Ternyata Aku Istri Kedua

Ternyata Aku Istri Kedua
Bab 85


__ADS_3

Kehadiran keluarga Adrian tentu saja menjadi perhatian bagi keluarga Nabila yang lain. Apa lagi masih banyak yang belum mengetahui tentang kenyataan kalau Adrian masih memiliki orang tua.


Dengan sabar Andini serta Nabila menjawab pertanyaan pertanyaan yang di lontarkan orang lain pada mereka. Beragam respon yang mereka dapatkan dari anggota keluarga serta tetangga yang mengetahui kalau ternyata Adrian adalah seorang duda.


Ada yang sangat menyayangkan kenapa Nabila masih mau melanjutkan rumah tangganya dengan Adrian setelah mengetahui kebohongan Adrian yang besar. Namun ada pula yang tidak mempermasalahkan apa yang sudah Adrian lakukan.


Nabila berusaha menjawab sebaik mungkin agar orang lain mengerti kenapa dia masih melanjutkan pernikahannya.


"Ini anaknya, ya. " Tanya salah seorang keluarga Nabila.


"Iya, Bibi. Namanya Shavia, di panggil Via. "


"Via, ayo sana main sama anak Nenek, dia seumuran Via juga. " Ajak Bibinya Nabila. Shavia langsung memandang Nabila seakan meminta jawaban.


"Pergi saja Via, biar ada temannya. " Bujuk Nabila.


Bibinya Nabila langsung menuntun Shavia kepada anaknya yang tengah bermain di ruang keluarga. "April, ini Via. Kalian main sama Via juga, ya. "


"Ayo, Via. Kita main loncat loncatan. " Ajak April sambil menarik narik tangan Shavia ke arah sofa.


Bibi Nabila kembali ke dapur untuk membantu keluarga yang lain menyiapkan acara untuk esok hari.


.........

__ADS_1


Hari ini Nabila akan menjalankan adat tradisional sebagai seorang Ibu hamil. Beraneka ragam kue tradisional sudah disiapkan. Nabila mulai di mandikan. Hingga acara berlangsung dengan khidmat dan lancar.


Hari sudah menjelang malam. Usai membersihkan bekas acara orang orang serta keluarga Nabila berpamitan untuk pulang. Semua yang membantu berlangsungnya acara mendapat buah tangan untuk di bawa pulang.


Seluruh anggota keluarga bersyukur atas acara yang sudah terlaksana. Kini mereka tinggal menunggu kelahiran si adik bayi yang sampai sekarang jenis kelaminnya masih menjadi rahasia.


Nabila dan Adrian sepakat untuk tidak menanyakan kepada dokter apa jenis kelamin anak mereka. Biarlah itu menjadi kejutan nanti saat hari kelahiran tiba.


Usai memastikan rumah besannya sudah benar benar bersih, barulah Ibu Adrian meninggalkan rumah besannya untuk beristirahat.


"Rasanya badanku sakit semua. " Ibu Adrian mulai memijat lembut kakinya sendiri.


Sejak pagi mereka semua sudah di sibukkan dengan berbagai persiapan. Bahkan seharian ini Ibu Adrian tidak ada berbaring.


... ......


Keesokan harinya keluarga Adrian mulai berkemas untuk kembali ke kediaman mereka. Shavia dan Verry terasa berat untuk kembali pulang. Namun mau tidak mau mereka harus kembali.


Nabila membantu mengemasi pakaian Via. Sedangkan Via terus merengek ingin tinggal di sini bersama Nabila.


Tentu saja Nabila tidak keberatan. Tapi Ibu Adrian tidak mengizinkan Via untuk tinggal di sini. Ibu sudah terbiasa dengan keberadaan Via di antara mereka.


"Nanti Mama akan ke sana setelah Mama melahirkan ya. Nanti Mama bawakan Via adik bayi. "

__ADS_1


Mata Via sudah mulai berkaca kaca. "Via mau sama Mama. "


"Kalau Via di sini sama Mama bagaimana sekolah Via. Via kan masih harus sekolah. Nanti teman teman Via nyariin. "


Via menjadi bimbang. "Nanti biar Mama yang ke sana sama Papa sama adik bayi, yaa. "


Dengan terpaksa Via mengangguk walaupun masih memiliki keinginan untuk tetep tinggal di sini.


Sedangkan Verry tak jauh berbeda dengan Via, sama sama terpaksa.


............


Kalau ngomongin Verry, aku jadi ke ingat dia. Ya Allah, wajahnya itu loh adem banget di pandang. Dosa gak sih aku muji laki laki lain. Sekarang Verry sudah mulai menginjak dewasa. Masih bujangan lah tentunya. Orangnya ramah, mudah bergaul juga. Masa tiap kali pamitan selalu dia yang cium tanganku. Padahal usianya lebih tua sedikit dari aku. Apa karna aku sudah punya dua anak jadi dia ngira aku lebih tua. Padahal umurku baru 22 tahun. Kan aku ngerasa tua kalau dia nyium tanganku. Tapi senang juga sih di cium sama cowok ganteng.


Like nya jangan lupa yaa, udah tiga bab nih hari ini.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2