AMARAH CINTA (Bukan Salah Tuhan)

AMARAH CINTA (Bukan Salah Tuhan)
Bab 22 Kerapuhan Kayla


__ADS_3

Menangis itu cara terbaik untuk meluapkan segala kekesalan, amarah, sakit dan sedih seseorang.


Mungkin semua orang berbeda-beda meluapkan segala rasa yang ada dihatinya, ada juga sebagiaan hanya diam cara mereka menahannya.


Mungkin juga kebanyakan menangis halnya seorang gadis yang sedang meringkuk disudut ruangan.


Kepala ia tenggelamkan diantara kedua lututnya.Hatinya sangat sakit dan perih mengingat kejadiaan tadi dimana dirinya harus dipermalukan didepan umum tampa bisa melawan dan tidak ada yang membantunya sama sekali.


Salahkah dirinya merindukan sang kakak, dengan memeluk dan menciumnya! apa seorang adik tidak boleh memeluk sang kakak! apa salahnya! tidak bisakah jika dia tidak menyukainya jangan membentak dan menamparnya di depan umum.


Isakan itu terdengar pilu membuat seseorang merasa sesak melihat gadis pujaannya menangis. Dengan pelan seseorang itu mendekat dan duduk di sisi gadis itu tampa menimbulkan suara.


Gref...


Tampa bicara seseorang itu menarik gadis pujaannya kedalam pelukan hangatnya.


"Izinkan aku menjadi sandar ketika kamu sedih.. "


Bisik seseorang itu membuat gadis itu yang tadinya akan memberonta jadi terdiam dan malah semakin menangis histeris.


Lama gadis itu menangis hingga membuat kemeja seseorang itu basah oleh air mata, perlahan Gadis itu mendongkak melihat wajah laki-laki dihadapannya yang menatapnya teduh.


"Ap.. apa aku salah merindukan kak.. kakaku sendiri.. "


Lilir gadis itu masih segrukan membuat laki-laki dihadapannya menggeleng.


"Kamu tidak salah, yang salah Kakakmu.. "


"Aku merindukannya, beberapa tahun aku tidak bertemu dengannya ketika aku bertemu kenapa dia jahat padaku..hiks.. hiks..bahkan kakak angkatku tak pernah sekalipun membentak atau menamparku.. hiks.. hiks.. "


Laki-laki itu tidak tahan melihat air mata yang keluar dari pelupuk mata gadis yang dia cintai, rasanya dadanya ikut sakit dan sesak.


Laki-laki itu kembali membawa gadis pujaannya kedalam pelukannya, hanya pelukan yang dapat laki-laki itu berikan. Ingin rasanya laki-laki itu menghajar kakak gadis nya. Kakak! si brengsek itu tidak pantas disebut kakak! mana ada seorang kakak berani menampar adiknya hanya sebuah kesalahan kecil.


"Sudah jangan menangis lagi nanti jeleknya hilang.. "

__ADS_1


Canda laki-laki itu membuat sang gadis hanya memberenggut dengan sisa isakannya.


"Terimakasih Eb.. "


"Akbar Kayla..namaku bukan Eb ! "


Kesal laki-laki itu yang tak lain adalah Akbar Mahardika. Kekesalan Akbar justru membuat Kayla terkekeh, menurut Kayla jika kesal muka Akbar sangatlah lucu .


"Tapi aku lebih suka panggil kamu Eb lebih simpel "


"Ah... terserah lah.. "


Kayla terus terkekeh melihat muka masam Akbar. Melihat Kayla tersenyum membuat Akbar ikut bahagia setidaknya Kayla sesikit bisa melupakan rasa sakitnya walau Akbar harus lera nama indahnya diganti.


Kayla berhenti tertawa saat menyadari kalau Akbar terus menatapnya, apalagi posisi Kayla yang masih berada dalam dekapan Akbar. Perlahan Kayla mundur hingga ada jarak diantar mereka.


"Maaf.. "


Cicit Kayla merasa tidak nyaman apalagi Akbar tidak melepaskan pegangan ditangannya.


"Emmz.. "


Gumam Kayla salah tingkah, bukannya Kayla tidak tahu tentang perasaan Akbar padanya hanya saja hati Kayla sudah terpikat dengan orang lain walau pada Akhirnya Kayla tau cintanya tidak akan pernah terbalaskan.


"Maafkan aku, aku belum bisa menganggapmu lebih dari sahabat! "


Gumam Kayla merasa tidak tega, tapi mau bagai mana lagi Cinta tidak bisa dipaksakan bukan! . Jika begitu! kenapa Kayla berkata Belum! seolah suatu saat nanti kata itu akan berubah Sudah! .


