
"Kenapa kamu tidak menempatkan Sonya dan Alex dalam satu kamar? Bagaimanapun juga mereka sekarang sudah sah menjadi suami istri..." protes Kei kesal.
"Sebaiknya kau naik dulu, badanmu sudah mulai dingin, kalau ada apa-apa denganmu bagaimana?" tegas Hardhan.
"Sayang... Aku belum mau naik dan jangan mengalihkan pembicaraan..." ujar Kei tidak setuju.
"Aku tidak sedang mengalihkan pembicaraan, aku sedang mengkhawatirkanmu... Kamu naik sekarang, dan tunggu aku di kamar Ok..."
"Tapi... Kamu belum menjawab pertanyaanku..." rengek Kei.
Hardhan menangkup wajah Kei, "Aku akan menjawab apapun pertanyaanmu nanti. Sekarang jadilah gadis baik, dan tunggu aku di kamar, yaa..." bujuk Hardhan.
"Iya... Iya..." jawab Kei lalu berenang menuju Handrailing pool, Hardhan membantunya saat naik, lalu ia pun ikut naik.
"Kakimu kram Cha?" tanya Kei, Icha mengangguk, sekarang ia sudah terlepas dari pelukan Alex, dan Alex sedang memijat otot betis Icha yang kram, sesekali Icha menjerit dan berpegangan pada pundak Alex.
Kei celingak celinguk mencari Sonya, tapi sudah tidak ada di area kolam.
"Sayang... Tadi aku menyuruhmu apa?" Hardhan mengingatkan.
"Iya, aku ke kamar sekarang. Kamu jangan lama-lama yaa..." seru Kei lalu langsung menuju kamarnya.
"Apa dia sudah baik-baik saja?" tanya Hardhan ke Alex.
"Sudah boss, saya akan mengantarnya ke kamar." jawab Alex, lalu membantu Icha berdiri.
"Saya ingin bicara denganmu, biarkan Dino yang antar Talita ke kamarnya..." seru Hardhan, memberi isyarat kepada Dino.
"Baik boss." Dino langsung menghampiri Icha, kemudian memapahnya meninggalkan Hardhan dan Alex berdua saja.
"Lex... Saya tidak akan bertanya kenapa kau tiba-tiba menikahi Sonya, dan bisa saya katakan betapa kecewa dan sedihnya Kei begitu mengetahui sahabatnya sudah menikah tanpa bisa ia hadiri. Dan jangan buat istri saya bertambah sedih dengan cara kau menyakiti hati Sonya." kata Hardhan tegas.
Alex mengkerutkan keningnya, "Tapi saya tidak menyakiti hati Sonya boss." sahut Alex bingung.
"Kau tadi membantu Talita di depan Sonya, dan kau memberi nafas buatan juga, istri mana yang tidak akan cemburu melihat itu semua? Apa kau tidak sadar secara tidak langsung kau sudah menyakitinya? Kei saja langsung kesal melihat kelakuanmu itu, apalagi Sonya. Dan sudah pasti saya yang akan menjadi pelampiasan Kei karena kesalahanmu itu..." cecar Hardhan.
__ADS_1
"Tapi Talita bisa mati kalau saya tidak melakukan CPR tadi boss."
"Logikanya memang seperti itu, tapi biasanya wanita tidak melihat itu dengan logika, mereka melihatnya dengan perasaan. Kau pernah dengar kan pria diciptakan dengan sembilan logika dan satu perasaan, sedang wanita diciptakan dengan sembilan perasaan dan satu logika..." kata Hardhan, alis hitamnya naik membentuk ejekan geli melihat kebingungan Alex.
Hardhan menepuk-nepuk pundak Alex, "Kau harus lebih banyak belajar cara memahami perasaan wanita." nasihat Hardhan lalu beranjak meninggalkan Alex.
"Maaf!" seru Alex.
Hardhan balik badan lagi sambil menaikkan sebelah alisnya, "Untuk apa maaf itu?"
"Karena sudah merahasiakan pernikahan kami dari semuanya, terutama dari anda dan nona Kei."
"Saya tahu kalian memiliki alasan untuk itu, sebenarnya saya juga ingin merahasiakan itu lebih lama lagi dari Kei, tapi saya tidak mau Kei tahu berita itu dari orang lain, yang pastinya akan membuatnya kecewa dan marah juga pada saya. Dan sekarang... Karena Kei sudah mengetahuinya, dia menuntut kalian untuk memberi penjelasan padanya."
Alex mengangguk setuju, "Saya dan Sonya, akan segera memberi penjelasan kepada nona Kei."
