AISYAH

AISYAH
KHALID SANG PEMIMPIN IDAMAN. (KSPI)


__ADS_3

Blurb:


Menceritakan gadis bernama NADHIRA KANZA AULIA, berusia 19 tahun yang baru saja ditinggalkan oleh sang ayah untuk selamanya.


Dia saat ini tinggal bersama ibu tiri dan kakak tiri yang dimana ia harus bekerja untuk bisa membayar semua kehidupan kedua orang itu.


Dia dijadikan sebagai budak yang bekerja lalu setelah gajian uangnya dirampas begitu saja oleh kedua orang tidak tau diri.


Sampai ia bertemu dengan seorang pria yang dingin, cuek, tegas dan tampan. Pria itu aslinya baik namun jika dilihat dari luarnya ia seperti orang jahat karena memiliki mata yang tajam.


KHALID MALIQ GENTALA ALEXANDER. Pria yang berumur 26 tahun, bekerja diperusahaan miliknya yang berbidang teknik mesin sebuah kendaraan.


Jika sedang kekurangan tenaga ia akan turun tangan dan membantu para karyawannya. Dan didalam perusahaan itu mayoritas pria, sedangkan wanita hanya beberapa orang dan itu bagian resepsionis dan HRD.


Hal itu membuat keduanya saling bertemu disebuah taman yang dimana keduanya sedang memikirkan beberapa hal yang berbeda.


Khalid, disuruh segera menikah karena iya putra sulung walaupun ia memiliki adik beberapa menit saja. Namun dia tetap yang diutamakan oleh umminya yang ingin segera menggendong cucu.


Ummi Aisyah terkadang iri kepada teteh sepupunya yang sudah mendapatkan cucu dari putri sulungnya itu. Sedangkan dia belum, ya walaupun jodoh tidak akan kemana jika sudah ditakdirkan oleh maha kuasa namun manusia juga tidak akan dapat jodoh jika tidak usaha.


"Ayo dong bang Kha.. nikah, ummi mau segera punya mantu dan cucu biar ada yang menemani ummi dirumah. Sejak ummi keluar dari dunia hiburan itu ummi terlihat gabut dirumah. Tidak ada pekerjaan lagi kan kalau udah punya cucu ummi punya kerjaan seperti memandikannya, menyiapkan susunya, atau segala halnya.." tutur Ummi Aisyah membuat Khalid memegang kepalanya tanda pusing.


Sedangkan Nadhira, ia pusing dengan cobaan yang telah terjadi di hidupnya. Ia lapar, namun tidak bisa membeli makanan karena uang yang ia pegang hanya lima ribu dan itu tidak cukup untuk membeli nasi.


Dia selalu berpikir, apa ia keluar saja dari pekerjaannya itu dan pindah tempat kerja kemudian kabur dari rumah agar tidak ada yang mengganggu hidupnya lagi namun apa dia bisa?

__ADS_1


Ia tidak lupa jika ibu tirinya memiliki pacar yang memiliki beberapa orang yang gampang untuk mencarinya.


"Akhhhh!!!" Teriaknya mengejutkan Khalid. "Apa yang harus aku lakukan?" Gumannya yang masih bisa terdengar oleh Khalid.


Pria itu menatap gadis berhijab yang seperti kesusahan, ia pun langsung menegurnya. "Hei? Kau ada masalah?"


"Semua orang pasti ada masalah dalam hidupnya."


"Kau butuh pekerjaan?" Tebak Khalid yang membuat Dhira menatapnya dengan semangat, "apa ada lowongan untukku? Aku ingin keluar dari tempat kerjaku karena gajinya sangat kecil. Aku butuh gaji besar untuk pergi dari kota ini."


"Mengapa kau ingin sekali pergi?"


Dhira menghembuskan nafasnya dan mengatakan masalah yang ada didalam hidupnya. "Kau tidak perlu pergi dari kota ini. Jika kau mau, kau bekerja denganku saja. Tapi sebagai ART apa kau mau?"


"Gajinya berapa? Apa aku akan tinggal disana? Apa aku akan selamat dari ketiga orang itu?"


Dhira menggeleng, "ponselku pecah akibat dibanting oleh kakak tiri ku saat lulusan SMA."


"Jahat sekali kakak tiri mu?"


"Dulu sebelum ayah pergi mereka sangat baik kepadaku tapi entah apa yang membuat mereka cepat berubah."


"Mereka bukan berubah memang begitu sifat aslinya, namun di tutupi karena ada ayahmu."


"Begitu ya?"

__ADS_1


"Iya, kau besok bisa? Menjadi ART dirumahku? Nanti kamu datang saja ke taman ini, karena taman ini jarang ada orang mengunjungi. Jam 8 pagi kau tunggu saja, aku pasti akan datang."


"Terima kasih, telah membantuku."


"Sesama manusia harus saling membantu, dan kau tidak perlu berterima kasih kepadaku, tetaplah kuat. Hidupmu milikmu bukan milik mereka." Ujarnya kemudian Khalid pergi begitu saja meninggalkan Nadhira yang seperti lupa akan sesuatu.


"Ah iya lupa tanya namanya siapa? Tapi gapapa, besok bisa bertanya langsung. Semangat Nadhira!" Semangatnya.


 


MARI PULANG! MARILAH PULANG! MARILAH PULANG! BERSAMA SAMA!


HAI SEMUANYA!! AKU KEMBALI LAGI DAN AKU HANYA INGIN BILANG JANGAN PERNAH KALIAN MENGHAPUS CERITA AISYAH DARI LIBRARY ATAU PERPUSTAKAAN KALIAN YA!


KARENA CERITA SEASON 2 AKAN LANJUT DI LAPAK INI.


AKU MALAS MEMBUAT LAPAK LAIN.. KARENA KEBANYAKAN YANG AKU PELAJARI DARI NT BAHWA MEREKA MENYUKAI CERITA YANG BABNYA BANYAK.


DAN AKU INGIN MENCOBA SEPERTI AUTHOR - AUTHOR LAINNYA YANG CUKUP TERKENAL DISANA.


OKE SIP AKU PAMIT DULU YA!!


SAMPAI JUMPA!


SAMPAI KETEMU KEMBALI!!

__ADS_1


LOVE RORA~


__ADS_2