AISYAH

AISYAH
(28) AISYAH


__ADS_3

Happy Reading!


Didalam sebuah karaoke, ada sekumpulan pria dengan pakaian santai dan ada juga pakaian kerjanya. Dua pria dipojokkan menatap kesal kepada dua teman lainnya yang sedang patah hati karena disakiti oleh satu wanita. Mereka di tipu habis-habisan oleh seorang wanita yang terkenal matre.


“We let the waters rise


We drifted to survive


I needed you to stay


But I let you drift away.”


“My love, where are you?


My love, where are you?”


“Whenever you're ready, whenever you're ready


Whenever you're ready, whenever you're ready


Can we, can we surrender?


Can we, can we surrender?


I surrender.”


“No one will win this time


I just want you back


I'm running to your side


Flying my white flag, my white flag.”


“My love, where are you?


*My love, where are you?” *

__ADS_1


(Surrender-Natalie taylor)


Dua pria itu saling berpelukan tanpa tau ada yang melihatnya dari balik kaca pintu. Mereka tak lain Karin dan Hani sedangkan Aisyah dengan Rendi sedang memesan makanan cemilan untuk mereka makan didalam.


“Ih tuh cowo gay ya rin? Pelukan begitu.”


“Lagi patah hati kali han, lucu banget.”


“plus geli rin liatnya.”


Sedangkan dua pria didalam hanya bisa menggelengkan kepala lalu melirik arah luar semakin malu lah mereka, “woi! Diliatin noh ama cewe diluar.”


“Bodo amat.”


“Cantik man, lo gak mau?”


“Yakin gak mau? Cantikan tuh cewe dari pada mantan kalian berdua, udah buruk rupa sifatnya pun ikutan buruk.” Ujar teman pria yang terkenal dingin membuat keduanya berhenti lalu melepaskan pelukannya dan menatap dimana Karin dan Hani berdiri mereka pun di tatap oleh dua pria itu langsung mengalihkan pandangan dan mengikuti Langkah Rendi dan Aisyah menuju ruangan mereka.


“Sumpah malu gua! Kenapa lo meluk gua sih.”


“Elo kali yang meluk gua, pamor harga diri gua jatuh dah didepan dua cewe tadi.”


“Kita tuh syok, mendapati kekasih kita ah tidak mantan kita malah berpacaran dengan sahabat kita dan lebih syok lagi dia malah melorotin duit kita apes banget hidup kita bro.”


Dua temannya tertawa terbahak-bahak melihat nasib apes kedua sahabatnya. “Lagi salah kalian gak cari tau dulu asal muasal dia muncul dihadapan kalian. Kalian kan kaya masa iya gak mampu nyewa detektif?”


“Sudah ah, gua lebih milih kenalan sama dua cewe tadi, mau ikut gak?” tanyanya kepada ketiganya yang langsung menggeleng kepala, “kau saja, mulai saat ini aku tidak ingin berdekatan lagi dengan Namanya wanita lebih baik aku menabung kembali uang yang diambil oleh wanita itu.” Kesalnya lalu membuka ponselnya dan memulai mainan di ponselnya.


“Kau saja sudah syuhh pergi.”


Diruangan Aisyah semua penuh dengan suara yang semangat, lagu-lagu yang menyemangati hidup mereka berempat, aisyah ikutan bernyanyi dan Hani dan Karin yang berjoget ria. Begitupun Rendi yang merekam mereka dalam duduknya.


“I got that sunshine in my pocket


Got that good soul in my feet


I feel that hot blood in my body when it drops (ooh)

__ADS_1


I can't take my eyes up off it, movin' so phenomenally


Room on lock, the way we rock it, so don't stop.”


“And under the lights when everything goes


Nowhere to hide when I'm gettin' you close


When we move, well, you already know


So just imagine, just imagine, just imagine.”


“Nothin' I can see but you when you dance, dance, dance


Feel a good, good creepin' up on you


So just dance, dance, dance, come on


All those things I shouldn't do


But you dance, dance, dance


And ain't nobody leavin' soon, so keep dancin'


I can't stop the feelin'


So just dance, dance, dance


I can't stop the feelin'


*So just dance, dance, dance, come on.” *


(Justin Timberlake – Can’t stop the feeling)


--


Next..

__ADS_1


Vote, Comment, Like, and Favorite!


__ADS_2