AISYAH

AISYAH
(62) AISYAH


__ADS_3

Happy Reading Semuanya!


Jangan lupa kasih jejak di partku ini ya.


Terima kasih.


--


“Terima kasih Aisyah sudah mengobati orang rendahan sepertiku.”


“Hey, kami semua setara, tidak ada yang rendah maupun tinggi. Dan lagi pula kita sesama manusia harus saling menolong bukan? Aku juga tidak akan membiarkan siapapun untuk terjatuh seperti kakak rasanya aku membayangkan jika aku yang berada ditempat kakak. Apa sakit ka?”


“Sudah tidak, terima kasih sekali lagi.”


“Oh iya kita foto bersama yuk ka, aku ingin foto bersama dengan kakak.”


“Apa tidak apa?”


“Tidak anggap saja aku fans kakak. Hahha.”


“Tidak kebalik?” tanya Hanna dengan tawa merdunya sampai seseorang datang menobrak pintu uks yang berada digedung hiburan tersebut. “Aisyah! Kamu tidak apa? Apa ada yang terluka?” tanya sosok itu membuat Aisyah memutar bola mata malas, “siapa yang terluka? Isyah gak terluka abang, yang terluka ka Hanna, bukan Isyah.”


“Tapi tadi- ah begitu.. berarti abang salah dengar dong ya?”


“Hem, oh iya ka Hanna kenalkan dia abangku bang Raizak panggil saja dia bang Izak umurnya mau 27 tahun, tahun ini. Kalau kakak umurnya berapa?” entah mengapa gadis itu ingin sekali ka Hanna dan ka Mela menjadi kakak iparnya dan itu pasti sangat menyenangkan.


“Aku Hanna umur 25 tahun.”


“Salam kenal, saya Izak umur 26 tahun tiga bulan kemudian 27 tahun.” Ujar bang Izak lalu saling menatap satu sama lain, sampai deheman Aisyah membuyarkan tatapan keduanya.


“Tatapannya diundur dulu bisa? Aisyah mau minta tolong mumpung bang Izak disini, tolong anterin ka Hanna pulang kerumahnya dan minta izin kepada kantornya agar diliburkan setengah hari. Aku yakin abang bisa melakukan hal itu.”


“Lalu kamu?”


“Aku udah dijemput oleh mas Tala, kalau begitu aku permisi duluan ya, ka Hanna lain kali kita foto bareng ya, aku sudah ditunggu oleh ayang beb hehe, assalamualaikum? Mas dimana?”


Aisyah meninggalkan abang Izak bersama ka Hanna yang membuat ruangan itu kembali sunyi, “ehem, mau pulang sekarang?” tanya Izak membuat gadis itu mengangguk pelan, “boleh.”

__ADS_1


“Bisa berdiri?”


“Hem,”


“Bisa berjalan?”


“Hem.”


“Baik kalau begitu ayo.” Ujarnya lalu membantu membawa kamera dan tas milik Hanna kemudian tanpa disadari pria itu menggenggam tangan kanan milik gadis itu agar berjalan disampingnya sampai di mobilnya.


Sedangkan Aisyah sudah berada didalam mobil milik Tala, ia segera membuka ponselnya dan melihat berita yang trending nomor 1 di website. “Serius ini tentang kita menjadi trending no.1 didunia mas.”


“Ya apalagi setelah kamu memberitahu bahwa kita akan menikah bulan depan dan pastilah itu membuat keduanya menjadi terkenal.”


“Oh ada berita terbaru, eh ini.. Hahaha lucu banget judulnya. Lihat mas.” Unjuknya kepada Tala, membuat pria itu membaca dengan seksama berita yang baru muncul.


“SOSOK AISYAH YANG TERKENAL RAMAH BERUBAH MENJADI SERAM SETELAH MELIHAT SESEORANG JATUH AKIBAT KECEROBOHAN DAN SIFAT BRINGAS PARA WARTAWAN.”


“AISYAH DIKENAL ANGEL SMILE BERUBAH MENJADI DEVIL EYES.”


“ARTIS BERNAMA AISYAH PUTRI NADA AKAN SEGERA MENIKAH DIBULAN DEPAN! MARI KITA LIHAT KELANJUTANNYA!”


