
"good morn," sapa seorang wanita dari arah pintu,,
wanita itu langsung masuk Dan menggandeng lengan zayn,,
"honey,, aku rindu," ucap wanita itu dengan suara manja Dan menggoda,
ya dia dalah nissa aulia kekasih zayn ,,dia adalah wanita Yang berhasil menguasai hati seorang ibnu zayn Malik, yang terkenal tak bisa di usik itu,
"kapan kau pulang hah," ucap zayn dengan nada manis Dan mencubit hidung kekasinya itu,,
"apakah dia itu pembantu barumu sayang," ucap nissa sambil mencum pipi zayn,,
zayn hanya tersenyum menanggapi pertanyaan nissa Dan menggandeng tangan kekasihnya keluar mansion,,
sedangkan di luar sekertaris zayn yaitu haikal sudah menunggu dari tadi di luar mobil,, ia melihat nissa masuk ke dalam mansion zayn,, haikal hanya menatap nissa dengan tatapan jijik Dan tidak suka,, karena ia tahu bahwa nissa itu bukanlah wanita baik² namun tuannya sudah terlanjur mencintai nissa jadi haikal tak bisa berbuat apa²
__ADS_1
haikal membukakan pintu mobil untuk tuan zayn Dan nissa,,
mobil melaju meninggalkan mansion Dan berjalan menuju perusahaan,, di dalam mobil terdengar sangat ribut karena dari tadi nissa merengek ingin di belikan tas limitid edition oleh kekasihnya itu,,
namun ya namanya aja tuan zayn tak bisa mendengarkan kekasihnya merengek ia langsung memberikan sebuah kartu untuk di belanjakan,,
akhirnya nissa tersenyum Dan mencium bibir kekasihnya,, bukan zayn namanya kalau ia tak membalas ciuman itu,, ia sedik me**t bibir nissa ,,,
zayn mengantarkan nissa dulu ke sebuah mallX tempat nissa ingi membeli tas Yang katanya limitid edition itu..
zayn hanya tersenyum sambil melambaikan tangannya ke arah nissa sedangkan sekertaris haikal,, hanya melihat, ia merasa jijik dengan perilaku nissa Yang demikian,,
sedangkan di mansion nameera menangis tersedu sedu,, bu siti berlari ke arah nameera ia mengangkat tubuh nameera yang sedang duduk tersungkur sambil memakan nasi Yang berserakan akibat tuan zayn lempar,,
"ayo bangun nyonya,,, maafkan tuan zayn nyonya,"ucap bu siti sambil membelai rambut nameera
__ADS_1
"apa salahku bu,,, mengapa dia begitu tega terhadapku bu,, aku sebelumnya tak mengenali siapa dia,, kenapa dia begitu tega terhadapku ,rasanya aku tak kuat hidup seperti ini,"nameera menangis sambil terisak di dekapan bu siti,
bu siti juga bingung apa yang harus ia lakukan pasalnya ini pertama kali tuan zayn melakukan hal semacam ini,,
padahal yang dia tau tuan zayn itu orang yang sangat baik, ya walaupun tuannya itu manusia yang irit berbicara, manusia yang cuek, namun tidak pernah sama sekali ia malakukan hal semacam ini,, namun mengapa pada wanita yang semalam ia nikahi, ia begitu kejam bahkan membiarkan istrinya tidur di gudang tanpa adanya kasur yang nyaman,,
"sabar nyonya mungkin ini hanya ujian anda," ucap bu siti yang terus membelia rambut nameera,,
"aku lelah bu, mengapa takdir seolah mempermainkan aku,, mengapa takdir seolah tak memberikan aku celah kebahagiaan bu,"
bu siti ikut terisak karena melihat nameera menangis,, seolah olah ibu siti merasakan apa yang nameera rasakan,,
nameera melerai pelukannya,, nameera ingin memunguti pecahan piring yang masih berserakan namun di halangi bu siti
"biar saya aja nyonya,, lebih baik nyonya istirahat dulu untuk menenangkan perasaan nyonya,, ini biar saya saja yang bereskan,"
__ADS_1