
Happy Reading semuanya!
Jangan lupa untuk memberi like ke setiap ceritaku.
Support juga ya.
--
Nadhira. Sudah lama ia pindah dari rumah Khalid mungkin sudah dua tahun lebih dan sekarang ia sedang bersantai ria didalam rumah barunya. Ia juga sudah memulaikan operasi restoran yang ia buka dengan berbagai banyak macam makanan baru yang ia buat dan itu laku manis saat baru dibuka restoran.
“Hei! Tok! Tok! Tok! Aku masuk yak!” teriak seorang gadis berambut pendek dengan membawa beberapa tas belanjaan ditangan kanan dan kirinya, diikuti oleh seorang pria yang hanya bisa menggelengkan kepalanya tanda lelah.
“Hei nona hacker kau sudah datang?”
“Ya, sedang apa kamu? Melamun saja, apa kau sedang memikirkan pria?”
“Hem, jujur sih aku rindu dengan pria itu.”
“Siapa? Siapa yang sedang kamu rindukan? Apa dia tampan?”
“Sangat tampan.”
“Aih aku penasaran. Kau penasaran tidak rio?” tanyanya kepada pria yang sudah duduk santai di sofa empuk milik Nadhira. “tidak, dan kenapa kau sangat penasaran? Apa aku kurang tampan?”
“Kau tampan Mario, tapi kau tau kan tampan kau percuma untuk Nadhira dia memiliki kriterianya sendiri. Apalagi dia sudah sukses seperti saat ini.”
“Seperti saat ini?”
“Ya, seperti sekarang, kamu owner restoran bintang 5, lalu kamu buka butik pakaian juga, kemudian kamu
membangunkan perusahaan agency untuk model atau artis. Ah jangan lupa kamu pemilik panti asuhan serta sekolah untuk anak anak kurang mampu dan banyak pria yang mengincarmu menjadi pasangan kau tau itu?”
“Ya aku tau, tapi pria pria itu mendekatiku karena ingin popularitasnya saja. Dan lagi pula kau salah satu dari
model dalam perusahaanku yang paling disayangi oleh direktur kami bukan begitu tuan Mario Bagaskara?”
“Ya dia memang kesayanganku serta gadis yang sulit didekati.”
“Hahaha. Tentu saja gadis ini pasti akan sangat langka didunia ini bukan begitu?”
“Ya, langka sekali.”
“Tentu aku kan manusia limited edision. Kalian beruntung bisa berdekatan denganku hahaha. Ah aku lapar. Apa tidak ada makanan untukku?”
“Tidak, buatlah sendiri, aku sudah makan sejam yang lalu.”
“Aish nona muda satu ini dingin sekali.” Ujar Arsyifa Irish. Model sekaligus hacker untuk perusahaan milih
Nadhira Kanza Aulia. Umur Arsyi lebih muda dua tahun dari Nadhira. Sedangkan Mario bagaskara, direktur perusahaan agency itu tua lima tahun dan tujuh tahun dari kedua gadis itu.
“Ah iya, lusa adalah ulang tahunmu, Nad. Apa kamu ingin tetap tidak diramaikan?”
“Tidak, cukup dirumah saja dengan kalian berdua dan ka Ilyas sudah cukup. Ah jangan lupakan dengan ka Wendy.”
“Baiklah. Akan kakak siapkan dan mengatakan mereka semua digrup.”
“Good.”
“Ah iya, nona muda akan berumur 22 tahun bukan begitu?”
__ADS_1
“Ya. Tahun ini aku akan berusia 22 tahun, dan kau berusia 20 tahun sedangkan Ka Rio akan berusia 27 tahun bukan begitu ka Rio?”
“Ya, kakak berusia 27 tahun ini, ah ya. Kakak sudah mengutarakan rencana di grup.”
“Good.”
“Ka, apa tidak ada lauk lagi didalam kulkas?” Nadhira menggeleng kepala, “aku belum membeli bahan makanan
lagi, terlalu sibuk aku.”
“Sibuk apaan, yang ada kamu mengurus anabul dan menonton drama setelah itu tidur. Apa yang membuatmu sibuk ka?”
“Itukan sudah sibuk. Maka dari itu aku malas keluar rumah.”
Ck. “aku rindu masakan ayam balado kakak.”
“Nanti pas ulang tahun aku, aku buatkan yang banyak untuk kalian asal kalian menyiapkan hal lainnya, seperti kue, soda, lalu pizza.”
“Tenang saja, kami akan membelinya untuk nona muda kami. Betulkan ka?”
“Tentu saja sayang.” Goda Mario kepada arsyi, gadis itu langsung mendelik kearahnya tanda kesal akibat digoda. “Jangan menggodaku, jika tak ingin baper.”
“Tapi jika aku sudah baper kau
akan apa?”
“Aku? Em sepertinya aku akan mencari pria lain lalu menolakmu.”
“Kejam sekali kamu sebagai gadis untung saja aku cinta jika tidak sudah ku tending kau dari perusahaan itu.”
“Hei, kau tidak berhak menendangku, jika kau menendangku aku akan mengeluarkan semua aib tentang mu didepan public.” Ancamnya yang membuat Mario menelan ludahnya, “baiklah nona bar bar aku terima kekalahan hari ini.”