Dan masih banyak lagi sampai dia tertawa bersama Tala saking sakit perut menggelikan membaca berita-berita tentangnya. Sedangkan pernikahan keduanya di nomer ke empat tidak ada yang menarik selain aisyah lembut yang berubah menjadi mata tajam. “Ya ampun kamu dijuluki sebagai Devil eyes? Segitu seramnya kah dirimu?”


“Oh mas mau lihat tatapan tajam aku kalau aku marah? Nanti juga mas bisa merasakannya setelah kita menikah jadi jangan merengek atau merayuku jika mas punya salah oke?”


“Loh kok begitu? Kalau mas gak ngerayu kamu, maafannya gimana?”


“Tunggu aku reda marahnya.” Santainya membuat Tala menghela nafas dengan lelah. “Baiklah, oh iya kita langsung pulang aja ya, kita masih dipingit bukan? Karena sebentar lagi kita akad.”


“Akadnya di majuin ya? Berarti resepsinya doang di tanggal 25?”


“Hem, itu permintaan nenek kamu yang ada di kota B, apalagi nenekmu ingin kita kesana sebelum akad.”


“maksudnya akadnya kita adain di rumah nenek?” Tala mengangguk, dia juga baru mendengarkan permintaan nenek gadis itu semalam, dan langsung diiyakan oleh seluruh keluarganya termasuk keluarga Aisyah. “Ah gak sabar mau ketemu nenek, dan kapan kita semua berangkat?”


“Tiga hari dari sekarang.”

__ADS_1


Aisyah mengangguk paham kemudian mobil itu telah tiba didepan rumah Aisyah setelah itu keduanya saling berdadah ria. “Aku pulang ya, kamu masuk gih. Jangan lupa makan malam dan lekas tidur.”


“Hem, kalau begitu aku masuk dulu sampai jumpa, dan hati-hati. Assalamualaikum!”


“Waalaikumsalam, love you!” ucap tala tiba tiba membuat Aisyah mematung, dengan kedua matanya mengerjab-ngerjab. “I Love you, Aisyah, humairahku.”


“Ehem, ya, pulanglah. Assalamualaikum!” ujar aisyah yang langsung membalikkan tubuhnya membuat pria itu menghela nafas, ia berpikir apa dirinya terlalu cepat mengatakannya? Ia langsung menyalakan mobilnya dan ingin menggasnya namun seketika mengerem saat gadis itu mengatakan.. “I Love you- too. Bye!” ujarnya lalu berlarian kedalam rumahnya meninggalkan pria itu membeku ditempat.


“Akhirnya ya Allah! Akhirnya!!”


“Ehem! Senang sekali dapat balasan hem?” tanya bang Izak yang tiba-tiba muncul di samping mobilnya mengejutkan pria itu. “Bagaimana bisa kau mengerem mobil secara tiba-tiba dan hampir saja membahayakan mobil dibelakang hem? Apa kau akan ganti rugi atau aku tarik saja kata restu untukmu hem?”


“Ah maaf, maafkan saya jika hampir membuat abang celaka.”


“Ya sudah tunggu apa lagi? Gih pulang, hati-hati dijalan jangan sampai melamun. Saya gak mau adik saya menangis mendengar sesuatu hal yang tidak diinginkan oleh semua orang.” Ujarnya kemudian melangkah menuju mobilnya untuk mengklakson mobil tala agar segera pergi.


Tin!


Tin!


Mobil tala pun segera pergi dari perkarangan depan rumah Aisyah, gadis pujaan hatinya dan ia sampai rumah dengan selamat kemudian di sambut kedatangannya oleh dua adik kembarnya dan adik laki-laki yang asik membaca buku Ipa-nya.


“Abang Gen, habis dari mana?”


“Pasti habis bareng ka Aisyah ya?”


“Abang lain kali kalau mau main sama ka Aisyah ajak Galen dong, Galen mau bikin video bareng terus ditunjukin deh ke sahabat-sahabat Galen yang nge idolain kakak cantik.”


--


Next...


Vote, Comment, Like, and Favorite!


See you! Thanks! Bye!


Love Rora-

__ADS_1


__ADS_2