Buah Dari Rasa Sabar

Buah Dari Rasa Sabar
117


__ADS_3

kini rasya tersenyum ia berdiri dari duduknya berjalan ke arah wanita yang sedari tadi ia lihat dengan senyuman di bibirnya,


"penantian yang tak sia sia, " batin rasya yng kini sudah berdiri di belakang nameera,


zayn masih fokus dengan meeting yang ia jalani sehingga netranya kini terputus dari seorang wanita yang sedari tadi ia awasi,


"hay, " sapa rasya dari belakang, hatinya sudah kotar katir tak karuan, degub jantungnya kini sudah tak berirama,


merasa ada yang menyapa dirinya nameera menoleh ke arah sumber suara, netranya bisa melihat dengan jelas senyuman Indah di bibir seseorang yang menyapa dirinya,


"hay, " ucap rasya lagi sekali, kini nameera hanya terdiam bibirnya terasa kelu untuk menjawab sapaan rasya,


nameera berdiri dari duduknya, rasya yang sudah tak tahan akan kerinduannya langsung mendekap tubuh ramping nameera ke dalam pelukannya, "aku merindukannya, " bisik rasya sambil menghirup aroma rambut nameera yang sangat Wangi,


nameera terdiam ia tak membalas atau pun menolak pelukan yang di berikan rasya,


hingga persekian detik kini zayn mengangkat pandangannya, dan degg, ia terkejut dengan apa yang ia lihat di depannya, apa apaan istrinya itu, siapa yang telah berani memeluk barang kesayangan zayn,


zayn mengepalkan tangannya, rahangnya sudah mengeras matanya susah memerah menatap dua orang insan yang masih dalam ke adaan berpelukan itu,

__ADS_1


nameera masih terdiam dengan segala kerumitan di kepalanya, "hey, " kini rasya melerai pelukannya ia dekap bahu nameera dengan ke dua tangannya,


"kemana saja hem, " rasya selalu manis ketika berbicara dengan pujaan hatinya,


bibir nameera masih saja kelu, matanya tak berani menatap Netra milik rasya,


"aku mencarimu, " ucap rasya lagi dengan senyuman Indah yang ia miliki dan hnya kepada nameera lah senyuman itu ia berikan,


"hey, " rasya mengangkat dagu nameera dengan sebelah tangannya agar ia bisa menatap lekat wajah yang selama ini ia rindukan,


"kemana saja hem, " ucap rasya degan Netra yang terus menatap wajah cantik nameera,


beruntung meeting telah selesai tanpa basi basi lagi zayn bangkit daru duduknya berjalan ke arah dua insan yang terlihat sngat esra bila di pandang mata,


menghembuskan nafasnya secara kasar zayn langsung menarik istrinya sehingga tangan rasya lngsung terlepas dari tubuh nameera,


rasya terkejut saat melihat ada seorang lelaki yang berani menarik nameera darinya, "siapa anda, " tanya rasya


"siapa aku, " tunjuk zayn pada dirinya sendiri,

__ADS_1


kini zayn menarik nameera hingga ke belakang tubuhnya, ia mulai mendekati rasya


"jangan berani beraninya tangan mu menyentuh milikku, " tegas zayn sambil menatap wajah


"apa maksudmu, " sumpah, rasya belum mengerti dengan semua ini,


zayn yang sudah geram kini mencengkram kerah kemeja yang di gunakan rasya, "dengar ini baik baik dengan telingamu itu, jangan pernah menganggu istriku, " ucap zayn dengan nada penuh penekanan


bukannya takut rasya malah terkekeh mendengar ucapan zayn, " jangan bercanda sumpah ini sama sekali tidak lucu, " ucap rasya tertawa


zayn sudah ingin melayangkan bogeman ke wajah tampan rasya, namun baru saja tanganjya terangkat nameera langsung memeluk tubuh suaminya dari belakang," jangan," ucap nameera


rasya terkujut bukan karena zayn yang akan memukul wajahnya, namun karena nameera yang kini memeluk tubuh lelaki yang akan memukuli dirinya,


🍁🍁🍁


back to kisah mereka bertiga dulu ya gays, urusan ashila sama iriana nanti di selesaikan


bantu like coment vote dan tambah favorit dukung karya author terus ya,

__ADS_1


salam manis dari author cubby 😘


__ADS_2