
Nameera tertidur di atas ranjang, sampai tak mengetahui jika hari sudah sore, ia terbangun dan langsung masuk ke dalam kamar mandi, dilirknya jam di dinding, "semoga saja dia pulang larut malam, " gumam nameera,
Nameera sudah merasakan segar di sekujur tubuhnya setelah mandi, ia memutuskan untuk turun ke bawah karena sedari pulang kuliah ia belum memakan apapun,
"bik,, ada yang bisa saya makan, "Nameera bertanya pada bik sumi sambil mendudukkan dirinya di antara kursi meja makan
"tentu, " Bik sumi langsung menyiapkan makanan untuk Nameera,
"silahkan di makan, " Bik sumi menyodorkan ikan salmon yang sudah di baluri dengan saos,
Nameera menuntaskan makanannya, "makasi bik makanannya enak sekali ," Bik sumi hanya tersenyum mendengar ucapan Nameera,
"aku Bosan, " Nameera duduk di sofa ruang tengah, sambil mengotak atik laptopnya untuk menyelesaikan proposal yang belum ia tuntaskan,
jam di dinding sudah menunjukan kepulangan tuan rumah siapa lagi kalau bukan Zayn, para maid sudah berbaris dengan rapi jangan lupakan pak mus yang sudah siap dengan gagang pintu yang sudah ia pegang untuk di buka,
mobil yang di kendarai zayn sudah masuk halaman mansion, Nameera masih asik dengan laptop yang ada di pangkuannya, sampai zayn memasuki mansion para maid membungkuk tanda hormat,
__ADS_1
zayn mengedarkan pandangannya seperti mencari seseorang, kini pandangannya terhenti pada arah sofa yang berada di ruang tengah, zayn langsung melenggang melangkah pergi dengan tas dan jas yang masih bertengger di lengannya,
"sayang, "zayn menyenderkan kepalanya di bahu nameera, " kau sudah pulang, " ucap Nameera tanpa mengalihkan pandangannya pada laptop yang masih Setia berada di pangkuannya,
"kau tahu,"ucap zayn sambil sedikit mengecup leher nameera,
"ehem,, " nameera tak mau menjawab panjang lebar ,
'aku cemburu pada laptop yang ada di pangkuanmu itu, " seketika nameera memberhentikan tangannya yang sedang asik bergeria di atas keyboard laptopnya,
"dia bisa se enaknya berada di pangkuanmu, tapi aku suamimu tidak pernah bisa melakukan itu semua, " ucap zayn merajuk seperti anak kecil,
para maid yang melihat tingkah tuannya hanya bisa tersenyum kecut, "begitulah orang jika sudah di mabuk cinta, "ucap pak mus pelan sambil melangkah pergi
Nameera tak menjawab, ia kembali mengambil laptop miliknya, untuk menyelesaikan proposal mata kuliahnya, "sayang, " zayn merebut laptop milik nameera, "suamimu di sini, " ucap zayn yang bergelanyut manja sambil memeluk pinggang ramping milik nameera
bik sumi yang masih berada di tempatnya hanya bisa tersenyum sambil menggelengkan kepalanya, "dasar anak muda," ucap bik sumi sambil melangkahkan kakinya kembali ke dapur.
__ADS_1
Nameera hanya bisa menghela nafasnya dengan kasar," lepaskan,aku malu di sini," cicit nameera mencoba melepaskan dirinya dari pelukan manja zayn,
zayn mengangkat kepalanya, dia melihat wajah nameera yang sudah merah merona, "hey, " zayn tersenyum saat memandangi wajah cantik nameera, "sayang kenapa wajahmu memerah seperti ini, " ucap zayn sambil memegang wajah nameera dengan tangannya,
Nameera menepis tangan zayn, proposalnya belum kelar ia kerjakan karena ulah zayn yang mengganggunya, zayn berdiri dari duduknya, "ayo kita masuk kamar, " ucap zayn sambil menarik sebelah tangan nameera,
Nameera memicingkan matanya sambil menatap zayn,"ayo katanya malu disini," zayn mencoba menggoda nameera,
Nameera melototkan matanya, zayn terkekeh melihat tingkah nameera, "ayo, " zayn kembali menarik tangan nameera, mau tak mau nameera harus mengikuti ucapan suaminya itu,
sorry ya readers jika ceritanya makin ke sini makin ga jelas,
otor cuman minta di like, di vote yang sebanyak banyaknya dan jangan lupa tambahkan favorit
slm manis dari otor
iloveyou 😘
__ADS_1