"Bagus... Sekarang kau harus tidur sekamar dengan Sonya, biarkan orang-orang kita tahu kalian sudah menikah. Kau boleh merahasiakan pernikahanmu dari dunia luar, tapi tidak dari orang-orang kita." tegas Hardhan.
Sekali lagi Alex mengangguk, "Baik boss."
"Merepotkan." keluh Alex, membuat tawa Hardhan pecah.
"Itu hal yang tidak bisa terelakkan, ketika kau memutuskan untuk mengikat hidupmu dengan satu wanita..." ledek Hardhan lalu bergegas pergi meninggalkan Alex.
Sementara dari jendela besar di salah satu kamar resort mewah itu, pandangan Kei tidak pernah lepas dari kedua pria yang sedang terlibat pembicaraan serius itu.
Kei tahu, Hardhan pasti sedang membahas pernikahan diam-diam Sonya dan Alex. Pada saat Hardhan memberitahu berita pernikahan mereka ke Kei, jangan ditanya lagi reaksi Kei seperti apa, sudah pasti ia langsung ingin melabrak mereka berdua. Bisa-bisanya mereka menikah tanpa memberitahunya.
Hardhan juga tidak menceritakan detailnya pada Kei kapan dan kenapa mereka bisa tiba-tiba menikah.
Tapi sampai saat ini Kei masih merasakan keinginan yang kuat untuk mencekik sahabatnya itu, karena sudah merahasiakannya dari Kei.
Tidak masalah mereka merahasiakan dari orang lain, tapi Kei kan sahabatnya. Satu-satunya sahabat yang Sonya miliki.
Tapi Hardhan dengan tegas meminta Kei untuk berpura-pura tidak tahu dengan pernikahan itu. Bukan hal yang mudah untuk Kei, mengingat setiap kali melihat mereka, tangan Kei selalu gatal ingin mencekiknya. Dan mulut Kei ingin menyemburkan kata-kata makian yang akan membuat kuping mereka berdua memerah.
__ADS_1
Yang membuat Kei tidak habis pikir adalah, hubungan Sonya dengan Owen sudah membaik, lalu kenapa tiba-tiba menikahnya malah dengan Alex? Bagaimana bisa? bukannya Sonya begitu membenci Alex?
Dan sudah berapa kali Sonya memelas pada Kei, untuk membantunya bicara pada Hardhan, supaya membatalkan rencana perjodohannya denga Alex. Sonya selalu beralasan dia membenci Alex dan ia tidak bisa move on dari Owen.
Entah ada angin darimana hingga membuat mereka bisa tiba-tiba menikah. Dan tadi Sonya menghilang kemana? Kei sudah mencarinya sebelum masuk kamar, tapi tidak berhasil menemukannya, mungkin Sonya sudah masuk ke kamarnya sendiri.
Bunyi pintu kamar terbuka membuyarkan lamunan Kei, ia langsung balik badan dan mendapati suaminya yang sedang menghampirinya, dengan senyumannya yang bisa mencairkan hati yang beku sekalipun. Kei masih tidak percaya, pria sesempurna ini adalah miliknya, lelakinya, suaminya.
"Kenapa menatapku seperti itu? Kau jatuh cinta lagi dengan suamimu yang super tampan dan maskulin ini?" tanya Hardhan dengan senyum menggoda.
"Cih, narsis..." jawab Kei sambil tertawa lebar.
"Kau bilang apa?" tanya Hardhan sambil melingkarkan lengannya di sekitar pinggang Kei, lalu menariknya mendekat sampai badan mereka saling menempel.
"Kau manusia paling narsis yang ada di muka bumi ini..." ledek Kei sambil menempelkan pipinya di dada bidang Hardhan yang telanjang. Lengannya melingkari pinggang suaminya itu.
Hardhan terkekeh pelan, "Wah sekarang aku jadi manusia rupanya, bukan raksasa lagi..."
Kei memukul gemas dada Hardhan dengan kepalan tangannya.
"Bagaimana dengan Sonya dan Alex?" tanya Kei
"Aku sudah meminta Alex untuk berbagi kamar dengan Sonya, dan memintanya untuk mengumumkan pernikahan mereka kepada kita dan yang lainnya." jawab Hardhan, jemari tangannya membelai lembut rambut Kei.
"Bagus... Dengan begitu aku bisa langsung mencekik mereka..." geram Kei.
Nah, untuk para readers...
Jangan kecewa yaa karena tidak diundang ke pernikahan Alex dan Sonya...
Karena Hardhan dan Kei juga tidak di undang...ðŸ¤
Kapan dan kenapa Alex dan Sonya menikah... akan di ceritakan di dalam novel percintaan mereka
Mengejar Cinta Alex
__ADS_1
Jadi harap bersabar yaa...😊