Akbar hanya tersenyum melihat Kayla yang tidak enak hati pada dirinya, perlahan Akbar memegang pipi Kayla sambil menatapnya dalam.


"Izinkan aku untuk tetap mencintaimu itu sudah cukup ko bagiku, walau pada akhirnya aku tidak tau cinta ini akan bertahan sampai kapan! Mungkin sampai kamu memang sudah benar-benar menjadi milik orang lain. Jangan pedulikan cintaku, kalau kamu hanya pura-pura, biarlah Takdir yang menentukan pada akhirnya kepada siapa hati kamu berlabuh jikapun buka kepadaku semoga dia laki-laki yang baik seperti Kak Panji! "


Deg...


Kayla tertegun mendengar untaian kata yang keluar dari mulut Akbar, tidakkah Akbar tau Kalau orang yang Kayla cintai adalah Kakak angkatnya sendiri yaitu Panji Sky Al-fatih orang yang akan menjadi kakak ifar Akbar sendiri.

__ADS_1


Apa kamu akan tetap mencintaiku sedalam ini jika kamu tau apa yang sudah aku perbuat! Aku yakin kamu akan membenciku walau aku tau itu bukan kesalahanku ! , jerit batin Kayla sakit.


"Jangan menunggu sampai hatimu lelah untuk berpaling dari gadis sepertiku, aku bukan gadis yang baik yang pantas kamu cintai sedalam ini. Kamu berhak bahagia, maaf tapi tidak denganku.. "


Ucap Kayla lilir sambil berusaha membalas tatapan Akbar yang menatapnya penuh cinta dan kasih. Lagi-lagi Akbar hanya tersenyum seakan tidak ada rasa sakit sama sekali padahal jauh didalam lubuk hatinya, dirinya menjerit.


"Sudah ku katakan tidak apa-apa! Bukankah cinta itu Fitrah dari Allah maka jangan halangi aku untuk merasakan Cinta ini, biarlah Allah yang memutuskan, karna Dia pemilik cinta sesungguhnya. Bukankah cinta tak harus memiliki! cukup bagiku kamu bahagia dengan laki-laki pilihanmu walau aku juga tidak tau siapa sosok laki-laki beruntung yang mendafatkan cinta kamu.. "


Bukan aku yang beruntung dia mendafatkanku atau tidak ,tapi aku yang beruntung bisa merasakan cinta sebesar ini pada dirinya, walau aku juga tidak mengerti akan arti cinta yang aku punya! Apakah cinta ini, cinta wanita pada laki-laki atau cinta ini hanya sebatas cinta adik dan kakak! ,batin Kayla bingung.


"Sudah jangan diambil pusing, bagai mana kalau kita Melukis kembali.. "


Ucap Akbar mengalihkan pembicaraan, membuat Kayla langsung menatap Akbar yang selalu menebarkan senyum jika bersamanya.


"Ayo.. "


"Emmz... Iya.. "


Pada akhirnya Kayla menurut saja mengikuti langkah kaki Akbar.Kayla memang merasa nyaman setiap berada didekat Akbar, dia merasa terlindungi.


Kayla dan Akbar memang sahabatan sejak masa SMA bahkan kuliahpun di University yang sama.Dan mereka membangun galery dari hasil ide mereka berdua dari nol sampai sekarang galerynya ramai.


Hingga benih-benih cinta tumbuh dihati Akbar ketika selalu melihat Kayla tak segan-segan dibentak dan ditampar oleh orang yang Kayla sebut kakak kandungnya sendiri.


Awalnya Akbar merasa heran bukankah Kayla adik dari Panji ! tapi mendengar penjelasan dari Kayla akhirnya Akbar paham kalau Kayla anak angkat dikeluarga Al-fatih, cuma Akbar sudah berjanji pada Kayla kalau dirinya tidak akan membocorkan rahasia besar itu walaupun Akbar ingin.


Tapi Akbar menahannya karna Kayla selalu mengancam akan pergi dari kehidupan Akbar selamanya hingga Akbar sampai sekarang menutupnya bahkan pada keluarganya sendiri.


"Maafkan aku yang selalu membebani kamu Ed "


Lilir Kayla menatap sekilas Akbar yang sedang sibuk membuat karyanya.


Ya Allah kenapa kau tempatkan hamba di posisi yang rumit. Apa hamba sanggup menyakiti orang yang hamba cintai lagi! cukup mereka menghilangkan sosok ibu yang mengasihani aku, tapi tidak dengan kakak dan Papah Andre!.


.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2