
zayn sudah selesai memeriksa semua berkas yang ada di hadapannya itu, "Hahh, " zayn menghembuskan nafasnya sambil tersenyum manis, "malam ini, aku tak mau terlewatkan," ucap zayn lalu memebereskan berkas berkasnya,
zayn keluar dari ruang kerjanya,diliriknya jam yang ada di pergelangan tangannya sudah larut malam, namun belum terlalu larut,
di jam seperti ini para maid sudah kembali ke pavilum di belakang mansion, terlihat lampu mansion sudah padam semua zayn melangkahkan kakinya memasuki kamar tidurnya, ia membuka pintu dengan perlahan dilihatnya Nameera sedang merenggangkan otot ototnya dengan menggeliat,
"ah akhirnya selesai, " ucap Nameera,
Nameera langsung meng copynya ke ponsel dan segera mengirimkn sahabat sahabatnya itu, untuk segera mereka kerjakan, "thanks bebebku, " pesan yang di tulis dilla dan fitri untuk nameera, sedangkan Andre tak ikut nimbrung karena sudah tidur terlebih dahulu mengingat malam sudah larut,
Nameera belum sadar jika zayn sudah berada di belakangnya, ia menutup laptopnya dan langsung berdiri tanpa aba aba zayn langsung memeluk dirinya dari belakang,
Nameera terdiam mematung, ia sudah tau siapa orang yang berani beraninya berbuat seperti ini pada dirinya, "aku lelah,' bisik zayn di telingan nameera,
"ya tidurlah," ucap Nameera acuh,
"Bolehkan malam ini," ucap zayn yang sudah mencium leher mulus nameera,
Tubuh nameera sudah bergetar, ia mengerti dengan ucapan yang di katakan zayn suaminya,"apa," cicit nameera pelan,
__ADS_1
"kau sudah selesaikan," ucap zayn yang membalikkan tubuh nameera agar menghadap dirinya,
"selesai, " nameera sengaja menautkan alisnya seperti orang Yang bingung mendengarkan ucapan zayn,
"aku mau hakku malam ini, dan aku tau kau sudah selesai dengan datang bulanmu itu, " ucap zayn sambil kedua tangnnya memegang bahu nameera,
" dari mana kau tahu, " ucap Nameera
zayn tersenyum Dan ia langsung menunjuk mukena Yang tergantung, "itu, " ucap zayn sambil tersenyum,
"aku tak ingin penolakan, Dan jangan coba coba untuk menolakku sayang, " bisik zayn tepat di telinga nameera
zayn melihat wajah nameera Yang takut Dan sangat gugup, Dan zayn mengerti itu semua, "aku tidak akan menyakitimu, maafkan aku di malam itu sayang, " ucap zayn dengan nada Yang memohon,
Nameera tak bisa berbuat apa apa, menolakpun sudah tak bisa karena zayn Yang kekeh tidak mau di tolak, tanpa mendengar jawaban Nameera zayn langsung mengangkat tubuh nameera ala bridal style,
Dan malam ini akhirnya zayn dapat merajut manisnya cinta dengan nameera, zayn melakukannya dengan sangat manis tanpa harus menyakiti nameera,
malam semakin larut, namun tak melarutkan dua insan Yang sedang memadu kasih, kamar Yang sangat dingin itu berubah menjadi panas karena ******* kedua insan itu, untung saja kamar itu sudah di pasangkan alat kedap suara sehingga rintihan ke duanya tak terdengar,
__ADS_1
"terima kasih sayang, " ucap zayn sambil mencium pucuk kepala nameera, zayn mengambil air Yang ada di atas meja dan memberikannya kepada nameera
"minumlah sayang, " ucap zayn sambil memberikan air minum kepada nameera, zayn tak tega melihat nafas nameera Yang ter engah engah akibat perbuatannya,
Nameera menerima air itu dan meminumnya hingga tandas, zayn menyenderkan kepala nameera di atas dada bidangnya, nameera sudah tak bertenaga ia hanya bisa pasrah dengan pelakuan suaminya,
"Bagaimana seorang wanita tak terpesona padamu, jika perlakuanmu semanis ini zayn, namun aku bukan wanita Yang beruntung itu, gumam nameera sambil menutup matanya, dan zayn memeluk nameera dengan posesif,
malam ini zayn sangat bahagia, karena apa Yang dia tunggu dan dia harapkan sudah ia dapatkan, dan tak henti hentinya ia mengecup dan mencium setiap inci wajah istri cantiknya,
jangan lupa tinggalin jejak,
maaf ya jika alur ceritanya tak sesuai harapan para reader, semua 🙏🙏
jangan lupa like komen vote dan tambahkan favorit
iloveyou
salam manis dari author 😘
__ADS_1