
"Mengertilah Bila, aku sudah lelah dengan pernikahan ini. Kaupun pasti juga lelah karna terus ku abaikan, kita cari kebahagian kita masing masing. " Adrian mencoba bicara baik baik kepada Nabila.
"Pokoknya aku tidak mau kita pisah Mas, TITIK!!! ".
"Tidak bisa begitu Bila. " Menatap Nabila dengan tatapan tajam.
Nabila sadar bahwa Adrian sudah mulai marah, Adrian begitu keras kepala. Segala keinginannya harus tercapai, bagaimanapun caranya. Nabila tidak bodoh, dia sudah mulai paham kalau Adrian sudah menemukan tambatan hatinya. Maka dari itu Adrian ingin bercerai. Dulu Adrian hanya bermain main saja, tapi kali ini Adrian serius ingin membangun rumah tangga yang sesungguhnya.
Dikediaman orang tua Adrian
"Adrian, kau pulang nak. " Sapa sang ibu sambil memeluk putra keduanya, ya Adrian adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Adrian berbohong kepada Nabila wanita yang Adrian cintai kalau Adrian sebatang kara. Adrian masih belum siap mengungkap jati dirinya yang sesungguhnya. Makanya Adrian terpaksa berbohong.
"Ya Ibu, Adrian ingin berpisah dengan Bila Bu. " Seraya membalas peluka ibunya.
Ibu Adrian terkejut, refleks langsung melepas pelukan Adrian.
__ADS_1
"Kenapa, Apa Bila melakukan kesalahan. "
"Tidak Bu, hanya saja Adrian sudah lelah dengan pernikahan ini. Ibu tahukan, pernikahanku seperti apa, hampa Bu. Adrian ingin menjalani pernikahan yang semestinya Bu. "
"Kau yang membuat pernikahanmu hampa Adrian, kau yang terus terusan mengabaikan Bila, tapi Bila dengan sabar terus bertahan disisimu. Kalau kau ingin menjalani pernikahan yang benar, bukan dengan berpisah dari Bila. Tapi mulai lah dari awal bersama Bila, kalian sudah memiliki Via, kasihan Via Adrian. Via itu darah dagingmu, tapi apa pernah kau mengajaknya jalan jalan, jangankan itu, menggendongnya saja kau tidak pernah. " Ucap sang Ibu sambil terisak.
"Adrian tidak mencintai Bila Bu, bagaimana mungkin Adrian bisa menjalaninya bersama Bila. "
"Belajarlah Adrian, Bila ibu yang baik. " Kata sang Ibu sambil berlalu meninggalkan Adrian.
"Sudahlah Adrian, Ibu tidak mau lagi mendengar kata pisah diantara kalian. " Kata Ibu Adrian.
Aku tidak boleh menyerah, ini demi masa depanku dengan Nabila (anak Pak Hendra) kelak. Batin Adrian
Adrian mendatangi sang Ayah. "Ayah, bantu Adrian untuk berpisah dengan Bila. "
__ADS_1
"Itu urusanmu Adrian, kau sudah dewasa. Tentu kau harus bisa menyelesaikan masalahmu sendiri, Ayah tidak mau ikut campur. Jujur saja Ayah masih kecewa padamu. " Turur sang Ayah.
"Adrian minta maaf Ayah, Adrian bukan anak yang baik, Adrian sudah membuat Ayah malu. Kali ini tolong bantu Adrian Yah. " Sambil memohon bersunggug sungguh.
"Ayah tidak tahu apa alasanmu untuk berpisah, yang Ayah tegaskan, pikirkan masa depan Via. Ingatlah Adrian, semua ada konsekuinsinya. "
"Adrian paham apa yang Ayah maksud, Adrian janji, tidak akan mengecewakan Ayah lagi. "
Adrian pun pergi kekamarnya untuk beristirahat. Rasanya Adrian sudah merindukan sang kekasih, pdahal baru sehari tidak bertemu.
Semenjak aku dekat denganmu aku dihinggapi perasaan takut, takut akan kehilanganmu. Doakan aku Nabila, semoga ini cepat selesai.
.........
Dikediaman Hendra, saat ini Nabila sedang bersantai sambil menikmati suasana malam diteras rumahnya.
__ADS_1
Apa keputusanku sudah tepat untuk menerima Kak Adrian sebagai kekasihku. Semoga saja Kak Adrian tidak main main denganku, aku takut kalau aku salah mengambil jalan dan menyesal dikemudian hari.