Terpaksa Menikah Lagi

Terpaksa Menikah Lagi
Kemesraan Mereka


__ADS_3

Kei duduk dalam posisi santai dengan lengan disanggahkan di atas meja. Talita mengencangkan manset di bisep Kei, lalu menekan balon untuk meningkatkan tekanan.


Talita mengawasi monitor aneroid, dan meletakkan stetoskop tepat di dalam lipatan siku Kei di bawah manset saat manset mengembang. Perlahan-lahan, Talita mengempiskan balon dan mendegarkan detak jantung Kei melalui stetoskop, sampai menemukan tekanan sistolik dan diastoliknya.


"Tekanan darahnya normal... 120/80 nona Kei..." ujar Talita.


Kei tersenyum lebar, "Terima kasih dokter Talita..."


"Panggil saya Icha saja nona..." pinta Talita sambil tersenyum kecil.


"Kalau begitu kamu juga harus panggil saya Kei..."


"Saya tidak berani nona Kei..."


Kei melambaikan tangan dengan santai untuk menanggapi jawaban Talita, "Tidak apa-apa, santai saja."


"Saya akan panggil Kei kalau kita sedang berdua saja... Bagaimana? Saya tetap harus menjaga batas dengan anda jika dihadapan orang lain, mengingat anda adalah istri dari pemilik rumah sakit tempat saya bekerja."


Kei baru akan menjawab ketika Hardhan menghambur ke arahnya dan langsung memeluknya, disusul Alex yang mengekor di belakangnya. "Hardhan!" pekik Kei.


Hardhan menjauhkan sedikit tubuhnya agar bisa melihat Kei, kemudian menangkup pipi istrinya. "Aku merindukanmu sayang..." ujarnya lalu mencium bibir Kei, tidak mempedulikan Talita yang terlihat syok melihat mereka.


Ya Tuhan... Kenapa jadi aku yang malu melihatnya. gumam Talita dalam hati, lalu mengalihkan perhatiannya ke langit-langit rumah yang tiba-tiba terlihat lebih menarik, kemudian ke Alex.


Alex mengambil posisi duduk di samping jendela, lalu membuka laptopnya di atas meja depannya. Tampak tidak peduli dengan dua pasang manusia yang sedang memadu kasih itu.


Dengan jantung yang berdegup cepat, Talita memberanikan diri menghampiri Alex, dan berdiri tepat di samping mejanya, "Kau mau minum sesuatu?" tanyanya.


"Tidak, terima kasih." tolak Alex, matanya masih tetap serius menatap layar laptopnya, tidak sedikitpun melirik Talita.


"Setidaknya minumlah air putih, kulitmu terlihat kering, belakangan ini kau pasti kurang minum air putih kan?"


"Hmmm." balas Alex malas-malasan.


"Biarkan saja dia Icha, kau tidak perlu buang-buang waktu mengkhawatirkannya. Di sini sudah seperti rumah kedua untuknya, dia akan ambil minum sendiri kalau memang dia haus." seru Kei.


Talita mengalihkan perhatiannya dari Alex ke Kei, yang sedang di rangkul lengan kuat suaminya. Lalu mengangkat bahunya, "Baiklah..." katanya lalu kembali ke meja tempat ia mengecek tekanan darah Kei, dan merapikan alat tensimeter manualnya.


"Alex.... Kenapa kamu tidak mengajak Sonya sekalian ke sini?" tanya Kei.


Sonya? pacarnya kah?


tanya Talita dalam hati, sambil menuang air dingin ke gelas kosongnya.


Alex berdiri dan menatap Kei, "Dia sedang mengerjakan proyek baru dengan Ryo nona."


"Ryo..." ulang Kei, lalu menatap suaminya, "Ryo Damanik?" tanyanya lagi.


Sebelah alis gelap Hardhan naik, "Kau hafal nama panjangnya?" tanyanya.

__ADS_1


Kei memutar kedua bola matanya, "Memangnya kenapa kalau aku tahu nama panjangnya, yang penting sekarang kenapa kalian membiarkan mereka berdua saja? Apa kalian tidak khawatir mereka akan ribut?"


"Memangnya apa yang akan mereka ributkan lagi sayang?" tanya Hardhan geli, lalu berbisik di telinga Kei,


"Dan aku tidak suka kau menyebut nama pria lain..." lanjutnya, Kei langsung menyikut perut Hardhan, "Jangan konyol."


"Hmm dokter Talita... Sudah bolehkah saya bercinta dengan istri saya sekarang?" tanya Hardhan tanpa basa basi, Talita yang sedang minumpun langsung tersedak, dan terbatuk-batuk.


"Kamu apa-apaan sih?" suntuk Kei, wajahnya langsung merona merah.


"Sebaiknya jangan dulu tuan, sampai kehamilan masuk ke trimester kedua." jawab Talita dengan suara serak, setelah berhasil meredakan batuknya.


Apalagi istri anda sedang mengandung anak kembar. gumam Talita dalam hati.


"Sial itu masih enam minggu lagi." gerutu Hardhan lebih ke dirinya sendiri, tapi Kei mendengarnya.


