Ternyata Aku Istri Kedua

Ternyata Aku Istri Kedua
Bab 13


__ADS_3

Kali ini Adrian benar benar harus berjuang.


"Besok aku akan pergi ke Daerah XXXX. Aku akan ikut temanku yang bekerja disana untuk mencari emas. Itu cara tercepat untukku mendapatkan uang tambahan. Jangan macam macam ya selama aku pergi. " Ucap Adrian.


"Apa Kak Adrian tidak bisa mencari pekerjaan yang dekat. Jangan terlalu jauh Kak. " Pinta Nabila.


"Bisa saja mencari pekerjaan yang dekat sayang, hanya saja waktunya tidak akan cukup. " Jelas Adrian. "Enam bulan bukan waktu yang lama Nabila, jadi aku benar benar harus mengumpulkan uang. Aku pamit sekarang ya, besok mungkin tidak akan sempat lagi kalau harus mampir kesini. "


"Kak Adrian. " Nabila kembali terisak.


Adrian kembali memeluknya. "Aku pasti akan sangat sangat merindukanmu. " Ucap Adrian sambil menghapus air mata Nabila.


"Nabila juga pasti sangat merindukan Kak Adrian. " Sambil melepas pelukannya.


"Sekarang ayo lepas aku dengan senyuman. " Sambil mengusap pucuk kepala Nabila.


Nabila mengantarkan Adrian sampai diteras depan. Lalu masuk kedalam kamarnya.


Kenapa juga Papa minta mahar sebesar itu kepada Adrian, kan kasihan Kak Adrian. Papa benar benar keterlaluan. Batin Nabila.


Kak Adrian, semoga Kakak berhasil ya, aku maunya Kak Adrian saja yang jadi suamiku kelak. Lanjutnya.

__ADS_1


.


.


.


.


Saat ini Adrian sedang mengemasi barang barang bawaannya. Setelah selesai dengan kegiatan berkemas Adrian menelpon sang Ibu.


"Malam Ibu, Ibu apa kabar. " Adrian


"Ibu baik Adrian, Ayah, Kakak, juga Adikmu semuanya sehat walafiat. " Ibu Adrian.


"Kenapa harus mencari emas Nak, biarpun penghasilannya besar, tapi resikonya juga besar. Ibu tidak setuju. " Ibu Adrian.


"Adrian perlu uang tambahan dalam waktu dekat Bu, dan ini cara satu satunya. Adrian mohon Ibu ijinkan Adrian pergi ya Bu. " Adrian.


"Ibu tidak ingin hal buruk terjadi padamu Adrian. " Ibu Adrian.


"Adrian janji kalau Adrian bakalan hati hati Bu. " Adrian.

__ADS_1


"Ya sudah kalau itu sudah jadi keputusanmu, Ibu hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk mu Nak. " Ibu Adrian.


"Terimakasih Bu, sudah merestui kepergian Adrian. Adrian tutup telponnya ya Bu. " Adrian


"Sama sama Nak. " Ibu Adrian.


Adrian tahu betul bahaya yang akan dia hadapi. Mencari emas bukan perkara yang mudah. Tapi jika kita berhasil mendapatkannya hasilnya sangat menggiurkan.


Usaha tidak pernah menghianati hasil bukan.


Kalau tidak berhati hati dalam mencari emas kita bisa terkena Bisa saat berada dilokasi pencarian. Seseorang yang terkena Bisa biasanya mengalami perubahan pada kulit tubuhnya, yang langsung berubah warna menjadi kekuning kuningan, itu dampak teringan. Dampak terburuk dari Bisa itu ialah berakhir dengan kematian.


Adrian merebahkan dirinya ditempat tidur sederhananya. Tidak perlu waktu lama Adrian sudah terlelap.


Keesokan Paginya Adrian bersiap siap pergi meninggalkan kediamannya. Dia diantar salah satu temannya keterminal. Adrian lebih memilih ikut angkutan umum dari pada menggunakan motornya, karna perjalanan lumayan panjang.


Benar kata Adrian, pagi ini dia tidak akan sempat berpamitan dengan Nabila dikarenakan keberangkatannya dilakukan pagi pagi buta. Sebenarnya Adrian juga tidak ingin meninggalkan Nabila, tapi, apa boleh buat. Ini demi kebersamaan mereka kelak.


Adrian melalui perjalanan yang begitu panjang, barulah dia tiba ditempat tujuan. Setibanya disana Adrian langsung beristirahat, tubuhnya terasa begitu lelah setelah melewati perjalanan belasan jam lamanya.


Keesokan harinya Adrian langsung dibawa oleh temannya yang bernama Tama ke lokasi pencarian emas atau yang biasa disebut mendulang emas. Tama menjelaskan kepada Adrian tentang semua yang berhubungan dengan pekerjaan Adrian nantinya. Terus memperingatkan Adrian agar selalu berhati hati, sebab pekerjaan ini memiliki resiko yang besar.

__ADS_1


Adrian mendengarkan Tama dengan serius, sebab Adrian tidak ingin terjadi sesuatu yang buruk kepadanya. Kalau aku kenapa kenapa bagaimana dengan Nabila nanti, bisa bisa dia dinikahi laki laki lain. Itu tidak akan pernah terjadi. Batin Adrian.


Setelah selesai dengan kegiatan mereka, mereka memutuskan untuk makan siang diwarung sederhana disekitar lokasi pendulangan.


__ADS_2