Terpaksa Menikah Lagi

Terpaksa Menikah Lagi
Hukuman Tuhan Untuknya


__ADS_3

"Itu ide bagus Lex... Aku akan bicarakan ini dengan Kei... Sudah pasti dia tidak akan menolaknya... Kau tahu... Sebelumnya Sonya dan Kei juga sudah berniat akan menjodohkan anak-anak kita... Yaa walaupun itu baru hanya sekedar wacana mereka saja... Tapi sepertinya setelah aku pikir-pikir itu bukan lah ide yang buruk..."


Alex mengangguk, "Yaa kau benar... Itu bukan sebuah ide yang buruk..."


"Nanti kita bahas lagi kelanjutannya... Sekarang dimana wanita ular itu?" tanya Hardhan.


"Ikut aku Dhan.." seru Alex sambil balik badan lalu jalan mendahului Hardhan, dan masuk ke ruangan lainnya.


"Mentalnya terganggu saat tahu kau masuk ke dalam daftar korban kecelakaan pesawat itu Dhan... Dia terus menerus menyalahkan Galang karena sudah tega membuatmu tewas dalam kecelakaan itu... Karina terus saja meneriakkan namamu... dan melukai penjaga kita yang sedang menenangkannya... Itu makanya kami mengenakan pakaian itu... Supaya bisa mengikat tangannya dan tidak melukai orang lagi..." jelas Alex.


"Bagus... Dan kita juga jangan sampai bersikap lengah lagi Lex... Kau harus tetap mengirim wanita ular itu ke tempat yang sudah kita rencanakan sejak awal... Dan kita tidak tahu apa wanita ular itu sedang berpura-pura gila atau tidak... Biarkan saja wanita itu menderita hidup di tempat menyeramkan itu sampai mati... Dia bisa bertahan dua hari saja sudah cukup bagus untuknya..." seru Hardhan dengan nada dingin dan tatapan yanga di arahkan ke Karina itu terlihat penuh dengan rasa benci di matanya,


"Besok anak buah kita akan membawanya beserta Galang ke tempat itu... Sedang untuk Mr. Marcus dan anak buahnya sudah dibekuk semua oleh anak buah Om Cakra... Anak buah Om Cakra itu cukup lihai untuk membekuk mafia seperti Mr. Marcus..."


"Itu berarti kita tinggal mengurus masalah Monsieur Paul... Hmmm Lex, tolong segera hubungi orang-orang kita di Paris... suruh mereka segera akuisisi perusahaan Mr. Marcus... Atau cari segera cari apapun kesalahannya dari yang terkecil sampai terbesar... Kemudian segera pailitkan mereka..." tegas Hardhan.


"Baiklah... Aku akan hubungi monsiuer Gerrard sekarang..." kata Alex sambil menjauh dari Hardhan untuk menelepon monsieur Gerrard.


Hardhan melihat ke arah Karina, wanita itu sedang asik dengan pikirannya sendiri, bola matanya teelihat tidak bisa diam, Karina secara tiba-tiba melihat ke langit-langit kamar, lalu ke dinding lanjut ke lantai. dan tiba-tiba tertawa kemudian menangis. Begitu seterusnya.


Kalau memang wanita itu benar-benar gila, Mungkin itu adalah hukuman dari Tuhan untuknya. Karena sudah menyebabkan kematian wanita sebaik dan sepolos adiknya, Anindira.

__ADS_1


Entah apa yang dilihat Anindira dari sosok Karina hingga ia menganggap Karina sebagai saudara perempuannya sendiri, itu makanya Anindira selalu mengajak Karina tiap kali dirinya liburan ke Paris, atau kemana pun Anindira ingin pergi.


Rara.... Selama ini kau sudah salah memilih teman sayang... Semoga sekarang kau tenang di alam sana yaa... Adikku yang manis dan ceria...