"Hhmmmppptthhhh...." tawa tertahan Kei.


"Kau terlihat senang sayang!" seru Hardhan sambil membopong Kei, membuat Kei memekik kaget.


"Hardhan... Turunkan aku..." suntuknya sambil memukul-mukul dada Hardhan. Rona di wajah Kei bertambah merah.


Hardhan menyeringai lebar, "Aku akan menghukummu dengan cara lain..." lalu bergegas menaiki tangga menuju kamarnya.


Talita berusaha mengejar mereka, "Tunggu tuan anda tidak boleh..."


Ya Tuhan... Alex berdiri dekat sekali denganku... Aku bisa mencium wangi parfum yang ia pakai.


Sambil memberikan senyuman termanisnya, Talita melangkah lebih maju lagi ke Alex, lalu memperhatikan wajahnya dengan seksama.


"Kau terlihat lelah karena kurang istirahat, dan kulitmu kering karena kurang minum, kau sedikit dehidrasi. Sebaiknya kau segera istirahat dan perbanyak minum air putih." saran Talita dengan suara selembut mungkin.


Lalu bergegas meninggalkan Alex. Berharap Alex menghentikannya, tapi sampai Talita di ujung tangga terbawah Alex sama sekali tidak memanggilnya. Sambil merengut Talita balik badan ke arah Alex, dan melihat Alex yang kembali fokus lagi di depan laptopnya.


Sia-sia aku tebar pesona. suntuknya.


Sementara di dalam kamar sang boss, Hardhan sedang berbaring di atas sofa panjang, dengan paha Kei yang menjadi bantalan kepalanya. Tangan Kei mengelus lembut puncak kepala Hardhan, sambil bersenandung ringan seperti menina bobokan anak kecil.


"Harusnya aku yang di manja seperti ini alih-alih kamu..." suntuk Kei sambil memberengut.


"Ssttt, jangan berisik. Kau kan sedang di hukum." Hardhan menutup matanya saat menambahkan, "Sekarang cepat lanjut nyanyi lagi."


"Tidak mau... Aku capek... Tenggorokanku kering..." elak Kei.


"Ya sudah hukumannya pindah ke atas tempat tidur kalau begitu..." cetus Hardhan.


"Iya... Iya... Aku nyanyi lagi..." geram Kei kesal, membuat sudut bibir suaminya membentuk senyum kecil.


Kei menyanyikan lagu Stand by Your Man nya Carla Bruni.

__ADS_1


Sometimes it's hard to be a woman


Giving all your love to just one man


You'll have a bad times


And he'll have a good times


Doing things that you don't understand.


"Oh... Jadi kau merasa sulit karena mencintaiku, kau jadi mengalami hari-hari buruk?" gumam Hardhan.


Kei memutar kedua bola matanya, "Ini kan hanya lagu sayang... Tapi terkadang para pria memang melakukan berbagai hal yang sulit dimengerti. Seperti sekarang ini, aku melalui hari buruk karena harus nyanyi hanya untuk menyenangkanmu. lirik lagu ini ada benarnya juga."


"Sudah lanjut lagi nyanyinya... Aku menyuruhmu nyanyi bukan ceramah..." kata Hardhan sambil tersenyum jahil.


Kei menghela nafas kesal sebelum melanjutkan,


But if you love him you'll forgive him


Even though he's hard to understand


And if you love him oh be proud of him


'Cause after all he's just a man.


"Naahh... Aku setuju dengan lirik yang ini... Kalau memang benar-benar mencintai pria, wanita harus memaafkan apapun yang di lakukan oleh para pria, karena begitulah pria, kau harus tetap bangga padanya." sela Hardhan lagi.


"Wanita memang harus mencintai prianya dengan baik, tetapi jika pria itu sudah menyakiti dan menimbulkan racun, maka wanita tidak akan segan buat mengambil keputusan terbaik" balas Kei.


Hardhan langsung duduk, kemudian menepuk-nepuk pahanya, meminta Kei menyandarkan kepalanya di paha Hardhan.


Kei menyeringai lebar, lalu merebahkan badannya di sofa itu, dan menyandarkan kepalanya di paha suaminya. "Ahhhh... Begini baru nyaman..." desah Kei sambil tersenyum puas.


Hardhan mengelus berulang ujung kepala sampai ujung rambut Kei, "Kau sudah pintar bermain kata-kata sekarang sayang..." desahnya lembut.


Kei menatap mesra mata suaminya, senyum manis tersungging di bibirnya, "Aku belajar banyak darimu sayang..."


Dear Readers....


Maaf kemarin tidak sempat Up...


Sebagai gantinya hari ini Author akan Up lebih dari satu, tapi bukan crazy Up yaa...😁


Prequel novel TML dengan judul Mengejar Cinta Alex, yang mengisahkan tentang perjalanan cinta Alex dan Sonya, di usahakan tayang hari ini, untuk menemani week end readers semua...


Happy Reading... and Happy Satnight....😊


__ADS_1


__ADS_2