Buah Dari Rasa Sabar

Buah Dari Rasa Sabar
Bdrs 42


__ADS_3

nameera masih mematung tangannya gemetar tak karuan rasa takut di hatinya makin membuncah, "ah,, sial aku fikir dia takkan pulang, "nameera bergumam di dalam hatinya,,


tak berani menoleh ke arah belakang nameera hanya tertunduk di depan lemari sambil meremas tali jubah mandi yang sedang ia pakai, nameera sama sekali tak berani berkutik "huh,, dimana semua bajuku,"nameera


zayn yang kelelahan masih duduk di sofa,, ia tersenyum manis kala melihat nameera sedang berdiri di depan lemari apalagi dirinya melihat nameera masih dengan jubah mandinya "ah,, kenapa semakin hari dia semakin cantik, "ucap zayn didalam hati


zayn berdiri ke arah nameera, "degh kenapa dia semakin mendekat apa yang akan dia lakukan kepadaku,, ya tuhan tolonglah hambamu ini, "jantung nameera semakin bergemuruh kala zayn memeluknya dari belakang,


"kenapa mandinya selarut ini sayang,, apa kamu tidak takut kalau nanti masuk angin, "ucap zayn dengan nada manis.


"tuan ,,apa yang anda lakukan tolong lepas tuan saya mau memakai baju, "ucap nameera berusaha melepaskan tangan zayn yang memeluk tubuhnya.


"aku sedang memeluk istriku,, tidak ada salahnya kan ,"ucap sayn yang ingin membuka tali jubah mandi nameera


nameera mematung fikirannya tak karuan ia takut zayn akan berbuat macam² pada dirinya,


"tuan jangan,, tolong lepaskan saya tuan, "hiks nameera mulai terisak tak terima atas perlakuan zayn padanya .

__ADS_1


nameera ingin memberontak dengan kasar namun dirinya juga takut karena ia tau konsekuensi apa yang akan dia terima jika berani membantah seorang zayn.


zayn yang mendengar isak tangis nameera akhirnya memberhentikan aksi brutalnya itu,,


"maaf aku terbawa suana, "ucap zayn lalu melepas pelukannya pada nameera.


akhirnya zayn berlalu ke kamar mandi dan nameera mengambil salah satu piyama tidur dan langsung memakainya,,


setelah selasai nameera berniat keluar dari dalam kamar untuk kembali ke gudang supaya langsung merebahkan tubuhnya disana, namun nihil pintu kamar zayn di kunci rapat dan nameera tak bisa menemukan kuncinya.


pintu kamar mandi terbuka zayn keluar dari dalam sana dengan handuk yang masih melilit di perutnya dan memperlihatkan dada telanjangnya,, nameera yang melihat itu semua langsung membuang pandangannya ke arah lain


"sayang,, kenapa berdiri di depan pintu seperti itu, "ucap zayn yang berjalan ke arah nameera


"jangan mendekat tuan,, saya hanya ingin keluar dari kamar anda dan kembali ke gudang, tapi pintu kamar anda terkunci ku mohon tuan untuk anda membukakan pintunya, "ucap nameera yang menundukan pandangannya,


degh, " hati zayn sakit mendengar ucapan nameera yang ingin keluar kamar dan kembali ke gudang

__ADS_1


"kenapa harus ke gudang ini kamar kamu juga sayang,, dan aku tak mengizinkan kamu untuk tidur di gudang lagi, "ucap zayn yang sudah berdiri tegak di hadapan nameera yang masih Setia menunjukkan pandangannya


tangan nameera semakin bergetar jantungnya berdegup hebat tak karuan,, ia takut jika tidur di kamar zayn,, hal yang tak di inginkan nameera akan terjadi lagi,, nameera hanya diam tak menjawab zayn


zayn melihat tangan nameera yang bergetar ada rasa tak nyaman di dalam hati zayn saat melihat wanitanya tak nyaman,, apalagi dia tau nameera selalu tak nyaman jika bersamanya,,


zayn memegang tangan nameera "maafkan aku atas semua kesalahan yang pernah aku perbuat kepadamu,, aku janji tidak akan melakukannya kembali jika kamu tidak mengizinkannya, 'ucap zayn sambil mencium punggung tangan nameera dengan manis.


,


,


,jangan lupa dukung author dengan cara vote dan like ya readers 😊😊


terimakasi sudah menyempatkan diri untuk membaca novel karya ku ini 😉😉


iloveyou 😘

__ADS_1


__ADS_2