
jack yang sudah siap menunggu ke datangan ashila mulai menggunakan masker dan kaca mata hitam,
sedangkan dua orang auruhan ashila kembali di bekap, anak buah jack pun sudah siap bersembunyi,
ashila sudah bahagia setengah mati setelah mendapatkan informasi menarik menurutnya, "selangkah lagi, aku akan menjadi nyonya ibnu zayn malik, " ashila tersenyum manis,
kini mobil yang di tumpanginya sudah berhenti di depan rumah kosong tempat lokasi yang di kirimkannya,
tanpa menunggu lama lagi ashila langsung memasuki rumah itu dengan kakinya yang pincang,
ashila semakin melebarkan senyumannya kala melihat jack yang ia yakini adalah orang suruhannya,
"di mana dia, " ucap ashila tanpa mau berbasa basi lagi,
sepertinya tangannya sudah gatal ingin menghabisi saudari tirinya,
jack berdiri dan langsung berjalan ke arah ashila ia menuntun ashila ke tempat di man orang auruhannya berada,
"mana talinya, " teriak jack kepada anak buahnya,
samsul selaku anak huah jack langsung menyerahkan tali kepada tuannya, " ini, " ucap samsul
__ADS_1
"ikat dia, " perintah jack dan langsung saja jac mengikat ashila
"hey, apa apan kalian ini, " ashila mencoba memberontak namun sayang dia sudah terikat, dan kini bisa ashila lihat dengan jelas bahwa orang suruhannya yang di sekap dan bukan nameera,
"sial, siapa kalian semua, " ucap ashila dengan nada yang meninggi
jack tak perlu repot repot menjawab ucapan ashila, ia lebih memilih mengambil sapu tangan dan langsung menutup mata ashila,
"lepaskan aku, " teriak ashila dengan kencang,
jack sengaja tak membekap mulut ashila karena itu adalah perintah tuannya,
jack melepaskan masker serta kaca matanya, ia merogoh ponselnya dan langsung menghubungi tuannya,
"tuan, target sudah kami amankan, " lapor jac pada tuannya,
"Bagus, " jawab zayn dan langsung memutuskan panggilan telponnya,
…………
sedangkan di mansion iriana masih saja berjalan mengitari mansion milik zayn sambil mata dan tangannya tak henti hentinya mengagumi kemewahan yang zayn miliki,
__ADS_1
"wah, " kini tangan iriana mengelus sebuah lukisan yang di buat dari uang dolar yang mungkin jumlahnya sangat banyak sekali,
"the real orang kaya, " ucap kagum seorang iriana,
kakinya tak berhenti di situ saja, ia kembali berjalan sambil membuka satu persatu rungan yang ada di mansion,
kini tangannya sudah memegang gagang pintu salah satu ruangan, " tidak di kunci, " batin iriana, ia segera mendorong pintu itu dan mulai memutar bola matanya menatap ke indahan yang ada di dalam ruangan itu
"ini seperti ruangan pribadi, " ucap iriana,
ia mulai memasukinya, menjelajahi setiap isi dari ruangan tersebut tangannya munyusuri setiap jengkal lemari besar yang berdiri di hadapannya, " lemari ini juga terlihat sangat mahal, " irianan mencoba untuk membukanya " wah tidak di kunci, " iriana terlihat kegirangan,
matanya memutar ke sana kemari mencoba melihat maid yang nanti akan menyadari ke beradaanya, dan ia dengan segera melangkahkan kakinya berjalan dan langsung menutup pintu ruangan tersebut,
"apa di dalam isinya emas, " batin iriana sudah girang setengah mati,
tangannya mulai membuka lemari itu dan ia melihat sebuah kotak yang asngat besar, iriana yang tak mau penasaran akhirnya mengambil kotak itu,
"hu, " iriana meniup debu yang memenuhi kotak yang ada di tangannya,
"pasti ini barang berharga, " batinnya dan tanpa mau menunggu lagi ia membukanya dan setelah membukanya ia di kejutkan dengan isinya,
__ADS_1