
Malam ini mama iriana Dan ashila berniat mengunjungi rumah zayn lagi, setelah beberapa hari menghilang kini keduanya sudah siap dengan rencana rencana jahatnya,
"aku takkan melepaskanmu zayn, " gumam ashila sambil memakai lipstik di bibirnya,
ashila memandangi dirinya penuh takjub dari pantulan cermin Yang berada di dalam kamarnya, "perfeck, " ucap ashila dengan senyum licik Yang terbit di bibirnya,
ashila turun ke lantai bawah Dan mendapatkan mamanya Yang sudah menunggu dirinya sedari tadi,
"Bagaimana ma, " ucap ashila Yang kini sudah berdiri di hadapan mamanya
"cantiik ," jawab mama iriana sambil tersenyum penuh takjub memandangi kecantikan ashila,
mereka berdua melenggang meninggalkan rumah Dan melajukan mobilnya melesat meninggalkan parkiran rumahnya
Rencana licik Yang sudah mereka siapkan jauh jauh hari kini akan mereka laksanakan, terlihat senyum penuh kemenangan terbit di bibir ashila Yang sedang mengemudikan mobilnya, padahal rencananya belum ia lancarkan,
sedangkan di mansion, zayn tengah menyantap makan malamnya bersama istri cantiknya, nameera dengan senang hati melayani suaminya itu tanpa ada beban lagi,
__ADS_1
kali ini nameera telah berjanji apapun Yang akan terjadi kedepannya ia akan tetap bertahan, ia akan mempertahankan seseorang Yang telah menikahinya, bertahan dengan seseorang Yang telah ia serahkan sepenuhnya atas kesucian Yang ia punya,
Dan tak di pungkiri juga akhir akhir ini nameera juga terlena dengan pesona Dan perhatian Yang di berikan oleh suaminya,
zayn tak lagi menyakitinya seperti Yang dulu Yang ada kini zayn memperhatikannya dengan penuh cinta Dan nameera bisa melihat kesungguhan akan cinta suaminya, walaupun dalam benaknya ia masih berfikir semuanya hanya ilusi,
"I love you, " bisik zayn di telinga nameera saat sudah berdiri dan langsung meninggalkan ruang makan tujuannya sekarang adalah ruang kerjanya,
nameera hanya tersenyum, tak pernah lepas satu hari zayn selalu membisikkannya kata kata cinta di telinganya,
"maaf aku sedikit terpesona olehmu, " gumam nameera sambil berjalan meninggalkan ruang makan Dan berlalu menuju kanarnya di lantai utama,
"ini kami bodoh, " ucap maira dengan nada tinggi sambil membuka kaca mobinya,
"maaf nona, " ashila langsung memasuki halaman mansion saat pengawal membuka gerbang kebesaran mansion,
mereka berdua turun Dan berjalan dengan gaya sexy Dan langkah Yang sangat angkuh, "silahkan nona, " ucap bik sumi menundukkan kepalanya tanda hormat,
__ADS_1
bik sumi langsung menuntun mereka berdua untuk duduk di sofa ruang tengah seperti biasanya, Dan meninggalkan mereka untuk di ambilkan minuman Dan beberapa cemilan,
nameera Yang berada di dalam kamarnya saat ini dia sedang di sibukkan dengan proposal magangnya Yang akan menjadi bahan sekripsiannya,
tiba tiba mendengar ketukan pintu dari luar
tok
tok
tok
"maafkan saya nyonya, tapi di luar ada ibu dn saudari nyonya, " ucap pak mus Yang berada di balik pintu kamarnya,
"ish, " nameera sangat tidak suka dengan kedatangan dua orang itu, ia membencinya, karena mereka dirinya terjebak menikah dengan zayn, karena mereka ayah tercintanya meninggal dunia, karena mereka hubungannya dengan sang ayah menjadi berantakan
air mata nameera lolos begitu saja saat mengingatnya,namun ia tak boleh egois yang lalu biarlah berlalu, ia akhirnya menutup laptopnya, dan menghapus air matanya, berjalan keluar dari dalam kamar dan langsung turun untuk menemui dua orang yang entah kenapa akhir akhir ini sering sekali mencari dirinya,
__ADS_1
"sudah lama," ucap nameera sambil memaksakan senyum di bibirnya,