
Rafli begitu terkejut dan sok mengetahui kalau bik Marni adalah ibu dari orang yang menghancurkan keluarga Al-fatih.
Rafli tidak habis pikir ternyata penghianat itu adalah orang yang begitu Panji kasihi tapi nyatanya Wanita tua itu begitu licik dan cerdik hingga bertahun-tahun membodohi keluarga Al-fatih dan mengadu domba keluarga Pratama dan Al-fatih dan mereka juga menjadikan kambing hitam anak tidak tau apa-apa ,hingga dari kecil menyimpan rasa dendam pada orang yang salah.
"B...bik Ma.. marni ! "
"Ya, bagaimana kejutan sempurna bukan.. "
Ucap Bik Marni angkuh membuat Rafli mengepalkan tangan dengan mata yang sudah memerah. Beberapa kali Rafli memejamkan mata dan membukanya kembali berharap apa yang dia lihat itu hanya mimpi tapi nyatanya itu adalah kenyataannya kalau bik Marni ternyata dalang semuanya.
"Ja.. jangan bilang kalau Bibik yang membuat Panji gila! "
"Kalau iya memang kenapa! "
Deg....
Rafli mundur kebelakang jantungnya seakan copot dari tempatnya, sungguh kebenaran yang sangat menyakitkan.
"Ta.. tapi kenapa Bik, Panji begitu menyayangi Bibik. Apa salah kami! "
Ha.. ha....
Bik Marni tertawa hambar sambil menerawang ke masa lalu dimana dendam itu muncul ,tatapan itu penuh kesakitan, marah, sedih dan benci menjadi satu.
"Salah! Panji memang tidak salah, tapi Andre yang menciptakan semua ini terjadi. "
"Apa maksud Bibik! "
"Lihatlah keadaan putriku, karna Andre putriku jadi seperti ini. "
Bentak Bik Marni penuh kesakitan, ibu mana yang akan tega melihat putrinya hidup dengan bayang-babayang cinta yang semu hingga membuat Mira, putri Bik Marni jadi gila.
"Jika dulu Andre tidak memutuskan Mira dan malah menikah dengan wanita lain, setiap malam putriku yang malang terus menangis dan hampir mau bunuh diri, tapi Andre malah bahagia dengan keluarga kecilnya membuatku muak.Andre bisa bahagia tapi apa yang putriku rasakan, rasa sakit yang dia dapatkan ketika melihat Andre bahagia tampa peduli rasa sakit putriku. Putriku bersumpah tidak akan menikah jika bukan Andre laki-lakinya tapi lagi-lagi Andre menolak membuat Mira kembali sakit hingga depresi selalu menangis ingin Andre... Andre... dan Andre... tapi laki-laki itu begitu setia pada istri dan putranya melihat itu membuat Mira gila sampai sekarang dan bodohnya Bimo malah mencintai wanita, kakak dari Mawar mamah Panji dan kau tau siapa wanita sudaranya Mawar dia adalah Melati ibu dari Farhan Nugraha, Kenapa putra putriku mencintai orang dari keluarga Al-fatih tapi kalian menyakiti anak-anakku... Kalian semua harus membayar rasa sakit putra putriku, awalnya aku ingin menghancurkan orang tua kalian tapi selalu gagal hingga aku mengadu domba Persahabatan tuan muda Pratama dan Andre Al-fatih dan hasilnya memuaskan bukan.. "
Bentak bik Marni menyala, di setiap kalimat yang bik Marni ucapkan terselip nada Marah, sedih, dan kecewa bercampur jadi satu, kesakitan seorang anak membuat seorang ibu buta akan kebenaran, hingga menghalalkan segala cara untuk membalas sakit hati anak-anaknya apapun caranya.
__ADS_1
"Bedebah... brengsek... kau wanita iblis... kau harus mati,,,, "
Bentak Farhan mengamuk mendengar kebenarannya, darahnya mendidih mengetahui kedua orang tuanya di bunuh.
"Lepas brengsek... wanita tua itu harus mati di tanganku,,,, dia sudah membunuh kedua orang tuaku, lepas sialan... "
Bentak Farhan mengamuk karna tangannya di cekal oleh dua anak buah Kamal,sungguh sakit ketika mengetahui kebenaran yang ada, jika orang tuanya yang salah kenapa anaknya yang harus di permainkan, takdir macam apa Tuhan, pikir Kamal tetap diam.
"Tetapi apa yang bibik lakukan salah.. "
"Ha.. ha... salah ! apa kalian bisa mengembalikan keadaan putriku hah.. "
"Tapi Panji dan Farhan tidak tau apa-apa Bik! "
" Karna itu jika ibunya tidak bisa seperti putriku maka anaknya harus sama. "
Deg...
