
Waktu terus berputar pada arahnya, begitupun kehidupan Manusia diberbagai Kota, Negara ataupun Benua.
Halnya salah satu Negara yang terletak diantara Benua Eropa dan Asia,yang terkenal dengan empat musim itu.
Siap sangka Negara itu banyak di gemari para turis dari Lokal maupun Mancanegara apalagi ketika musim Semi.
Ada salah satu festival menarik yang diadakan untuk merayakan musim semi di Turki, yakni Festival Tulip. Pada festival ini, pengunjung akan disuguhi kecantikan tulip aneka warna yang telah ditata dengan sangat indah. Hampir setiap ruas jalan dan taman di Turki pun akan dipenuhi oleh bunga-bunga ini.
Festival yang diselenggarakan di Distrik Emirgan ini merupakan agenda tahunan pemerintah Turki. Selama festival berlangsung, pengunjung juga dapat menikmati panggung hiburan, pameran karya seni, dan sebagainya. Meriahnya perayaan musim semi di Turki menjadi salah satu daya tarik wisata.
Ketika semua orang sibuk dengan kebahagiaan memeriahkan Festival tapi tidak dengan keluarga Mahmued, mereka lebih suka menghabiskan waktu di rumah berkumpul dengan keluarga . Karna mereka tau Nyonya Mahmued tidak bisa keluar dengan keadaan ramai mengingat kondisinya yang tidak bisa mendengar kebisingan.
Walaupun begitu tapi keluarga itu selalu memberi libur untuk para Pekerjanya untuk bisa sekedar menikmati pergantiaan musim itu.
Halnya Ummah Ais dia menghabiskan waktunya bersama sang suami berkebun di belakang rumahnya.
Sedangkan putra dan putrinya sibuk dengan pekerjaan mereka sendiri. Fatih sibuk menghabiskan waktunya di Ruang Penelitiaannya karna jadwal kerumah sakit bagiaan sif tiga, sedangkan Sky disibukan dengan pekerjaan kantornya yang sudah beberapa bulan dia tinggalkan ditambah lagi Sky begitu banyak undangan untuk menghadiri acara seminar tapi Sky hanya satu atau dua yang dia setujui untuk datang keseminar itu.
Sky terkenal dikalangan pembisnis, ataupun politikus. Sky juga bukan sekedar gadis muda yang meraih puncaknya dalam dunia bisnis tapi Sky juga merajai kejayaannya menjadi pakar hukum.Banyak para pejabat ataupun pengusaha meminta Sky menangani kasusnya tapi jarang yang Sky terima karna Sky tau kasus yang mereka ambil jalan yang salah. Sky selalu memilih siapa Klainnya begitupun di dunia bisnis.
Maka tak sedikit pula orang yang berusaha mencelakai Sky di dunia Bisnis ataupun Hukum karna bagi mereka Sky ancaman terbesar.
Tapi sayangnya Sky bukan orang bodoh mengingat keluarganya juga orang-orang Terpandang di Turki.
Dret... dret...
Ponsel Sky berdering tanda panggilan masuk membuat Sky sejenak memberhentikan pekerjaannya.
Kening Sky mengerut melihat siapa yang memanggilnya, dengan cepat Sky langsung menggeser tombo hijau.
" Selamualaikum.. Hanımefendi. Vaktinizi böldüğüm için üzgünüm ama hasta bunca zamandır çığlık atıyor. ( Assalamualaikum.. Nona. Maaf saya mengganggu waktu anda, tapi Pasien dari tadi terus berteriak.. ) "
" Vaaaaikumsalam.. Sorun değil, şimdi oraya gidiyorum. Lütfen hastanın istenmeyen bir şey yapmasına izin vermeyin. (Waalaikumsalam.. Tidak apa-apa, saya kesana sekarang.Tolong jangan sampai Pasien melakukan hal yang tidak diinginkan..) "
Ucap Sky langsung mematikan ponselnya dengan cepat mengambil tasnya meninggalkan kantor.
Para bodyguar yang melihat nona Mudanya terburu-buru langsung membukakan pintu mobil dan menutup pelan.
__ADS_1
Hingga Mobil Sport hijau meninggalkan aera parkir.
"Hastane..."
Ucap Sky membuat sang bodyguard langsung menambah kecepatan lajunya, Jalanan sedikit ramai merayakan Festival musim semi membuat sang bodyguard hati-hati membawa mobilnya.
Hingga mobil Sport berhenti di area ruamh sakit, dengan cepat Sky turun dan berlari menuju lif, orang yang melihat Sky masuk membungkuk hormat karna mereka tau siapa Sky.
