Terpaksa Menikah Lagi

Terpaksa Menikah Lagi
Kei Sudah Jatuh Cinta?


__ADS_3

Hardhan mendengar suara ribut-ribut dari lantai bawah, terlihat Sonya yang sedang menyemburkan makiannya ke Alex, yang hanya ditanggapi Alex dengan wajahnya yang tanpa ekspresi, dengan wajah dingin dan datarnya, membuat Sonya semakin kesal.


Hardhan menuruni dua anak tangga sekaligus, dengan Sam yang mengekor di belakangnya


"Kau terlalu lunak dengannya Lex, selama kau bekerja denganku, tidak pernah sekalipun ada yang berhasil mendaratkan pukulannya ke tubuhmu, apalagi ke bagian favoritmu itu..." ledek Hardhan.


"Saya hanya bersikap sungkan saja boss, dia... Orang kesayangannya nona Kei." jawab Alex dingin.


"Tidak perlu sungkan-sungkan kau padaku.. Dan kau..." Sonya mengarahkan jari telunjuknya ke Hardhan, "Aku menyesel lebih memilih mendukungmu daripada Galang, ternyata kau sebelas dua belas sama Galang!!"


Sebelah alis gelap Hardhan naik, membentuk ejekan, "Sebagai sahabatnya seharusnya kau bisa mendinginkan Kei, bukan malah membiarkan Kei berduaan dengan pria lain." geram Hardhan


"Oh kalau Ryo bisa membuat Kei bahagia, aku bakal dukung seratus persen hubungan mereka." balas Sonya santai.


Kesal mendengar pernyataan Sonya, Hardhan berderap maju mendekatinya tapi Alex menahan langkahnya,dan berdiri di antara Hardhan dan Sonya.


"Boss, jangan membuat nona Kei mempunyai alasan lagi untuk tambah marah padamu dan membencimu." cegah Alex.


Hardhan menghela nafas panjang, menenangkan dirinya dari rasa ingin menarik Sonya dan menendangnya keluar dari penthousenya. Tapi Alex benar, Kei bisa jadi akan lebih marah lagi padanya, saat mengetahui Hardhan menyakiti sahabat yang sudah di anggap sebagai kakak kandungnya itu.


"Kalian semua duduk." perintah Hardhan dengan suara dalam dan dinginnya.


Alex dan Sam langsung duduk, tapi Sonya dengan keras kepalanya masih tetap berdiri, Mendekap kedua tangannya di atas perutnya, membuat sebelah alis Hardhan naik semakin tinggi.


"Demi Tuhan... Duduklah!!" geram Alex menarik Sonya duduk di sampingnya, dan menahan tangannya supaya Sonya tidak kembali berdiri lagi.


Sambil melotot ke Alex, Sonya menarik kasar tangannya "Senang kau yaa megang tangan aku!!" lalu menggeser posisi duduknya menjauh dari Alex.


"Untuk saat ini, saya lebih senang mencekik leher anda nona." balas Alex datar.


Mata Sonya mendelik lagi Ke Alex, "Kau...."

__ADS_1


"Sonya, kalau kau masih terus mengganggu Alex, saya akan menikahkan kalian berdua!!!" gertak Hardhan.


Sonya nunjuk dirinya sendiri "Aku..." lalu nunjuk ke Alex "Nikah sama Jaelangkung itu? Hiii lebih baik jadi perawan seumur hidup." Sonya begidik.


Setelah semuanya diam, Hardhan memulai percakapannya "Sekarang ceritakan padaku, kenapa Kei bisa berdansa dengan Ryo?"


Sonya diam, masih terlihat kesal dengan Hardhan. Dia sudah membuat sahabatnya kembali merasakan sakit hati. Bisa-bisanya dia terus bersama Karina dan mengabaikan Kei!!


"Jawab!!!!" bentak Hardhan dengan suara yang menggelegar, membuat Sonya terlonjak kaget di kursinya, jantungnya langsung berdebar kencang, tangannya mulai basah dengan keringat dingin, dan ia yakin wajahnya pasti sudah memucat sekarang.


Sonya mungkin sudah membuat masalah semakin runyam, dengan membiarkan Kei bersama Ryo kemarin. Demi Tuhan, bossnya ini sangat kaya dan berkuasa, dengan sikapnya sekarang ini yang terlihat dingin dan arogan, membuat Sonya ketakutan setengah mati.


