
Sky benar-benar bahagia karna sudah mendapat izin dari sang Ummah dan Babanya dan tentunya tidak lupa meminta izin juga pada abangnya yang Posesif siapa lagi kalau bukan Fatih.
Sky sudah mempersiapkan semuanya apa saja barang yang harus dibawa untuk jalan-jalannya dan tentunya kedua bodyguard nya juga sudah dikasih tau supaya bersiap karna Sky mungkin akan berangkat pagi-pagi mengingat perjalanan Bandung-Pelabuhan ratu lumayan memakan waktu lama.
Sky sudah tidak sabar melihat bagaimana keindahan kota Pelabuhan ratu itu yang katanya sangat indah. Saking tidak sabarnya Sky mulai memejamkan kedua matanya berharap waktu cepat berputar.
...**...
Sedangkan jauh di kota sana seseorang terduduk lemah karna siksaan yang dia dapatkan.
Punggung, lengan, kaki dan bahkan wajahnya penuh dengan luka membuat tubuhnya mengeluarkan bau amis.
Sekuat tenaga orang itu mencari celah untuk kabur, tapi selalu gagal dan malah menambah siksaan lagi membuat orang itu benar-benar ak berdaya. Tapi demi anaknya orang itu terus berusaha mencari celah agar bisa keluar dari tempat itu.
Satu yang orang itu tau kalau tempat yang menyekapnya sekarang sebuah hutan atau perkebunan orang itu juga kurang tau karna tempat itu jauh sekali dari penduduk dan yang membuat seseorang itu tidak mengerti setiap apa yang dikatakan para penjaga yang menjaga ketat dirinya.
Seseorang itu harus segera keluar dari tempat terkutuk itu dia tidak mau kalau anaknya dalam bahaya.
"Ya Allah bantulah hamba untuk bisa kelaur dari tempat ini.. dan lindungilah putra hamba dari manusia-manusia serakah itu. "
Lilir orang itu lemah, tapi sekuat tenaga dia berusaha mencari celah untuk bisa kabur.
...***...
Mentari pagi menyapa seakan ikut bahagia dengan keceriaan Sky yang akan berangkat, kedua bodyguard itu sudah menyiapkan dua mobil, satu mobil untuk dirinya dan nona Muda dan satu lagi untuk para bodyguard lain.
Awalnya Sky menolak untuk tidak membawa banyak bodyguar tapi om Air memaksa jika tidak maka Sky sama sekali tidak boleh pergi dengan terpaksa Sky hanya menurut saja dari pada tidak sama sekali.
"Hati-hati dijalan, Nak. "
"Siap Tante, nanti tante dan om mau oleh-oleh apa Sky belikan he.. he.. "
"Tante dan Om tidak mau apa-apa cukup Sky pulang dengan selamat jika tidak maka Ummahmu akan marah.. "
"Siap tante Bos.. "
Canda Sky sambil memeluk sang Tante dan Om Air.Sky langsung masuk kedalam mobil yang sudah dibuka.
Sky melambaikan tangan kearah om dan tantenya hingga mobil yang Sky tumpangi melaju dengan kecepatan sedang.
Senyuman Sky terus mereka menikmati perjalanannya, sang bodyguar dengan hati-hati membawa mobil karna takut memganggu kenyamanan nona Mudanya.
Drett...
Dering ponsel Sky terdengar menandakan telepon masuk dengan cepat Sky langsung mengambil ponselnya yang ada di tas kecilnya.
"...........! "
__ADS_1
"Waalaikumsalam.. ok, langsung saja ke alamat hotel yang sudah saya kirimkan padamu.."
".........."
"Yasudah, semoga kamu suka. Saya sedang berlibur nanti saya telepon kamu lagi. "
Sky langsung mematikan teleponnya dan menyimpan kembali ponselnya, sambil tersenyum.
Sky benar-benar menikmati perjalanan liburannya, apalagi disepanjang jalan banyak pohon-pohon besar yang berjajar ataupun pesawahan membuat suasana nampak asri.
Sky menurunkan kaca mobilnya tiba-tiba selintir angin menerpa wajahnya membuat Sky langsung memejamkan kedua matanya menikmati sejuknya angin pesawahan.
Hingga adzan dhuhur terdengar merdu ditelinga Sky membuat Sky menyuruh bodyguard nya mencari masjid.
