Ternyata Aku Istri Kedua

Ternyata Aku Istri Kedua
Bab 27


__ADS_3

"Astaga, Nabila. Kenapa baru bilang. " Tanya Adrian frustasi.


"Kan nunggu moment yang pas, Kak. Tadi sudah mau bilang. Eh Kakak malah langsung nyosor. "


"Berapa lama lagi baru selesai. "


"Ini sudah hari keempat, Kak. Jadi tunggulah dua atau tiga hari lagi. "


Nasibku kok gini amat. Junior sudah mulai on, tapi malah tidak mendapatkan pelepasan.


"Tapi aku bisa melakukan yang lainkan. " Adrian kembali membenamkan ciuman panas dibibir Nabila sambil menggiring Nabila ke tempat tidur. Adrian mengarahkan Nabila agar duduk dipangkuannya sambil terus melakukan yang dia inginkan.


Adrian melepaskan ciumannya dan mengusap bibir Nabila yang agak membengkak. Hal itu justru membuat Nabila merona.


Shitt, aku butuh pelepasan.


Sehingga mau tidak mau Adrian harus bersolo ria dikamar mandi. Adrian berharap Hendra dan Andini sudah tidur dan tidak ke kamar mandi lagi. Karna dikediaman Hendra hanya terdapat satu kamar mandi yang terletak didapur.


Setelah mendapatkan pelepasannya, Arian langsung kembali kekamar. Dilihatnya Nabila masih belum terlelap.


"Kenapa kamu belu tidur, hmm. " Tanya Adrian sambil membaringkan tubuhnya disamping Nabila.


Adrian mengulurkan lengannya, dan meminta Nabila unyuk kendekat. Dengan hati yang bergemuruh Nabila mendekati Adrian dan meletakkan kepalanya di lengan Adrian sebagai bantalan.

__ADS_1


Jujur saja, Nabila masih merasa asing dengan posisi intim seperti ini. Nabila dapat melihat wajah yang selama ini selalu dia ridukan ketika mereka berjauhan. Nabila dapat merasakan hembusan nafas Adrian yang menerpa wajahnya.


"Hanya belum mengantuk, Kak. Rasanya ini masih seperti mimpi. "


"Ku rasa juga ini seperti mimpi. " Ucap Adrian sambil memeluk erat tubuh wanita yang kini telah sah menjadi istrinya.


Rasanya sangat berbeda denganmu, Bila. Aku tidak menemukan kenyamanan padamu. Justru aku menemukannya bersama wanita yang saat ini ku dekap. Adrian membatin.


Tangan Adrian merayap dibalik baju tidur yang Nabila gunakan untuk menggapai sesuatu yang sudah lama ingin dia rasakan. Nabila mencegatnya.


"Bersabarlah, Kak. Ini tidak akan lama lagi. "


Adrian frustasi. Sudah ada didepan mata. Tapi malah tidak bisa. "Kenapa datangnya harus sekarang. "


Adrian mencoba mencari pembahasan lain agar dirinya bisa mengendalikan pikiran mesumnya.


"Kamu itu pernah pacaran gak sih sebelumnya. " Tanya Adrian kepada Nabila.


"Kalau pacaran ketemuannya rame rame trus gak pernah jalan berdua itu bisa disebut pacaran gak sih, Kak. " Tanya Nabila balik.


"Hahh, maksudnya. "


"Dulu pernah ada yang ngajak pacaran. Ya Nabila iyain aja. Tapi ketemunya selalu rame rame bareng teman teman. Trus ya, Kak. Kita itu gak pernah jalan bareng juga selama pacaran. " Jelas Nabila.

__ADS_1


"Hmmmm, kalau itu sih bukan pacaran namanya. Orang pacaran itu jalan berdua. Ketemu berdua pernah intim berdua. "


"Itu mah versi Kakak doang yang pacaran kaya gitu. Kalau Nabila mana mau diapa apain. Belum tentu jadi suami Nabila jugakan. Nabila ingin tu semuanya cuma buat suami Nabila kelak. " Ucap Nabila sambil malu malu. Karena secara tidak sadar Nabila sedang memamerkan kalau dirinya masih belum tersentuh oleh laki laki manapun.


"Syukurlah kalau begitu. Jaman sekarang ini sudah susah nyari pasangan kaya kamu. Yang mau menjaga diri untuk masa depan. Aku bersyukur, bahkan sangat bersyukur bisa mendapatkan pasangan seperti kamu. "


Obrolan panjang mereka terhenti kala Adrian melihat mata Nabila sudah mulai berair karna menahan kantuk. Adrian mengucapkan selamat malam sambil membenamkan ciuman panjang dipucuk kepala Nabila.


.


.


.


.


.


**Sekedar ngasih tau. Author bisa Up itu kalau anak anak author udah pada tidur.


Kalau author up pagi, itu artinya anak anak author masih pada tidur. Ya kalau up siang itu anak anak author lagi tidur siang. Malam juga kalau sempat ya author up juga kalau anak anak author tidurnya cepat. Kalau author seharian gak up, itu artinya pas anak anak author tidur author juga ikut ketiduran.


Soalnya kalau anak anak author liat author pegang hendphone langsung direbut buat ngegame. Boro boro buat up. Buka sosmed aja author susah kalau ada anak anak**.

__ADS_1


__ADS_2