
mendengarkan kata maaf dari mulut istrinya sambil memeluk dirinya dari belakang entah mengapa hati zayn serasa teriris,
tangan zayn yang sedang memilih pakaian ganti kini terhenti, ia membalik badannya dan membalas pelukan istrinya dari depan,
"aku tidak marah sayang kenapa harus minta maaf hem, " ucap zayn tanpa melepas pelukannya,
'aku takkan lagi menyakiti dirimu, apapun alasannya itu, " batin zayn,
"tapi aku tidak terima dia memegang tanganmu, apalagi itu di depan mataku, " ucap zayn sambil memanyunkan bibirnya, Dan bahkan kini ia melepas pelukannya,
"maaf, " lagi lagi hanya kata maaf Yang bisa nameera ucapkan,
zayn tersenyum, sebenarnya hati Dan jiwanya masih bergemuruh melihat kejadian tadi namun ia tak boleh egois mengingat kerap kali ia menyakiti hati istrinya,
"heh, " zayn menghembuskan nafasnya, sedangkan nameera ia hanya bisa menunduk tanpa berani menatap wajah suaminya,
"tatap aku, " ucap zayn sambil mengangkat dagu nameera,
takut takut nameera memberanikan dirinya menatap suaminya, " mau aku maafkan, " ucap zayn, kini otaknya sudah mulai merencanakan sesuatu
nameera kembali mengangguk sambil netranya menatap suaminya, zayn kembali tersenyum kini tangannya Yang satu memegang tangan nameera Dan ia bawa ke pinggangnya,
__ADS_1
"Beneran, " otak zayn sudah memikirkan hal hal nakal,
nameera kembali mengangguk, ia sama sekali belum mengerti maksud suaminya itu, "janji ya, " ucap zayn
kini ia dorong tubuh nameera hingga mentok ke arah dinding di dalam wolk in closed, " eh, eh, mau apa, " ucap nameera kemudian tangannya Yang masih terbebas mencoba menahan dada bidang zayn,
"katanya tadi mau di maafin, " ucap zayn tangannya kini melepas dagu nameera,
tangan zayn sudah mulai nakal, "eh, kok gini sih, " nameera mulai mengerti arah fikir suaminya,
"aku mandi dulu ya, urusan maaf maaf an nanti aja, " bujuk nameera,
zayn menggeleng, " tidak bisa sayang, " ucap zayn ia semakin mengunci tubuh nameera,
"aku mandi dulu ya, " nameera terus membujuk zayn, namun sayang singa sudah terbangun Dan sekarang waktunya menyantap hidangannya,
"urusan mandi nanti saja sayang, sekarang urusan maaf maaf an dulu, " zayn langsung mengangkat tubuh istrinya ala bridal style,
zayn keluar dari wolk in closed Dan langsung membaringkan tubuh istrinya di atas ranjang King size di dalam kamarnya,
nameera ingin bangun namun dengan langkah cepat zayn mencegahnya, " sayang, " suara zayn sudah parau,
__ADS_1
"bagaimana ini, " nameera sampai menelan salivanya, pasalnya jika sudah begini alurnya pasti akan berujung panjang,
"siapa dia, " Tanya zayn
nameera menghembuskan nafasnya "dia adalah bos di tempat aku bekerja Yang dulu, " ucap nameera ia tak ingin berbohong,
"apa dia menyukaimu, " pertanyaan Yang zayn sudah tahu jawabannya kini ia lontarkan,
nameera mengangguk tak berani menjawab ucapan zayn, " baiklah kalau begitu mari kita mulai, " tanpa menunggu Lama zayn langsung melucuti pakaian istrinya Dan melepaskan handuk Yang ia gunakan,
"aku mandi dulu ya, " nameera kembali membujuk suaminya sambil tangannya mencari letak selimut, namun seakan waktu Dan tempat tak berpihak padanya selimut Yang ia cari entah tak dapat ia temukan,
"no, sayang kita bisa mandi nanti saja, " ucap zayn "sekarang aku memberimu kesempatan untuk memulai permainan, " ucap zayn sambil merentangkan tubuhnya,
tubuh nameera sudah merinding apa lagi ia bisa melihat jelas sesuatu Yang sudah menegang di bawah sana milik suaminya,
"ah Lama, " zayn langsung menindih tubuh istrinya dan permainan panas nan menggairahkan itu terjadi di sing hari Yang terik,
"ah, aku capek, " adu nameera namun sayang zayn tak mau mendengarnya ia terus memacu permainannya hingga mendapatkan pelepasan dan menumpahkannya di dalam rahim nameera,
🍁🍁🍁
__ADS_1
jika tak suka alurnya author mohon jangan hujat ya,
mohon untuk tetap dukung author dengan cara like comment vote Dan tambah favorite Yang gays 😘