Rafli terkejut mendengar jawaban bik Marni begitu menyakitkan, Oh Tuhan aku tidak tau siapa kedua orang tua ku, apa mereka membuangku atau mereka kehilanganku, Aku hanya berdoa semoga kedua orang tuaku tidak memiliki hati iblis sepertinya, jerit Batin Rafli sakit.
Orang yang begitu baik, perhatian sudah seperti ibu bagi Rafli tapi nyatanya Bik Marni kucing betina yang berubah jadi Marimau.
Tanya Rafli hati-hati semoga bik Marni tidak terlibat tapi nyatanya dugaan Rafli salah bik Marni malah tersenyum dan berkata...
"Aku menjualnya... "
Jderr....
Rafli menggeleng mengisyaratkan pada seseorang yang ada di dalam mobil supaya jangan dulu keluar.
Ya dari tadi ada seseorang di dalam mobil mendengarkan apa yang bik Marni ungkapkan, hatinya begitu sakit dan perih sambil memukul-mukul dadanya, bulir bening lolos begitu saja dari pelupuk matanya tapi dengan cepat seseorang itu menghapus air mata yang keluar dengan kasar menatap tajam kearah luar dengan tangan mengepal erat.
"Kenapa bibik Setega itu,,, KEMANA BIBIK MENJUAL LAILA,,,, "
Lilir Rafli dan menekan kalimat terakhirnya dengan gigi yang saling bergesekan menahan menahan amarah.
__ADS_1
"Aku tidak tau karna itu urusan anakku.. "
"Ha.. ha... Aku pikir bibik adalah wanita berbeda, seorang ibu baik dan penyayang tapi nyatanya bibik seperti Bina***g ,padahal sejahat-jahatnya bina***g dia tidak akan menyakiti anaknya sendiri, aku menyesal menganggap bibik seperti ibuku sendiri dan aku bersyukur tidak mempunyai seorang ibu jika ibunya seperti Bibik. "
Ucap Rafli sambil tertawa hambar,hatinya sakit mengetahui kebenaran yang begitu menyesakan.
"Tutup mulut mu, jangan hina ibuku,,, "
Bentak Bimo menyala tidak terima ibunya di samakan dengan Bina***g, bik Marni hanya diam saja mendengar ucapan kesakitan Rafli.
Pemuda yang malang....
Batin bik Marni menyeringai sambil bertopang kaki keangkuhan, seakan hatinya sudah mati di bawa putrinya yang gila hingga hati bik Marni tertutup dengan ketidak ikhlasan Takdir.
Kata pepatah memang benar adanya Love is crazy (Cinta itu gila ) sebagai mana dalam sebuah lagu penyanyi Go Internasional Indonesian yang tidak lain adalah Agnes Mo dalam judul lagu TAK ADA LOGIKA.
Memang benar adanya bukan ! Cinta yang Mira miliki membuat dia menyakiti dirinya sendiri bukankah cinta itu memberi kebahagiaan bukan menyakiti setidaknya jika tidak bersama biarkan dia bahagia dengan pilihannya. Bukan menjadikan awal sebuah dendam hingga menghancurkan orang-orang yang tidak bersalah, lihatlah karna Cinta gila Mira membawa dirinya dan jiwanya jadi Gila hingga membuat seorang ibu harus melakukan apapun demi membalas rasa sakit hati putrinya dan menginginkan wanita yang dicintai Andre menjadi gila tapi Allah berkata lain bukan, hingga Bik Marni merubah rencannya jika memang Mawar tidak bisa Gila kenapa tidak Anaknya saja, sama-sama impas bukan!
Sungguh pikiran yang picik, karna gelapnya hati bik Marni harus mengorbankan orang-orang yang tidak salah.
"Jika anak mu gila tapi Kau sebagai ibunya lebih gila dari anakmu,,, "
Sengit Rafli sudah tidak ada rasa hormat lagi pada orang yang sudah Rafli anggap ibu.
"Brengsek ku bilang jangan hina ibuku.. "
Bentak Bimo mengacungkan senjata api dengan cepat ditahan oleh Bik Marni mengisyaratkan supaya Mira jangan sampai melihat kekacaun ini, Bimo lalu meminta anak buahnya membawa adiknya kedalam mobil dan menyuntikan sesuatu suapaya adiknya tidak sadar karna bahaya jika adiknya sadar bisa membuat kekacaun.
"Harusnya kau berterimakasih padaku, hancurnya keluarga Al-fatih membuatmu bisa menguasai seluruh kekayaan Al-fatih. "
"Sayang nya aku bukan kau,,,, "
" Begitu naif, cih.. Panji sudah gila apa lagi yang kau harapkan. "
"Kau menginginkan aku G. I. L. A "
__ADS_1
Deg....
Bersambung.....