas tapi tidak satu lokal Om. Kenzo IPA 1 dan saya IPA 2" jawab Loly.


"Kebetulan banget ya, bagimana menurut kamu kalau Kenzo lagi di sekolah?" tanya Ayu.


"Kenzo anak baik kok tante, bahkan dia jadi ketua Osis di sekolah" jawab Loly yang mengatakan kebenarannya.


"Benarkah dia anak yang baik disekolah, tapi liat dirumah dia tidak pernah betah" ucap Ayu.


Tidak lama kemudian Kenzo datang dan dia masih menggunakan seragam sekolahnya, sepertinya dia habis dari luar hingga tidak sempat mengganti bajunya.


"Jadi beneran Kenzo yang kemarin" ucap Loly pelan dan dia semakin kagum dengan Kenzo yang menurutnya sangat keren.


Kenzo datang dan mengahampiri mereka yang masih duduk disana, dia sangat penasaran siapa tamu Papanya hingga dia harus pulang seperti ini. Bahkan Mama mengancamnya tadi, jika tidak datang Mama akan menghukumnya untuk tinggal dirumah selamanya.


"Selamat sore semuanya maaf datang terlambat" ucapnya tampa memperkenalkan diri dia langsung duduk disamping Mamanya.


"Tidak sopan sekali kamu, sapa Oma Sindi dan tante Maria dulu" suruh Papa pada Kenzo.


"Salam kenal Om dan tante, saya Kenzo" ucapnya sambil melihat kearah tamu Papanya itu.


Sepertinya Om ini tidak asing, pernah liat dimana ya. Kenzo bertanya dalam hatinya, tapi setelah itu dia tidak memikirkanya lagi karena lebih fokus pada gadis yang duduk disebelah tante Maria.


"Salam kenal juga Kenzo, ternyata Kenzo tak kalah gantengnya sama Kakaknya" jawab Maria.


"Mama benar mereka genteng karena mirip dengan Papanya" sambung Sindi.


"Itu Loly apa kamu kenal dengannya, kalian satu sekolah?" tanya Papa.


"Iya Kenzo tau, Loly dan Kenzo satu kelas tapi kamu berbeda lokal" jawabnya sambil menatap Loly dan Loly hanya menundukan kepalanya.


"Papa harap kalian bisa dekat, iya kan Sin?" tanya Ferdi.

__ADS_1


"Tentu saja, Papa juga berharap kalian bisa berteman dekat" jawab Papa sambil menatap pada Loly.


Setelah menikmati makananya, mereka semua berkumpul diruang tamu dan mengobrol banyak hal. Mama dan Papa menyuruh Kenzo untuk mengajak Loly keliling taman rumah mereka, dengan alasan agar mereka lebih akrab.


"Dari pada mendengarkan perkataan orang dewasa lebih baik kalain berkeliling taman depan, dia sana pemandangannya bagus pasti Loly suka" ucap Mama.


"Benarkah apa banyak tanaman bunga disan tente?" tanya Loly.


"Tentu saja sayang, banyak bunga yang baru bermekaran juga" jawab Ayu.


Akhirnya Kenzo mengajak Loly untuk pergi dan berkeliling dirumahnya, Loly dibuat kagum dengan halaman ruamh yang luas. Mengitari rumah saja harus menggunakan mobil mini, karena tidak mungkin berjalan kaki.


"Wah rumah kamu sangat indah, seperti lagi liburan ditaman" ucap Loly saat mereka menaiki mobil mini karena Kenzo akan mengajak Loly pergi ketaman belakang.


"Biasa saja, seperti tidak pernah melihat taman saja" jawab Kenzo cuek.


"Memang tidak pernah melihat yang seluas ini jika bukan taman bermain dan tempat wisata" ucap Loly.


"Hemm" jawab Kenzo.


"Aku tidak menyangka Papa kita dulunya sahabat, apa kamu benar-benar mengenal ku?" tanya Loly memastikan.


"Tentu saja memangnya ada apa?" Kenzo balik bertanya.


"Tidak apa-apa kamu terlihat sangat cuek dan aku lah yang lebih sering memperhatikan kamu dari jauh" ucap Loly lagi.


"Boleh aku bertanya?" sambung Loly.


"Tanya saja" jawab Kenzo singkat.


"Apa kamu sudah punya pacar?" tanya Loly.


"Kenapa semua wanita menanyakan itu, aku belum punya" jawabnya dengan nada kesal.


"Bagus lah, apa aku boleh mendaftar jadi calon pacar kamu" canda Loly.


Berarti aku masih punya kesempatan buat dapetin Kenzo, kami pasangan yang cocok dan aku pasti tambah populer jika pacaran sama Kenzo ucap Loly dalam hatinya.


"Candaan kamu nggak lucu" Kenzo tidak suka pada wanita yang sok akrab dengan nya.


Mereka melanjutkan untuk pergi ke taman belakang dan Loly banyak sekali bertanya tapi Kenzo bersikap cuek dari tadi. Tapi dia yakin jika Kenzo bisa jadi miliknya dan belum ada cowok yang secuek Kenzo, Loly merasa tertantang untuk mendapatkan Kenzo.


.


.


.


.


TBC

__ADS_1


__ADS_2