Ting...
Lif terbuka Sky langsung melangkahkan kedua kakinya menuju ruang VIP dimana paman Pasien dirawat.
" Simdi işler nasıl ! (Bagaimana sekarang keadaannya ! )"
Ucap Sky pada sang Dokter yang menangani paman Pasien.
" Hasta, hemşireler dışarı çıkmasını engellediği için sinirlenene kadar isim söylüyordu. Sana sakinleştirici verdim ama garip bir şekilde dudakları mırıldanmayı kesmedi. Görünüşe göre hastada öyle büyük bir korku var ki, sakinleştirici bilinçaltını sakinleştiremiyor! (Tadi Pasien memanggil-manggil sebuah nama, Hingga dia mengamuk karna para perawat mencegah dia keluar. Sudah saya kasih obat penenang, tapi anehnya bibirnya dari tadi tak berhenti bergumam. Sepertinya pasien memiliki ketakutan besar hingga obat penenang itu tidak bisa menenangkan alam bawah sadarnya! "
Mendengar penuturan sang Dokter Sky langsung masuk kedalam, perlahan Sky mendekat terlihat jelas raut ketakutan dan kecemasan di wajah itu bahkan air matanya juga keluar di pelupuk mata terpejam.
Laila... laila... Sky...
" Siapa Laila.. Sky ! "
Gumam Sky ketika mendengar jelas dua nama yang paman Pasien itu ucapkan. Sky duduk di kursi sambil memegang tangan paman Pasien, dilihatnya jahitan bekas oprasi sang abang yang sudah mulai mengering.
Sky sempat terkejut mengetahui apa yang ada didalam lengan paman Pasien itu. Sebuah rakita Bom berbentuk Cif yang sengaja di simpan. Pantas saja sang abang menyuruh Sky untuk mengoprasinya secara sembunyi karna benda itu bisa berbahaya jika orang tau.
Dan cif itu sudah sang abang amankan, yang membuat Sky lega cif itu hanya bisa bekerja oleh sebuah remot kontrol dalam jarak sepuluh meter. Jadi Sky tidak takut kalau orang-orang itu mengetahui keberadaan paman pasien karna didalam cif itu tidak ada pelacaknya.
Pikiran Sky terus berkecamuk penasaran apa yang sebenarnya terjadi pada paman Pasien itu.
Dari data yang anak buahnya dafat, paman Pasien bernama Andre Al-fatih pengusaha sukses dan mempunyai satu orang anak yang tak lain adalah Panji Sky al-fatih.Dan satu anak pungut Kayla kania Al-fatih ibunya yang tak lain yang bernama Mawar yang meninggal dalam kecelakaan beberapa bulan lalu .
Dan orang-orang yang mencari Paman Andre adalah sahabatnya sendiri yang mempunyai sebuah dendam tapi Sky belum tau Dendam apa itu karna itu kejadiaan yang sangat lama sebelum Sky lahir.
Sky penasaran apa isi Plasdisk itu sampai sekarang Sky tidak berani membukanya,karna bukan haknya ikut campur, Sky hanya berusaha menolong saja, jika paman Andre meminta bantuaan maka Sky dengan senang hati akan membantu.
__ADS_1
"Laila.. laila... "
Sky terkejut mendengar ucapan yang sangat jelas ditelinganya, hingga Sky melihat ternyata paman Andre sudah membuka matanya kembali. Saking sibuknya dengan pemikirannya ternyata Sky sudah tiga jam duduk menunggu paman Andre.
"Paman, jangan dulu banyak bicara. Paman masih lemah.. "
"Laila... laila... "
Laila !!
Sky menjadi bingung kembali ketika paman Andre tak berhenti memanggil nama itu apalagi air matanya kembali keluar.
"Yasudah Paman minum dulu,baru bicara lagi.. "
Ucap Sky lembut membuat paman Andre langsung meminum minuman yang Sky berikan lewat sedotan.
"Coba sekarang Paman bilang apa yang paman inginkan tapi tolong jangan dipaksa jika paman belum kuat. "
"Tolong lindungi putri saya, Laila. "
"Hah... bukankah paman tidak mempunyai seorang putri! "
Ucap Sky sepontan saking terkejutnya, paman Andre hanya menggeleng menahan sesak dan perih di dadanya.
"Tolong lindungi putri ku dan Kakaknya. Di.. didalam palsdisk itu anda akan mengertiii... hiks.. hiks. "
" Tapi saya tidak tau anak-anak paman siapa! "
"Ak.. akbar.. "
"Akbar! "
"Akbar Mahardika. "
Deg...
Bersambung....
__ADS_1