“Jahat kamu, nad.”
“Sudah gih makan dulu baru berbicara lagi.” Ujar Nadhira mengalihkan pembicaraan Arsyi dengan ka Mario.
“Hem, ini cukup enak deh. Jika kita membayangkan ada kimchi, lalu daging panggang uhh enaknya..” gumamnya sambil menyeruput mie kuah instannya dengan nasi. Mario menangkupkan tangan kanannya sambil menatap gadis manis disampingnya itu.
“Dasar bucin. Auhhh..” kesal Nadhira lalu beranjak dari tempatnya sambil membereskan laptop dan buku-buku catatannya. “ah iya, ka, aku ingin mengatakan jika ada seorang yang cocok mengerjakan atau sigap, suruh dia bertemu dengan calon klien kita di perusahaan bisnis. Aku ingin perusahaan kita bekerja sama dengan berbagai perusahaan besar no.1 atau no. 2 jika bisa.”
“Ya, nanti kakak akan segera melakukannya. Tennag saja.”
“Thanks ka, Arsyi, aku masuk dulu ya kekamar, jangan lupa rapihkan setelah makan jika masih berantakan aku hukum kamu-..”
“Iya, aku mengerti, kakak akan menghukumku untuk menjadi housekepper dalam rumah ini selama dua minggu bukan?”
“Ya, benar.”
“Good night! AH satu hal jangan pernah mengotori rumah ku okei? Jika ingin berciuman didalam mobil pria itu saja. Dah.” Ujarnya setelah itu secepatnya ia menutup pintu sebelum menerima sarkas Arsyi.
“HYA!!! KA NAD!! APA APAAN ITU! APA YANG DIA BICARAKAN HAH! TIDAK SEPERTI PAKAIANNYA YANG ALIM! HAH!”
“Sudahlah apa yang dia bicarakan oleh nya ada benarnya, hati hati jika pulang denganku atau berdua olehku aku
akan mencuri bibirmu itu.”
“HYA!!” bentaknya membuat Mario dan Nadhira yang berada didalam kamar tertawa keras. Entah mengapa sangat
menyenangkan jika meledeki gadis tomboy itu.
__ADS_1
Didalam kamar, Nadhira membuka tab-nya untuk melihat kembali pekerjaan kantornya. Ia sedikit melirik ponselnya ada sedikit godaan untuk melihat sosmed.
Dengan cepat tangannya meraih ponsel hitam pir digigit. Ia membuka layar ponsel dan melihat status status beberapa temannya. Sampai ia juga tergoda untuk membuat postingan.
♥️ 💬
Nadhira_KA Santai dulu teman, baru kembali menjadi babu.
*Arsyi.fa @Nadhira_KA*Sejak kapan atasan ue jadi babu? Bukannya situ majikannya ya¿
*Reply @Arsyi.fa *****eh iya ue lupa ingetin dong ci¡
*Wndy365 @Nadhira_KAKerja yang bener bab u nanti tak gaji 500 perak ye perharinya.*
**Reply @Wndy365 Oh itu permintaan mu ya ka. Oke aku gajiin segitu aja, karena kakak suka bolos mungkin dalam sebulan gajimu hanya dapat 55 ribu ya.
****Ilyasssu ****Foto wajah kamu donh, masa buku mulu yang dipoto *@NadhiraKA
Reply @Ilyasssu *aduh gak dulu deh, aku takut banyak yang suka soalnya muka ku cantiknya kebangetan.
Mario*Katanya mau tidur hey¡ Udah malam ini matiin ponsel cepet tak dobrak nïh**@Nadhira_KA***
** Reply*****@Mario_ ***Iye bawel banget daah.
Dan masih banyak lagi komentar komentar dari orang terdekatnya ada pula dari para karyawannya yang dibidang berbeda.
Sampai ada satu nama akun yang membuat hatinya cukup berdebar.
*KhaMGA ****@Nadhira_KA *Hey apa kabar¿ Udah lama gak lihat senyum manismu dipagi hari.
* Reply***@KhaMGA **Alhamdulillah aku baik ka. Kakak apa kabar? Gak mungkin masih jomblo kan?
* Reply **@Nadhira_KA* Mungkin aja soalnya jodohnya masih mau ngumpet, nyembunyiin tempat tinggalnya dan melupakan kakak.
Deg!
Deg!
Deg!
"Aduh, kenapa jawabannya gitu sih kan jadi baper. Udah ah gak usah dibales tidur aja. Bye semua para followers."
Ia mematikan ponselnya kemudian berlalu ke tabnya dan menaruh kedua elektroniknya diatas meja kerjanya.
Tak lupa untuk dicharger karena baterainya sudah 45% begitu pula ponselnya yang 72%.
Dikota lain. Sedang tersenyum bahagia sembari menopang dagunya dengan tangan kanannya diatas meja. Sesekali menscroll namun tidak ada balasan lagi.
"Ah dia menghilang kembali." Gumamnya kemudian menatap semua postingan di sosmed gadis itu.
--
Next...
Vote, Comment, Like, and Favorite!
See you! Thank you! Bye!
__ADS_1
Love Rora~