Buah Dari Rasa Sabar

Buah Dari Rasa Sabar
139


__ADS_3

mobil yang di kendarai sekertaris haikal kini sudah berhenti di depan mansion zayn, dengan sigap sekertaris haikal membukakan pintu untuk tuannya,


zayn dengan cepat menggendong tubuh istrinya,"mas, " ucap nameera karena terkejut dengan aksi suaminya yang tiba tiba itu,


"diam sayang, " ucap zayn yang kini berjalan memasuki mansion yang pintunya telah di buka oleh pak mus dan semua para maid mansion membungkukkan badannya memberi hormat.


"nyonya kenapa, " tanya para maid keheranan karena pasalnya ini masih pagi padahal baru sebentar tuan dan nyonya mereka pergi dan kini kembali dalam ke adaan tuannya menggendong nyonya mereka.


semua maid saling menatap dengan rasa heran


zayn berjalan dengan pelan sambil menapaki anak tangga untuk masuk ke dalam kamarnya, " mas, turunin aku masi kuat jalan, " rengek nameera sambil meminta untuk di turunkan dari gendongan suaminya,

__ADS_1


"sayang ingat kata dokter tadi, kandungan kamu masih di bilang lemah jadi kamu cukup diam dan terima supaya kamu dan calon baby sehat " cecer zayn dan dengan perlahan membuka pintu kamar tidur mereka.


"mas, tapi, ,,shtt, " diam sayang cup aku mencintaimu jadi jangan sampai terluka, " bahkan kini zayn memotong ucapan istrinya,


zayn membaringkan nameera di atas ranjang dan ia duduk di samping istrinya, untuk urusan perusahaan zayn sudah serehkan sepenuhnya pada selertaris haikal,


"cup cup, " bahkan kini tangan dan bibir zayn tak pernah diam jika bibirnya selalu mendaratkan kecupan kini tangannya sibuk untuk mengelus rata perut istrinya,


"sayang, aku senang dia hadir di sini, " ucap zayn tangan nameera terulur untuk mengelus rambut suaminya, tak di pungkiri nameera pun merasa bahagia ketika melihat suaminya tersenyum,


sedangkan zayn ia masih sibuk mengelus perut nameera, "terimakasih untuk segalanya sayang, dan aku sangat bahagia, " zayn menatap manik istrinya dengan penuh rasa suka dan cinta " ilove you, "cup, " kembali bibir zayn memdaratkan kecupannya,

__ADS_1


"oh, ya sayang katanya orang hami itu ada pase ngidamnya ya, nah sekarang kamu tinggal sebut kamu mau apa aku akan mengabulkannya, " ucap zayn yang kini sudah duduk kembali di dekat nameera,


nameera tersenyum dan menggelengkan kepalanya, memang saat ini ia belum mengingankan apapun,"tidak ada, " ucap nameera.


zayn menautkan alisnya, pasalnya dari semua cerita yang pernah ia dengan seputar ibu hamil dan masa ngidam pasti ada saja hal aneh yang ibu hamil inginkan tapi kenapa istrinya hanya menggeleng,


"sayang, pasti ada coba sebutkan pasti aku akan mengabulkannya dan tidak usah malu, aku suamimu dan aku yang telah menghamilimu, " ucapnya dengan penuh percaya diri


nameera bangkit dan ikut duduk di samping suaminya, " aku hanya ingin tidur dan di temani untuk hal yang lain aku belum menginginkannya, " ucap nameera yang kini kembali merebahkan dirinya di atas paha suaminya,


"mas, tolong elus rambutku, aku ingin tidur. " ucap nameera sambil membaringkan dirinya,

__ADS_1


zayn tersenyum tangannya terulur untuk mengelus rambut istrinya dan benar saja tanpa menunggu lama kini nameera sudah terlelap, zayn bahagia setelah semua yang dia lakukan bahkan kini istrinya masih berada di sisinya mendampingi dirinya, " maaf dan terima kasi sayang, " ucap zayn yang kini merubah posisi nameera dan ia dengan senang hati mendekap istrinya ke dalam pelukannya dengan sebelah tangan yang masih mengelus rambut nameera.


……………


__ADS_2