
Hai semua... karya baru sudah tayang ya?
Jangan lupa klik tombol FAVORIT 💙 ya?
Selamat membaca, semoga kalian suka🥰
Lebih aman dibaca saat malam hari saja🤭
"
# Sepenggal kisah
" Argh.. umm.. fast.. faster bebih."
Namun saat aku dan Sabrina baru sampai didepan kamarku, kami berdua saling pandang dengan curiga, antara terkejut dan juga penasaran pastinya, namun kami kembali mendekatkan kedua telinga kita untuk lebih memperjelas suara yang terdengar samar-samar dari dalam kamarku.
" Ough... kamu memang hebat beb, punyamu masih sempit seperti per@wan, argh... aku selalu ketagihan saat berg○yang bersamamu bebih."
Suara gencatan senjata dan ranjang yang bergoyang semakin meruntuhkan benteng kekuatan diriku.
" Punyamu pun selalu membuatku kecandvan beb, bahkan setiap malam aku selalu menginginkan dirimu sayang.. argh!"
Suara des@h@n itu terus saja terngiang-ngiang ditelingaku, bagai badai yang menghantam jiwaku, seakan langit menjadi suram, petir saling bersautan dan sebentar lagi akan runtuh menyambar diriku dan menghancurkan segala yang ada pada diriku.
" Itu bukan suara mas William kan Na!"
Tanganku mulai bergetar, lututku seolah sudah tak bertulang lagi, kalau tidak Sabrina tahan, pasti aku sudah roboh dan ambruk di lantai saat itu.
" Gem... yang kuat Gem, kamu wanita kuat okey?" Aku yakin Sabrina pun merasakan apa yang aku rasakan, namun dia tetap mencoba kuat agar aku tidak tumbang disana.
" Uh.. emm.. emm.. mas aku... aku sudah nggak tahan mas, argh.. i love you mas.." Lagi-lagi suara mereka terasa memekakkan telinga.
" Love you too beb, kamu memang selalu bisa memvaskan aku." Bahkan aku ingin muntah saat mendengarnya lama kelamaan.
Suara sahutan des@h@n mereka, seolah menamparku ke Lautan lepas dengan diterjang ombak besar yang meluluh lantahkan jiwa dan ragaku, apalagi saat mendengar lenguhan panjang yang sering aku dengar selama lima tahun ini.
__ADS_1
Dia yang sangat aku puja, dia yang sangat aku banggakan didepan temanku, keluargaku bahkan didepan semua orang, kini terasa seperti sampah yang berbau dan menjijikkan.
Kehidupan dalam hubungan rumah tangga memang nggak selalu berjalan mulus. Ada banyak hal persoalan dalam rumah tangga, nggak semua masalah dapat terpecahkan dengan mudah.
Karena memperjuangkan biduk rumah tangga nggak semudah membalikkan telapak tangan. Kesetiaan pasangan terkadang diuji dengan kehadiran sosok orang ketiga.
" Chris? siapa gadis itu?" Ayah Chris langsung tersenyum kearah Gemintang.
" Dia kekasihku yah." Chris pun tak kalah menebar senyum seolah Gemintang itu memang pacarnya sesungguhnya.
" Sini say... kenalan dulu sama ayah." Chris merangkul tubuh Gemintang dan membawanya mendekat ke arah ayahnya.
" Jadi harus panggil apa?" Bisik Chris yang memang tidak pernah bermesraan dengan seorang wanita itu memilih untuk bertanya.
" Astaga... yank gitu kan lebih enak didengar!" Umpat Gemintang yang hanya bisa menatap jengah pria disampingnya itu.
" Ribet banget dah, sama aja itu!" Gerutu Chris kembali.
" Selamat malam Om, perkenalkan nama saya Gemintang, senang bisa berkenalan dengan Om." Gemintang langsung memperkenalkan diri dengan sopan.
__ADS_1
" Iya nak, saya ayah dari pria dingin disampingmu itu, apa dia memperlakukan kamu dengan baik nak?"
Gemintang sempat tertegun sejenak, ternyata sikap ayah Chris diluar pemikirannya, sangat hangat dan terlihat begitu ramah, padahal penampilannya biasa-biasa saja, juga belum tahu siapa identitas dirinya.
" Iya Om, mas Chris sangat baik hati orangnya, hehe..."
*Tapi bohong*!
Gemintang menampilkan senyum terindahnya walau sambil mengumpat didalam hatinya.
" Baguslah kalau begitu, owh ya... panggil saja aku ayah, sama seperti Chris." Ucapnya kembali yang malam membuat Gemintang sangat merasa bersalah.
*Apa ini tidak keterlaluan? sepertinya ayah Chris orangnya sangat baik, aku jadi merasa menjadi wanita pendosa deh*.
Akhirnya hanya anggukan kepala dan senyuman manis saja yang bisa Gemintang tampilkan, dia sungguh tidak menyangka akan diperlakukan sebaik itu oleh ayah Chris.
Silahkan lanjut di novelnya langsung ya?
__ADS_1
SEE YOU😍