Buah Dari Rasa Sabar

Buah Dari Rasa Sabar
100


__ADS_3

nameera menggeliat merentangkan ke dua tangannya, ia masih belum sadar kalau tubuhnya masih polos untung saja zayn masih di ruang kerjanya sehingga tak melihat kepolosan tubuh nameera,


hoham, " nameera menguap dan langsung menutup mulutnya menggunakn ke dua tangannya,


……


sedangkan fitri, ia masih terbengong kala ponselnya telah mati, fitri sengaja mematikan ponselnya karena bingung akan menjawab pertanyaan rasya tentang nameera,


"hey, bengong bae lu, kesambet baru tau rasa, " ucap Andre yang menepuk bahu fitri dari belakang,


"ee, buset lu, " fitri terkesiap kaget dengan tepukan Andre,


"sini deh, " ucap fitri sambil mnarik tangan sahabat lelakinya itu


"paan, " Andre langsung menarik kursi dan duduk di depan fitri,


dilla yang baru saja datang sehabis dari toilet juga ikut duduk di samping Andre, karena merasa penasaran d ngan raut wajah sahabatnya yang chaby itu,


"lu tau gak, barusan nih rasya telpon gue nanyain meera, gue bingung mau jawab apa, ya makanya ponsel gue, gue matiin," cerita panjang lebar fitri dari awal sampai akhir,


dilla dan andre terdiam, pasalnya mereka sudah tau tentang perasaan rasya untuk nameera,


"iya juga sih, gak kebayang gimana nantinya rasya tau kalau nameera udah nikah," dilla menghela nafasnya dan menyenderkan punggungnya,

__ADS_1


heh, kini hanya deburan nafas yng ada di antara mereka bertiga,


"tunggu deh, kok dari tadi nameera ga balik balik ya, " ucap dilla yang kembali menegakkan tubuhnya,


"coba gue telpon deh, " dilla langsung mengeluarkan ponselnya dn lngsung mencoba menghubungi nameera,


drtt,,,


drtt,,


"loh, kok ponsel nameera ada di sini, " ucap fitri smbil membalikkan tubuhnya ke belakang di mana meja nameera berada,


"ya udah lah, palingan dia lagi sama suaminya, ga usah lu khawatirin, " ucap Andre sambil bangkit dan kembali ke meja kerjanya,


nameera yang belum sadar sepenuhnya atas tubuhnya yang polos, mencob untuk berdiri sambil menyingkap selimut yang masih menutupi tubuhnya,


"astaga, " nameera kaget bukan main di saat selimut itu sudah ia lepaskan, saat ini dirinya tak memakai sehelai benangpun,


"aaa, kenapa aku bisa lupa, " nameera kembali menarik selimut itu dan mencoba mencari bajunya


zayn tadi sudah mengambil baju nameera yang berserakan di lantai karena ulahnya dan menaruhnya di atas sofa,


nameera berjalan menuju sofa di mana semua bajunya berada, mengangkat kemejanya dan apa yang terjadi,

__ADS_1


nameera menangis karena melihat kemejanya sudah kehilangan kancingnya, branya yang sudah sobek begitu juga dengan cd nya sudah sobek menjadi dua bagian,


"dasar gila, bisa bisanya semua pakaianku menjadi seperti ini karena ulahnya, " gerutu nameera kesal bukan main,


terpaksa dengan langkah gontai, ia memasuki kamar mandi dan mulai membersihkan tubuhnya, "aa dasar gila, " nameera memegangi lehernya yang terdapat tanda kissmark namun tak banyak itu


karena zayn membuat hanya satu, mengingat ini di kantor dan juga tak mau membuat istrinya malu,


"bagaimana caraku pulang kalau seperti ini, " kesal nameera sambil mengguyur seluruh tubuhnya yang sangat lengket akibat ulah suaminya itu di bawah guyuran shower,


nameera terus saja mengguyur tubuhnya setelah di rasa segar ia keluar dan betapa terkejutnya nameera saat keluar dari kamar mandi, suaminya itu sudah berdiri di depan pintu kamar istrihatnya,


"sudah bangun, " zayn mendekat ke arah nameera yang masih berdiri di depan kamar mandi,


nameera kembali membuka pintu kamar mandi dan langsung gercep masuk ke dalam


"hey, kenapa masuk lagi, " ucap zayn sambil terus mengetuk pintu kamar mandi,



jangan lupa mampir ya para readers Setia, jangan lupa like, coment vote dan tambah favorit ,


terimakasi atas dukungan dan suportnya 😊😊🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2