
Happy Reading!
Hari pertama syuting terlewati dengan lancer walaupun ada beberapa kesalahan yang dilalui oleh Aisyah pertama tertawanya, kedua saat ia terjatuh didorong oleh pasukan fans fanatik milik Aska dan Fito. Ketiga saat ia disuruh menangis namun ia malah tertawa.
Sudah dua bulan terlewati dengan begitu cepat, drama yang dimainkan aisyah juga sudah ditayangkan walaupun baru dua episode. Namun cepat sekali Aisyah terkenal senegaranya, banyak yang melihat dan mengenali Aisyah sampai banyak minta foto dengan gadis itu namun tidak bisa akibat keberadaan dua abangnya.
Saat ini Aisyah sedang libur syuting karena sudah selesai pembuat drama yang ia perankan menjadi Nadine, saat ini abang Izak sedang disibukkan dengan jadwal adiknya banyak yang ingin adiknya menjadi model brand ambassador dari perusahaan-perusahaan besar.
Abang Izak sudah naik pangkat menjadi manager sang adik menggantikan bang Fariz yang punya pekerjaan lain yang harus ia kerjakan. Sedangkan bang Izak dipaksa oleh adiknya untuk kerja dengannya dibandingkan bekerja menjadi sesuatu yang Aisyah tidak tau.
Aisyah sedang duduk santai di atas kasurnya lalu menonton video rekamannya dengan kedua abangnya yang sedang bernyanyi di dalam mobil saat itu membuatnya langsung untuk mempostingnya di reels Stagram akun miliknya.
Baru beberapa menit ia memposting sudah banjir komentar dan like di postingan tersebut. Bersyukur Aisyah menjadi pendatang baru di dunia hiburan dicintai banyak orang akibat keramahannya dan senyuman manisnya.
“Isyah, besok lusa kamu dipanggil untuk jadi model ambassador di sebuah perusahaan Namanya Gofood. Kamu bakalan ngiklanin produk makanan mereka yang baru.”
“Makanan apa bang?”
“Tteokbeokki chessee, baru saja dikeluarkan oleh perusahaan itu dan mereka minta kerja sama kamu, kamu mau syah?”
__ADS_1
“Mauuuuu, kue beras ala korea uhhh mau bangettt.” Ujarnya dengan binar mata yang sangat indah.
“Tapi pedes kamu kuat?”
“Bismillah bang, kalau pedes minum susu putih, kapan abang ketemu sama perusahaan itu?”
“Niatnya tadi abang mau nolak karena abang ingat kamu gak bisa makan pedes tapi kalua kamu yang mau yaudah mungkin abang telpon mereka dulu biar besok atau lusa ketemu mereka.”
“Oke abang, jazakallahu khoiroh, maafin isyah kalua ngerepotin abang.”
“Repotin apa sih, kan kamu adik abang ya sudah pantas abang direpotkan. Dah istirahat. Jangan main ponsel mulu.”
“Iya abang.”
“Tiga bersaudara ini memang paling dabest! AKU MENCINTAI KALIAN!”
“Merdu sekali suaranya, memang cocok sekali menjadi penyanyi.”
“Tampan dan cantik, penasaran aku dengan wajah orang tuanya.”
__ADS_1
“Aisyah sangat berbeda dengan artis pendatang baru, kebanyakan dari mereka akan angkuh atau sombong tapi dia tidak dia sangat ramah.”
*“Aku pernah bertemu dengannya namun ia memiliki mulut pedas.”*Aisyah yang membacanya langsung mengernyit,
lalu membalasnya, “Apa kamu yang pernah menatap kedua abangku dengan tatapan penggoda itu? Mengapa aku sarkas kepadamu karena disaat itu kami berkunjung ke restoran bertujuan untuk makan namun kau membuat kami semakin kelaparan akibat melamun. Maka dari itu aku mengatakan apa kau pelayan restoran atau seorang penggoda? Kau menatap kedua abangku dengan tatapan lapar. Aku tidak suka itu, jujur.”
Komentar Aisyah banyak di sukai sedangkan komentar yang membuat gadis itu membalas jadi dihujat oleh yang lain.
“Memang orang tidak tau kondisi, bukannya melayani pelanggan secepat mungkin dia malah melamun.”
“Aku semakin suka dengan Aisyah dia jujur tidak membalasnya dengan drama, ia sepertinya orang tegas."
“Aisyah hebat, hempaskan saja haters sepertinya.”
“Go go go Aisyah.”
Aisyah tersenyum lalu membaringkan tubuhnya sebelum itu ia mematikan data internet ponselnya lalu mematikan ponselnya untuk ditambahkan daya.
--
__ADS_1
Next..
Vote, Comment, Like, and Favorite!