Buah Dari Rasa Sabar

Buah Dari Rasa Sabar
Bdrs 52


__ADS_3

seperti perintah tuan zayn sekertaris haikal sudah stand by menunggu tuan narendra di bandara internasional,


Terlihat tuan narendra sudah berada di lobby bandara dan sekertaris haikal langsung mendekatinya dan mengambil alih koper yang di dorong yuan narendra,


"mari tuan mobil di sebalah sana, "ucap sekertaris haikal yang menunjukkan tempat mobil yang akan membawa mereka ke mansion zayn.


tuan narendra tak menjawab dia hanya sibuk melihat ponsel miliknya, dan setelah mereka berdua sampai di mobil dengan sigap sekertaris haikal langsung membukakan pintu mobil untuk tuan narendra, mobil pun langsung melesat ke mansion.


sedangkan nameera dan zayn sudah bersiap untuk pergi mengurus urusan masing², zayn berangkat ke kantor dan nameera berangkat kuliah dan zayn sama sekali tak membiarkan nameera berangkat tanpa dirinya, dengan berbagai perdebatan dan sedikit pemaksaan yang di lakakukan zayn akhirnya mau tak mau nameera menurut walau dengan terpaksa,


zayn sudah smpai di depan gerbang kampus, sedangkan nameera masih terlihat melamun, dan sama sekali tak ada pergerakan dari nameera, "ah sial, kenapa harus banyak orang, bagaimana jika mereka melihatku turun dari mobil ini, "gumam nameera dalam hati sambil menatap keramaian para mahasiswa kampus.


zayn hanya menatap sambil melihat arah pandang nameera, dan memegang bahu nameera menggunakan tangan kirinya, "ga mau turun, atau mau ikut aku aja ke kantor, "ucap zayn smbil tersenyum ke arah nameera.


nameera terkejut mendengarkan ucapan zayn, ia bergegas membuka pintu mobil, namun langkahnya terhenti karena bahunya masih di pegang erat oleh tangan zayn.

__ADS_1


"ga mau pamit dulu sama suaminya, nanti durhaka loh, "tutur zayn sambil menyeringai ke arah nameera.


nameera memutar badannya malas dn seketika pandangan keduanya bertemu dan terlihat zayn sedang tersenyum manis, "kenapa dia terlihat menyeramkan sekali, "batin nameera.


dengan malasnya nameera mengambil tangan zayn lalu menciumnya, tak membuang kesempatan juga zayn langsung mencium kening nameera sambil tangan kirinya menahan tengkuk nameera.


"saya pamit dulu, "ucap nameera dengan nada datar dan malas setelah zayn melepas ciumannya.


"jangan coba² melirik pria lain selain diriku, jika itu sampai kau lakukan lihat saja balasan yang akan kau dapatkan. ucap zayn saat nameera menurunkan kakinya dari mobil mewah miliknya.


pak mus selaku kepala pelayan mansion langsung menyuguhkan minuman dan sedikit makan ringan, "silahkan tuan, "ucap pak mus sambil membungkukkan badannya dan pergi meninggalkan tuan zayn yang sedang sibuk dengan ponsel miliknya.


flashback on


Nameera tetap saja kekeh tak mau pergi kekampus di temani zayn, walau dengan seribu gertakan nameera tak gentar, dan tanpa mau susah payah menjawab semua omongan zayn

__ADS_1


nameera hanya diam mematung tak bergeming maupun tak menatap wajah zayn yang sedang berbicara, zayn menjadi kesal bukan main ingin berkata kasar kepada nameera namun zayn tak mau melakukannya karena alasan sayang dan Cinta, namun zayn yang tak memiliki kesabaran yang banyak akhirnya mengeluarkan jurus terakhirnya.


"ya sudah jika kau tak mau berangkat bersamaku maka detik ini juga kita akan melakukannya di sini sayang, "ucap zayn yang sudah melepas jas dan membuka dasinya.


nameera yang melihat itu semua langsung berlari keluar pintu mansion dan langsung masuk kedalam mobil zayn yang pintunya sudah di buka memang oleh sekertaris haikal.


zayn hanya tersenyum sambil merapikan dasi dan jasnya, lalu berjalan keluar dan langsung masuk kedalam mobil mewah miliknya.


"jadilah istri penurut maka aku takkan macam² kepadamu, "ucap zayn yang sudah duduk manis di mobil dan tersenyum menang ke arah nameera


flashback off


jangan lupa like dn coment gusy,, jika itu tidak kalian lakukan sungguh kejam kalian semua yang udah mampir ke sini ya


mohon di maafkan juga sebelumnya jika ceritaku ini makin lama makin ga jelas sama sekli tapi ku mohon untuk di like ya

__ADS_1


__ADS_2