Sudah melaksanakan kewajibannya Sky langsung melanjutkan perjalanannya lagi karna sebentar lagi Sky sampai, tak lupa juga Sky istirahat untuk sekedar makan dulu.
Sittt....
Bruk...
"Astagfirullah.. "
Pekik Sky terkejut bodyguar nya mengerem dadakan, hampir saja kepala Sky kejedot .
"Maafkan saya Nona.. "
Ucap Sky yang masih terkejut jika Sky tidak menggunakan jurus tekondonya mungkin kepalanya sudah terbentur.
"It.. itu Nona ada orang yang tergeletak.. "
Ucap sang Bodyguar gugup takut nona Mudanya marah. Sky yang mendengar hal itu langsung keluar dan mendekati orang yang tergeletak di tegah jalan.
"Astagfirullah... Paman cepat bawa orang ini kedalam mobil .."
Teriak Sky terkejut melibat keadaan orang itu yang penuh luka dan yang lebih parahnya ada dua luka tembak dibagiaan dada dan pundaknya.
Dengan cepat para bodyguar langsung mengangkat orang itu kedalam mobil, Sky yang memang sedikit tau ilmu kedokteran langsung memberikan pertolongan pertama.
"Paman cepat cari Rumah sakit terdekat.. "
Panik Sky melihat kondisi orang itu yang cukup mengenaskan, tampa diperintah dua kali sang bodyguar langsung mencari rumah sakit terdekat lewat Google.
Sudah mendapat lokasinya dengan cepat sang bodyguard menuju kesana.
Sky langsung menerobos membawa orang itu kedalam UGD sambil berteriak memanggil dokter dan suster di dampingi beberapa orang yang bertubuh tegap dibelakangnya.
Sang suster terkejut mendengar teriakan Sky apalagi melihat orang-orang yang berpakaian serba hitam sambil menggendong orang yang penuh luka.
__ADS_1
Dengan cepat suster itu menyuruh supaya menidurkan orang itu diatas brankar tak lama seorang dokter masuk dan langsung menanganinya.
Sky duduk dengan pikiran cemasnya sedangkan para bodyguar hanya diam saja tak berani bersua.
Dua jam Sky menunggu akhirnya sang Dokter keluar membuat Sky langsung menghampirinya.
"Bagai mana keadaannya, Dok. ? "
"Keadaan pasien sangat keritis apalagi satu peluruh hampir saja mengenai bagiaan jantung di tambah banyak luka disekujur tubuhnya seperti luka cambukan dan sayatan pisau.Saya sudah berhasil mengeluarkan dua peluruh yang ada ditubuhnya ,Kita hanya bisa serahkan pada Allah semoga pasien bisa melewati masa keritisnya .."
Jantung Sky berdetak sangat kencang mendengar penuturan dokter,sungguh nasib yang malang. Bahkan Sky sendiri tidak tau siapa orang itu tapi jiwa sosial Sky selalu berkoar jika melihat seseorang yang kesakitan atau membutuhkannya.
Sudah menjelaskan semuanya sang Dokter masuk kembali ,dilihatnya jantung pasien mulai melemah membuat semua nya langsung panik, dengan cepat pasien harus masuk keruang ICU untuk ditangani lebih lanjut.
Sky yang melihat Dokter dan suster keluar dengan terburu-buru sambil mendorong pasien membuat Sky langsung diam mematung takut terjadi apa-apa pada orang itu.
Deg....
"Dasar pembunuh.... kau tidak pantas jadi doktet.. "
"Dasar pembunuh... "
"Pembunuh... pembunuh.... pembunuh... "
Tiba-tiba dada Sky sesak mengingat sebuah kematiaan didepan matanya. Tubuh Sky langsung mundur dengan tangan yang terus memukul-mukul dadanya, bulir bening dari tadi keluar dari pelupuk mata Sky.
Para bodyguar yang melihat keadaan nona Mudanya langsung panik dan juga bingung apa yang harus dilakukan.
Biasanya yang bisa menenangkan keadaan nona Mudanya hanya abang nya sendiri Fatih, tapi tidak mungkin sang Bodyguar memberi tahu keadaan nona Mudanya yang ada mereka akan kena amarah Fatih.
"Ti.. tidak...tidak ak.. aku bukan pembunuh.. "
Lilir Sky menjatuhkan tubuhnya dengan tangan yang terus meremas dadanya kuat.
.
Bersambung....
Jangan lupa ya dukungannya...
Vote
Hadiah
Like
Komentar
__ADS_1
terimakasihh...