Apa aku sudah menggali kuburanku sendiri? Bagaimana kalau dia melarang gue menemui Kei selamanya?


"Sebenarnya saya tidak setuju melihat Kei bersama Ryo, terlebih lagi Ryo pernah memaksakan dirinya kepada Kei."


"Memaksakan diri apa maksudmu?!" desak Hardhan dengan nada suara yang masih tinggi dan berat.


"Ketika saya melihatnya, Ryo sedang memegang pundak Kei dan menggoyang-goyangkannya sambil mengeluarkan kata-kata yang tidak enak di dengar, tidak peduli dengan wajah Kei yang sudah mulai memucat dan nyaris pingsan."


Sonya diam sebentar, bayangan kejadian hari itu kembali menari-nari di ingatannya


"Astaga, saat itu Kei masih trauma dengan pria!! Dia ketakutan setengah mati waktu itu. Jadi tanpa pikir panjang saya langsung meninju hidungnya...." Sonya tertawa sinis, "Saya senang saat merasakan tulang hidungnya patah."


"Saya pasti akan membunuhnya!!" geram Hardhan.


"Dan bukan saya yang menyebabkan Kei bisa mengambil keputusan gila untuk membiarkan Ryo mendekatinya. Kei seperti itu karena sikap anda dan Karina yang sudah kelewat batas. Ditambah lagi Kei mendengar gosip karyawan wanita anda di kamar mandi, itu seperti menyiram bensin ke api."


Sebelah alis Hardhan terangkat, "Memangnya gosip apa yang di dengar Kei?"


"Intinya, mereka berpikir anda lebih cocok bersama Karina yang merupakan model papan atas dibanding dengan Kei yang bukan siapa-siapa, dan mereka melihat kalian berdua sangat serasi ketika berdansa."

__ADS_1


"Berani-beraninya mereka berpikiran seperti itu!!! Alex cari tahu siapa wanita-wanita sialan itu, dan pecat mereka dengan tidak terhormat, pastikan tidak akan ada satu perusahaanpun yang akan menerima mereka!!!"


"Baik boss..."


Hardhan menyandarkan badannya ke kursi, ibu jari dan telunjuknya menekan pelipisnya.


"Pantas Kei menjadi semarah itu, dia bahkan menyamakan saya dengan Galang. Apa sebegitu bencinya dia sama saya, hingga sekali saya berbuat salah dia langsung ingin menceraikan saya? Padahal dengan Galang dia bisa selalu memaafkannya, berkali-kali, dan tidak pernah meminta cerai terlebih dahulu."


Hardhan menghela nafas panjang sambil memejamkan matanya "Sekarang saya baru percaya, Kei sangat mencintai Galang hingga tidak ada ruang tersisa lagi untuk saya."


"Saya tidak menyangka anda sebodoh itu..." ledek Sonya, membuat ketiga kepala menatap tajam ke arahnya.


"Jaga bicara anda!!" geram Alex.


Sonya memutar kedua bola matanya, "Lihatlah... Para pria dan kebodohannya, kalian tidak sadar... Itu berarti Kei sudah jatuh cinta sama pak Hardhan..."


Ketiga pria itu saling tatap, lalu dengan pose identik mereka mengalihkan lagi perhatiannya ke Sonya.


"Serius!" Sonya meyakinkan mereka.


Hardhan menegakkan lagi posisi duduknya


"Bagaimana kau bisa mengira Kei sudah mulai mencintaiku?"


"Anda seharusnya yang lebih tahu bagaimana sikap Kei belakangan ini ke anda, tapi sepertinya anda terlalu bodoh untuk mengetahuinya. Dan anda sudah mematahkan hatinya, bahkan sebelum anda tahu dia sudah mencintai anda. Anda lebih memilih bersama Karina dan meninggalkan Kei" gerutu Sonya.


"Kalian sudah salah paham, saat ini saya sudah tidak memiliki hubungan apapun dengan Karina selain dari hubungan pekerjaan." jelas Hardhan.


"Sudah tidak memiliki hubungan? Bisa saya artikan itu berarti Karina adalah mantan kekasih anda?"


Hardhan mengangguk, "Saya yang bersama Kei di pulau X..." akunya.

__ADS_1


__ADS_2