"Dhan... Menurut Monsieur Gerrard, Monsieur Paul terlibat masalah pencucian uang... Dan akan segera di blow up beritanya ke semua lini media massa... Dengan begitu tamat sudah riwayatnya... Dan dengan masalah itu juga kita bisa dengan mudah mempailitkan perusahaannya..." jelas Alex membuyarkan lamunan Hardhan.


Hardhan menghela nafas panjang sebelum berbalik ke arah Alex, "Beres sudah semuanya... Adikku bisa tenang sekarang Lex..." desah Hardhan.


Alex mengangguk setuju, "Yaa... Rara sudah bisa tenang sekarang Dhan..." balas Alex setengah melamun.


"Kamu sudah tidak memiliki perasaan lagi kan pada adikku itu?" tanya Hardhan sambil menyipitkan kedua matanya.


"Oh tidak... Semua hanya tinggal kenangan saja Dhan... Hatiku saat ini sudah dipenuhi dengan Sonya dan anak-anak... Apa pun yang ada di antara aku dan Rara dulu, sekarang hanyalah kenangan masa lalu..." jawab Alex sambil tersenyum.


Wanita yang mampu membuat hatinya kembali mencair, dan kembali bisa merasakan kebahagiaan. Betapa Alex sangat memuja Sonya saat ini. Baru memikirkannya saja sudah membuat Alex merindukannya, dan ingin segera pulang.


"Bagus... Aku akan membuat Sonya menghilang lagi kalau kau masih belum bisa move on juga dari adikku..." ledek Hardhan, ia senang saat melihat Alex yang dingin itu kehilangan kendali dirinya.


"Aku tidak akan pernah melepas Sonya lagi broo... Apalagi dengan adanya Alson dan Aliana saat ini, aku sudah mengikatnya untuk selamanya." sahut Alex dengan penuh keyakinan.


"Aku senang kau sudah banyak berubah Lex... Sekarang tolong bantu aku untuk mengurus keluarga kedua pengawal, pilot, co-pilot dan awak kabin kita lainnya yang menjadi korban. Beri mereka tunjangan hidup semaksimal mungkin... " tegas Hardhan.

__ADS_1


"Ya... Nanti aku dan Dino akan mengurusnya, kami sudah mendapatkan data keluarga korban..."


"Untuk perusahaan kita di Milan bagaimana? Kau jadi mau ambil alih? Sonya sangat menyukai sekali kota itu..." tanya Hardhan.


"Entah lah Dhan... Aku takut tidak bisa membagi waktuku... Kau tahu sendiri, Oma juga memintaku mengambil alih sementara perusahaannya sampai Alson siap nantinya..." jawab Alex ragu-ragu.


"Coba pastikan lagi kau bisa atau tidak... Dan diskusikanlah dengan Sonya... Jangan sampai kau membuatnya kecewa lagi..."


"Aku sudah membelikan Sonya villa di Lake Como... Jadi kapanpun Sonya mau... Dia bisa pergi ke kota itu Dhan... Sedang untuk masalah kantor di Milan... Sonya juga sudah menyerahkan sepenuhnya padaku... Dia akan mendukung apapun yang akan menjadi keputusanku nantinya..." jelas Alex.


"Yang terpenting sekarang... Bagaimana caranya membuat anak-anak kita melupakan masalah penculikan itu? Selain pergi ke psikiater tentunya..." lanjutnya.


"Kita jadikan saja rencana kita untuk mengajak anak-anak liburan ke Korea Selatan... Bukannya Zou, Zie dan Al sangat menginginkan liburan sekolah kali ini ke sana? Dan Mama ingin sekali berkunjung ke rumah Omamu..." usul Hardhan.


"Hmmm.... Itu juga ide bagus Dhan... Baiklah aku akan siapkan acara liburan keluarga ini... Dan segera mencari waktu yang tepat..."


Dear Raeders...


Bab ini sampai di sini dulu yaa...


Nantikan bab selanjutnya siang atau sore hari ini Ok...?

__ADS_1


Happy Reading and have a nice girl with nicegirl...🤭✌


__ADS_2